News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ahli Metafisika Ini Sayangkan Saka Tatal Jalani Ritual Sumpah Pocong: Kok Berani...

Saka Tatal menjalani ritual sumpah pocong pada Jumat (9/8/2024). Sayangnya, ritual tersebut justru disayangkan oleh ahli metafisika Kirama Wijaya. Katanya...
Senin, 12 Agustus 2024 - 20:36 WIB
Ahli Metafisika Ini Sayangkan Saka Tatal Jalani Ritual Sumpah Pocong: Kok Berani...
Sumber :
  • YouTube/tvOneNews

tvOnenews.com - Saka Tatal menanggapi perkataan Rudiana terkait dirinya yang berani sumpah pocong dalam konferensi pers yang digelar keluarga Vina beberapa waktu lalu. Saka kemudian melakukan menjalani ritual sumpah pocong pada Jumat (9/8/2024) lalu.

Ada tujuan tersendiri, mengapa Saka berani untuk melakukan ritual sakral tersebut, yakni karena ia ingin terbebas dari cap mantan terpidana kasus Vina Cirebon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Saka divonis 8 tahun penjara, karena ia masih di bawah umur saat dijatuhi hukuman tersebut oleh majelis hakim. Namun, ia tak sepenuhnya menjalani hukuman 8 tahun. Sebab, dirinya mendapat keringanan, sehingga hanya mendekam di balik jeruji besi selama 4 tahun.

Saka menjadi satu dari delapan terpidana kasus tewasnya Eky dan Vina yang divonis ringan. Sebab, tujuh terpidana lainnya mendapat vonis seumur hidup. 

Saka Tatal dinyatakan bebas pada tahun 2020 lalu. Namun, ia masih harus menjalani wajib lapor selama 4 tahun lamanya, sehingga dirinya baru dinyatakan bebas murni pada Selasa (23/7/2024) lalu.

Satu hari setelahnya, Saka menjalani sidang peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri (PN) Cirebon untuk 'membersihkan' namanya dari daftar tersangka kasus Vina Cirebon. 

Tak sampai di situ saja, Saka juga menempuh cara lain untuk membuktikan bahwa dirinya tidak melakukan apa pun sehingga menghilangkan nyawa Eky dan Vina pada 2016 silam. Cara itu adalah ritual sumpah pocong.

Dalam ritual yang dilaksanakan di Padepokan Amparan Jati Cirebon, Jumat (9/8/2024) itu, Saka mengucapkan sumpah sambil dibalut kain kafan layaknya jenazah.

"Bismillahirrahmanirrahim. Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya tidak melakukan pembunuhan atau pemerkosaan terhadap Eky dan Vina,” ucap Saka Tatal saat menjalani sumpahnya.

"Demi Allah, bahwa saya dan ketujuh terpidana adalah (korban) salah tangkap yang telah disiksa, disetrum, diberi air kencing, dan direkayasa kasus ini oleh Iptu Rudiana. Apabila saya berdusta dalam sumpah pocong ini, maka saya siap diazab oleh Allah dengan azab yang teramat pedih sesegera mungkin, baik di dunia ataupun di akhirat. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar," ucapnya.

Di sisi lain, seorang ahli metafisika bernama Kirama Wijaya turut angkat bicara soal ritual sumpah pocong yang dilakukan oleh Saka Tatal.

Ia menyayangkan, jika masyarakat saat ini mudah sekali mengucapkan sumpah. Padahal,  sumpah pocong adalah suatu hal yang sangat sakral.

"Saya sangat menyayangkan masyarakat sekarang ini mudah banget untuk bersumpah. Saya pribadi sih nggak berani untuk gampang bersumpah,” kata Kirama Wijaya, ahli metafisika yang diwawancarai tvOne di sela-sela live report pengucapan sumpah pocong Saka Tatal.

Kirama juga mengatakan, jika sumpah pocong adalah proses yang menegangkan. Sebab, hal itu dilakukan sebagai pembuktian untuk menegaskan kebenaran.

“Biasanya (sumpah pocong tuh) gini, ‘Demi Allah saya bersumpah atas yang dituduhkan’. Dalam proses metafisika ini sangat sakral sekali, menegangkan,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikatakan, bahwa apabila seseorang itu tidak terbukti bersalah, maka prosesnya berjalan lancar, begitu pun sebaliknya.

