GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswa Kembali Desak KPK Usut Tuntas Kasus Gratifikasi RAPBD Provinsi Jambi

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (6/8/2024).
Rabu, 7 Agustus 2024 - 10:43 WIB
Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (6/8/2024).

Mereka mendesak KPK untuk segera mengusut tuntas kasus gratifikasi RAPBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2017-2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedatangan puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta itu juga meminta KPK untuk tidak pandang bulu dengan mengusut siapa saja yang diduga terlibat dalam kasus gratifikasi RAPBD Propinsi Jambi tahun anggaran 2017-2018.

Puluhan aparat keamanan, baik dari polisi maupun tim security KPK tampak berjaga-jaga memantau jalannya aksi. Sebagian dari mahasiswa juga terlihat membentang spanduk panjang bertulis 'Usut Tuntas Kasus Gratifikasi".

Kordinator Aksi, Harun, dalam orasinya menyebut putusan Pengadilan Negeri Jambi No. 6/Pid.Sus-tpk/2022/PN.Jambi/20244071218 soal gratifikasi dalam pembahasan RAPBD Provinsi Jambi.

Harun mengakui, bahwa untuk kepentingan pengusutan kasus tersebut, pihaknya belum memberikan bahan laporan yang lengkap, kecuali beberapa fakta persidangan yang mengungkapkan adanya aliran dana sebesar Rp3,3 miliar.

"Ini uang tidak kecil. Walaupun disebut sebagai gratifikasi, tapi esensinya sama juga dengan korupsi. Nah, kasus ini sampai sekarang belum tuntas," katanya.

Dengan berbekal sejumlah data dan  fakta persidangan itulah, kata Harun, dia dan teman-temannya berharap KPK mampu mengusut kasus ini sampai tuntas.

"Orang sudah jelas kok disebutkan kemana aliran dana itu. Masa harus disembunyikan. Jangan melihat Rp3,3 M nya yang mungkin buat sebagian orang kecil. Tapi, tetap aja itu korupsi walaupun lewat gratifikasi," tegasnya.

Harun mengaku khawatir, jika kasus tersebut tak diusut tuntas, dirinya khawatir tak memberi efek jera.

"Saya cuma khawatir, jika kasus ini dibiarkan, apalagi ditenggelamkan, mereka akan keenakan. Dan puncaknya, mereka akan melakukan kasus yang sama. Intinya, buat saya, jangan kasih ruang sedikit pun buat kandidat yang diduga korup," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, KPK memeriksa bekas Bupati Muarojambi periode 2017-2022, Masnah Busro, sebagai saksi terkait kasus suap "Ketok Palu" Provinsi Jambi, di Markas Polda Jambi, Kamis (22/9/2022).

Usai menjalani pemeriksaan dari Penyidik KPK, Masnah Busro mengatakan bahwa dirinya telah mundur anggota DPRD Provinsi Jambi pada 2016, sebelum kasus suap RAPBD Provinsi Jambi 2017.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bung Harpa Kaget Bukan Main, kok Pemain Ini Tak Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia

Bung Harpa Kaget Bukan Main, kok Pemain Ini Tak Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia

Bung Harpa bahas soal keputusan John Herdman yang mencoret 17 nama dari Timnas Indonesia sehingga kini tersisa 24 pemain yang akan bermain di FIFA Series 2026.
Pemain Persib Sempat Terlunta-lunta, Irak Berangkat Pakai Jalur Darat Hingga Terbang ke Meksiko Pakai Jet Pribadi

Pemain Persib Sempat Terlunta-lunta, Irak Berangkat Pakai Jalur Darat Hingga Terbang ke Meksiko Pakai Jet Pribadi

Irak berjuang untuk mencari slot terakhir Piala Dunia demi menembus ajang paling bergengsi ini setelah 40 tahun lamanya
Satlantas Polres Bogor Akan Lakukan Skema One Way Pada H+1 Lebaran

Satlantas Polres Bogor Akan Lakukan Skema One Way Pada H+1 Lebaran

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor akan memberlakukan skema one way pada H+1 Lebaran atau mulai memasuki masa liburan di Jalur Puncak.
Purbaya Rem Pengajuan Anggaran Baru K/L, Siapkan Efisiensi Besar-Besaran untuk Jaga APBN

Purbaya Rem Pengajuan Anggaran Baru K/L, Siapkan Efisiensi Besar-Besaran untuk Jaga APBN

Menkeu Purbaya memaparkan bahwa efisiensi dan pembatasan anggaran tetap mempertimbangkan kebutuhan ekonomi agar stabilitas perekonomian nasional tidak terganggu.
Gara-Gara Pemain Timnas Indonesia, Media Belanda Tak Habis Pikir Skandal Paspor Bisa Guncang Eredivisie

Gara-Gara Pemain Timnas Indonesia, Media Belanda Tak Habis Pikir Skandal Paspor Bisa Guncang Eredivisie

Timnas Indonesia tengah terseret dalam polemik besar yang kini mengguncang sepak bola Belanda. Media setempat tak habis pikir dampaknya besar bagi Eredivisie.
Kehilangan Megawati Hangestri, Nasib Red Sparks Berputar 180 Derajat! Dari Finalis Kini jadi Juru Kunci Liga Voli Korea 2025/2026

Kehilangan Megawati Hangestri, Nasib Red Sparks Berputar 180 Derajat! Dari Finalis Kini jadi Juru Kunci Liga Voli Korea 2025/2026

Performa Red Sparks di Liga Voli Korea 2025/2026 mengalami penurunan drastis sejak kehilangan trio penyerang, Megawati Hangestri Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju.

Trending

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Kabar mengejutkan datang jelang agenda penting Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Wabah batuk dilaporkan melanda sejumlah rekan klub Jay Idzes di Sassuolo.
Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

John Herdman memilih 24 pemain final Timnas Indonesia dari total 41 skuad provisional tepat pada Hari Raya Idul Fitri pada Sabtu (21/3/2026). 
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Paspor Pemain Timnas Indonesia Diprotes Keras di Belanda

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Paspor Pemain Timnas Indonesia Diprotes Keras di Belanda

Dean James gegerkan Eredivisie usai NAC Breda minta laga diulang karena dugaan masalah paspor dan izin kerja pemain Timnas Indonesia. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT