News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih Dahsyat dari Sumpah Pocong, Saka Tatal Nyatakan Berani Sumpah Banyu Cis: Malah Sumpah Banyu Cis yang Ditunggu-tunggu!

Saka Tatal terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon yang sudah bebas menyatakan jika dirinya berani melakukan sumpah banyu cis yang lebih dahsyat dari sumpah pocong.
Selasa, 6 Agustus 2024 - 09:51 WIB
Saka Tatal
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Disebut lebih dahsyat dari sumpah pocong, Saka Tatal terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon yang sudah bebas menyatakan jika dirinya berani melakukan sumpah banyu cis. 

Saka Tatal berani bersumpah kalau dia tidak bersalah dalam kasus itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini Saka Tatal sampaikan di YouTube Uya Kuya TV berjudul Saka Tatal Berani Sumpah Pocong Bersama Iptu Rudiana!! Kasus Vina Itu Rekayasa!? yang tayang pada Senin (5/8/2024). 

Kuasa Hukum Saka Tatal, Titin Prialianti, mengatakan di Cirebon ada yang namanya sumpah banyu cis.

Sumpah ini dilakukan di Masjid Agung Sang Cipta Rasa. 

“Sumpah banyu cis itu lebih luar biasa dari sumpah pocong. Itu memang peninggalan Syekh Syarif Hidayatullah. Nanti siapapun yang bersumpah itu tongkatnya dicelupkan ke air yang ada di situ,” ujar Titin. 

Meski demikian, kata Titin, sudah tidak ada yang berani melakukannya karena dampak sumpah ini kepada yang berbohong sangat dahsyat. 

tvonenews

“Cuma kata kuncen enggak ada yang berani karena saat itu juga akan terlihat buktinya siapa yang berbohong. Makanya kalau sumpah banyu cis itu di Cirebon sudah jarang sekali. Saya yakin Saka Tatal akan berani melakukan itu. Itu luar biasa dampaknya karena akan bisa terjadi pada saat itu juga,” terangnya. 

Ketika ditanya Uya Kuya apakah Saka Tatal berani melakukan sumpah pocong hingga sumpah banyu cis, Saka Tatal menjawab berani melakukan keduanya.

Bahkan, dia mengatakan dia lebih berani melakukan sumpah banyu cis yang lebih dahsyat dari sumpah pocong. 

“Berani. Malah (sumpah banyu cis) yang ditunggu-tunggu,” kata Saka Tatal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa Hukum Saka Tatal, Farhat Abbas, menambahkan hakim di Pengadilan Negeri (PN) Bandung sudah membebaskan dari penangkapan penahanan polisi Pegi Setiawan. 

“Sudah kita lihat Pegi saja bebas. Saya yakin semua harus bebas karena Pegi adalah pelaku utama yang di mana dia buron dan dua lagi DPO yang sudah dianggap fiktif. Jadi kalau sudah itu fiktif semua berarti halusinasi semua siapa yang bunuh, pelaku utama, siapa yang bawa motor, semua enggak ada,” ujar Farhat. (nsi) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Selengkapnya

Viral