"Kalau dia tidak mengakui atau tidak berbuat lancar-lancar aja," ujar Kirama Wijaya. (hnf) (ism)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Serba Kekurangan, Pihak Denada Sebut Gaya Hidup Ressa di Banyuwangi Hedon

Bukan Serba Kekurangan, Pihak Denada Sebut Gaya Hidup Ressa di Banyuwangi Hedon

Kuasa hukum Denada ungkap fakta baru soal Ressa. Disebut bukan hidup susah, Ressa justru bergaya hidup hedon selama tinggal di Banyuwangi.
Dua Kunci Transfer Jean-Philippe Mateta ke AC Milan: Pengganti di Palace dan Penjualan Christopher Nkunku

Dua Kunci Transfer Jean-Philippe Mateta ke AC Milan: Pengganti di Palace dan Penjualan Christopher Nkunku

AC Milan berpeluang hadirkan Jean-Philippe Mateta sebagai rekrutan besar di bursa transfer musim dingin. Namun, langkah tersebut masih bergantung pada 2 syarat.
Prioritaskan Perangkat Elektronik dan Aerodinamika, Aprilia Kejar Presisi Maksimal RS-GP 26 di Tikungan

Prioritaskan Perangkat Elektronik dan Aerodinamika, Aprilia Kejar Presisi Maksimal RS-GP 26 di Tikungan

Aprilia menempatkan elektronik dan aerodinamika sebagai prioritas utama dalam pengembangan RS-GP 2026.
Chen EXO Sukses Pukau Penggemar Lewat Konser Solo Arcadia di Jakarta, Bawakan Lagu Broken Party hingga Beautiful Goodbye

Chen EXO Sukses Pukau Penggemar Lewat Konser Solo Arcadia di Jakarta, Bawakan Lagu Broken Party hingga Beautiful Goodbye

Chen EXO memukau penggemar lewat konser solo Arcadia di Jakarta dengan membawakan Broken Party, Beautiful Goodbye, dan lagu-lagu andalannya.
Dominasi Tak Berbuah Kemenangan, Hendri Susilo Beberkan Masalah Besar Malut United

Dominasi Tak Berbuah Kemenangan, Hendri Susilo Beberkan Masalah Besar Malut United

Pelatih Malut United Hendri Susilo mengungkap alasan skuadnya kalah dari Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Agen Sudah di Italia! Mateta Sepakati Gaji 3,5 Juta Euro, Transfer ke AC Milan Tinggal Menghitung Jam?

Agen Sudah di Italia! Mateta Sepakati Gaji 3,5 Juta Euro, Transfer ke AC Milan Tinggal Menghitung Jam?

Klub Liga Italia,  AC Milan mendapatkan angin segar dalam perburuan Jean-Philippe Mateta pada bursa transfer musim dingin kali ini.

Trending

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Petenis Italia Jannik Sinner harus menelan salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam kariernya setelah takluk dari Novak Djokovic pada babak semifinal Australian Open.
4 Pemain Kelas Dunia yang Bisa Direkrut Persib Jelang Penutupan Bursa Transfer Paruh Musim Super League, Nomor 1 Bisa Temani Federico Barba

4 Pemain Kelas Dunia yang Bisa Direkrut Persib Jelang Penutupan Bursa Transfer Paruh Musim Super League, Nomor 1 Bisa Temani Federico Barba

Persib Bandung masih adem ayem di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026, tapi peluang merekrut 4 pemain kelas dunia untuk menemani Federico Barba masih terbuka.
Rizky Ridho Kasih Salam Perpisahan kepada Rio Fahmi dan Hansamu Yama, Isyarat Jadi Pemain yang Dilepas Persija Jakarta?

Rizky Ridho Kasih Salam Perpisahan kepada Rio Fahmi dan Hansamu Yama, Isyarat Jadi Pemain yang Dilepas Persija Jakarta?

Meski belum diumumkan secara resmi, namun kapten Persija Jakarta Rizky Ridho seolah memberi isyarat jika Rio Fahmi dan Hansamu Yama akan dilepas Macan Kemayoran
12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 1 Februari 2026: Angka Hoki Aries hingga Pisces, Siapa Paling Hoki?

12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 1 Februari 2026: Angka Hoki Aries hingga Pisces, Siapa Paling Hoki?

Ramalan keuangan zodiak 1 Februari 2026 membahas Aries hingga Pisces, lengkap dengan angka hoki, peluang rezeki, kondisi finansial, dan zodiak paling hokii
Frustrasi Tak Kunjung Dapat Striker Baru, Juventus Pertimbangkan Reunian dengan Pemain Veteran?

Frustrasi Tak Kunjung Dapat Striker Baru, Juventus Pertimbangkan Reunian dengan Pemain Veteran?

Pencarian Juventus soal striker baru yang tak kunjung mendapatkan titik terang berdampak pada kabar tidak terduga menjelang penutupan bursa transfer musim dingin. Nama Alvaro Morata mencuat.
4 Nama Sudah Dikantongi, Langkah John Herdman Bidik Pemain Keturunan Top Eropa Dipuji Media Vietnam

4 Nama Sudah Dikantongi, Langkah John Herdman Bidik Pemain Keturunan Top Eropa Dipuji Media Vietnam

Langkah Timnas Indonesia dalam proyek naturalisasi kembali menyedot perhatian media luar negeri. Media Vietnam puji langkah John Herdman bidik pemain top Eropa.
Riza Chalid Cs Diduga Gunakan Buzzer, Polri dan Kejagung Diminta

Riza Chalid Cs Diduga Gunakan Buzzer, Polri dan Kejagung Diminta

Dugaan kasus korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina yang melibatkan Riza Chalid Cs terus bergulir dan menjadi sorotan tajam publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT