News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Aulia Risma Lestari, Dokter PDDS Anestesi Undip yang Bunuh Diri Lantaran Tak Kuat Menahan Bully

Mahasiswa Kedokteran Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Prodi Anestesi Universitas Diponegoro, Aulia Risma Lestari tewas bunuh diri pada Senin (12/8/2024) di kamar kosnya
Kamis, 22 Agustus 2024 - 13:06 WIB
Aulia Risma Lestari
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Mahasiswa Kedokteran Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Prodi Anestesi Universitas Diponegoro, Aulia Risma Lestari tewas bunuh diri pada Senin (12/8/2024) di kamar kosnya.

Kematiannya diduga tidak kuat menahan bullyan dari seniornya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan sejumlah bukti bahwa Aulia bunuh diri dengan cara menyuntikan diri dengan obat pelemas otot yang bertujuan untuk penenang. Namun tindakan itu diduga lantaran Aulia tidak tahan mengalami perundungan yang dilakukan oleh seniornya.  

Diketahui, Aulia tengah menempuh pendidikan spesialis S2 Anestesi di Undip Semarang. Menurut salah satu rekannya, selama kuliah Aulia adalah sosok yang cerdas dan pernah mendapatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mencapai 3,9 dengan status Camlaude. 

"Mba risma selama kuliah cerdas sekali orangnya, ipk nya selalu cumlaude dan memang terkenal cerdas di angkatan. Terakhir ipknya 3,8 atau 3,9 waktu itu. Kasian sekali," tulis akun X @mecobalamiiin, dikutip pada Kamis (22/8/2024).
 
Sementara itu, penjaga kos-nya Marsono menyebutkan Aulia merupakan sosok yang ramah dan sopan terhadap orang sekitarnya selama ia tinggal 1 tahun di kos-nya. 

 “Orangnya baik, ramah, sopan santun. Kalau mau jajan bilang sama saya pamitan,” kata Marsono pada Kamis (15/8/2024).
 
Menurut informasi, ternyata tahun lalu Aulia sempat mengisi survei Kemenkes perihal depresi. Meskipun demikian, banyak netizen yang berharap kasus ini menjadi yang pertama dan terakhir dalam dunia Kedokteran.

Bantah Bunuh Diri

Melalui kuasa hukumnya, Susyanto, pihak keluarga membantah soal beredarnya kabar kematian almarhumah dokter ARL akibat bunuh diri. Susyanto menjelaskan, almarhumah sebenarnya memiliki riwayat penyakit saraf kejepit yang jika kelelahan itu terasa akan sakit.

Mungkin saat almarhumah merasa sakit dan kelelahan, dalam keadaan darurat dia lalu menyuntikkan obat anestesi yang ternyata kelebihan dosis.  

"Intinya dari pihak keluarga menampik pemberitaan yang berkembang, bahwa almarhumah itu meninggal dunia akibat bunuh diri. Almarhumah punya riwayat sakit," kata Susyanto. 

Sementara terkait ramainya pemberitaan ada perundungan atau tidak, pihaknya tidak bisa memberikan keterangan secara jelas, karena dikhawatirkan akan terjadi blunder.

"Pihak keluarga akan memberikan keterangan secara terang benderang kepada pihak kepolisian," ungkap Susyanto. 

Saat ditanya apakah almarhumah pernah bercerita ke orang tuanya saat menjalani PPDS, menurut Susyanto, pihaknya akan memberikan keterangan secara terang benderang apabila penegak hukum meminta keterangan resmi keluarga.  

Susyanto menambahkan, bahwa jika hasil investigasi Kemenkes ditemukan dugaan perundungan, pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kepada Kemenkes RI. 

"Itu kewenangan dari pihak Kementerian Kesehatan untuk menata dapur rumah tangganya. Kami hanya sebatas memberikan keterangan apa yang dibutuhkan nantinya oleh Kemenkes RI," pungkasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isi Buku Harian

5 Juli 2024  
1 semester aku berjuang di sini.
Terlalu berat untukku. 
Sakit sekali. 
Beban fsiknya begitu besar.  
Aku ingin berhenti. Sakit sekali, sungguh sakit.  
Rasanya masih sama, Aku ingin berhenti.  
Aku tidak sanggup setiap hari bekerja seperti ini.  
Ada yang bisa menolong saya? 
Apa Tuhan tau saya tersiksa? 
Apa Tuhan tau aku kesakitan? Kenapa di setiap aku berharap. 
Tidak pernah ada jawabannya.  
Apa Tuhan membenciku?  
Aku selalu menjerit mohon pertolongan.
Tapi kenapa aku dibiarkan? 
Apa aku dilahirkan hanya untuk mengakhiri? 
Seni kehidupan mana yang kulihat dahulu sehingga aku setuju untuk memililih dilahirkan?  
Aku tidak serta merta menyerah tanpa berusaha.  
Aku sudah menanggung banyak.  
Aku manusia biasa.  
Punggungku terasa amat sangat sakit setiap pulang.  
Pulang dini hari, bukan duduk-duduk saja. 
Aku merasakan sakit yang luar biasa malam ini.  
Aku tidak sanggup lagi meneruskan siklus ini.  
Aku mohon, maafkan aku.  
Maafkan aku yang menyerah. 
Aku sudah berjuang. 
Aku sudah sangat berusaha.  
Aku mohon, Aku mohon.  
Aku tidak sanggup lagi.  
Bila harus menanggung lebih lama lagi. 
 Aku sendirian, aku berjuang sendiri.  
Tidak ada yang menolongku. 
Aku tidak ingin sesakit ini lebih lama lagi.  
Semoga Tuhan mengampuniku.  
Tuhan, aku sakit. Aku mohon tempat aku pulang.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Voli Putri Indonesia Bantai Hong Kong, Pemain Muda Curi Perhatian di AVC Cup Women's 2026

Timnas Voli Putri Indonesia Bantai Hong Kong, Pemain Muda Curi Perhatian di AVC Cup Women's 2026

Pemain muda Garuda Pertiwi mencuri perhatian saat Timnas Voli Putri Indonesia berhasil meraih kemenangan telak dari Hong Kong di AVC Cup Women's 2026.
Prabowo Terbang ke Lampung, Resmikan RSUD Muhammad Thohir Krui dan Buka Munas HIPMI

Prabowo Terbang ke Lampung, Resmikan RSUD Muhammad Thohir Krui dan Buka Munas HIPMI

Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung pada Rabu (10/6/2026).
Lansia Kesulitan Naik Tangga Imbas Lift JPO Lenteng Agung Tak Berfungsi, Pramono: Kabel Dipotong Orang Tak Bertanggung Jawab

Lansia Kesulitan Naik Tangga Imbas Lift JPO Lenteng Agung Tak Berfungsi, Pramono: Kabel Dipotong Orang Tak Bertanggung Jawab

Sejumlah lansia mengaku kesulitan naik tangga imbas fasilitas lift di JPO Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak berfungsi.
Curhatan Ruben Onsu: Kita Bukan Malaikat, Tapi Juga Bukan Iblis

Curhatan Ruben Onsu: Kita Bukan Malaikat, Tapi Juga Bukan Iblis

Ruben Onsu unggah kutipan tanpa caption di tengah polemik dengan Sarwendah. Pesannya singkat tapi dalam, kita manusia, tempatnya salah tapi bisa berbenah.
10 WNI Baru Mendarat dari Bangkok Langsung Dijaring BNN di Bandara Soekarno-Hatta, Dinyatakan Positif Narkoba

10 WNI Baru Mendarat dari Bangkok Langsung Dijaring BNN di Bandara Soekarno-Hatta, Dinyatakan Positif Narkoba

Sebanyak 10 WNI yang baru saja pulang dari Bangkok, Thailand, langsung dijaring Badan Narkotika Nasional (BNN) RI di Bandara Soekarno-Hatta. 
Ramalan Shio 11 Juni 2026: Ini Shio yang Keuangannya Lagi Mujur dan yang Harus Tahan Napas Dulu

Ramalan Shio 11 Juni 2026: Ini Shio yang Keuangannya Lagi Mujur dan yang Harus Tahan Napas Dulu

Ramalan shio keuangan 11 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka hoki untuk 12 shio. Siapa yang lagi mujur dan siapa yang harus tahan napas dulu? Cek shiomu sekarang!

Trending

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief buka suara soal beredarnya puluhan nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Diantaranya yakni Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya.
Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu media Vietnam menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Media tersebut juga request susunan pemain di FIFA ASEAN Cup 2026
Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief angkat bicara mengenai kliennya yang akan membuka 20 nama petinggi, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Kehadiran pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik di GBK saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik menjadi sorotan media Vietnam. Mereka kaget bukan main.
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Panas di Perbatasan Hingga Reuni Timnas Indonesia U-19 dengan Australia

Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Panas di Perbatasan Hingga Reuni Timnas Indonesia U-19 dengan Australia

Australia dan Kamboja menjadi dua tim terakhir yang bergabung dengan Timnas Indonesia U-19 dan Thailand yang sudah lebih dahulu menyegel slot babak semifinal Piala AFF U-19 2026. 
Vietnam Tersingkir dari Piala AFF U-19 usai Kamboja Tahan Imbang Australia

Vietnam Tersingkir dari Piala AFF U-19 usai Kamboja Tahan Imbang Australia

Sepanjang babak penyisihan Grup A, Vietnam mencatatkan hasil impresif dengan dua kemenangan atas Timor Leste dan Myanmar sampai akhirnya dikalahkan oleh Timnas Indonesia U-19 di laga pamungkas Piala AFF U-19. 
Selengkapnya

Viral