PKS Ungkap Alasan Batal Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta dan Berpindah Usung Ridwan Kamil
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) menegaskan menyatakan mendukung mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta.
Presiden PKS Ahmad Syaikhu juga menegaskan bahwa pihaknya sudah mencabut Surat Keputusan (SK) tentang mengusung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta.
"Jadi kita sudah mencabut SK terdahulu yang mengusung Anies Baswedan dan kemudian diganti dengan SK terbaru yaitu kepada Ridwan Kamil," kata Ahmad Syaikhu di Tangerang, Selasa (20/8).
Syaikhu mengatakan bahwa PKS saat ini telah masuk dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Selain itu, Syaikhu juga memastikan bahwa pencalonan sebelumnya Anies Baswedan bersama Muhammad Sohibul Iman secara otomatis telah gugur.
"Dalam proses perjalanan waktu, karena kita kurang empat kursi kita belum mendapatkan partain lain untuk memberikan dukungan ke Anies Baswedan. Sehingga sampai 4 Agustus deadline kepada beliau (Anies) tidak kunjung dapat, jadi sejak itulah kemudian kita mencabut SK dukungan kepada Anies Baswedan untuk mengalihkan kepada Ridwan Kamil," jelasnya.
Syaikhu pun menegaskan komitmen PKS masuk dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM). Menurutnya, keputusan tersebut sudah berdasarkan hasil keputusan majelis musyawarah PKS.
"Keputusan yang diambil oleh PKS (masuk KMI, Red) bukan hasil orang per orang, tetapi hasil keputusan majelis musyawarah. Dan saya sebagai Presiden PKS hanya melaksanakan saja," ungkapnya.
Diketahui, sebanyak 12 partai politik secara resmi menandatangani piagam dukungan untuk mengusung Ridwan Kamil-Suswono sebagai bakal pasangan calon pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta 2024.
Partai tersebut adalah Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Garuda, Partai Gelora, Partai Perindo, dan Partai Persatuan Pembangunan. (ant/dpi)
Load more