News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Pensiunan Bunuh 5 Ekor Anjing untuk Pesanan Temannya

Pria lansia yang merupakan pensiun PNS asal Kabupaten Tapanuli Utara, berinisial MS, ditangkap kepolisian Polsek Denpasar Bali, karena membunuh lima ekor anjing
Sabtu, 31 Agustus 2024 - 17:30 WIB
Pelaku saat diamankan di Mapolsek Denpasar Selatan, Sabtu (31/8).
Sumber :
  • (FOTO dari Humas Polresta Denpasar).

Denpasar, tvOnenews.com - Seorang pria lansia yang merupakan pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara (Sumut) berinisial MS (62), ditangkap kepolisian Polsek Denpasar Bali, karena membunuh lima ekor anjing.

Kemudian daging anjing tersebut dijual kepada temannya untuk dijadikan masakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan, peristiwa itu terjadi di areal Perumahan Dinas Pertanian Provinsi Bali, di Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, pada Jumat (9/8) sekitar pukul 15.23 WITA.

Pelaku diketahui melakukan pembunuhan kepada sejumlah anjing untuk dijual atas laporan Tyos Ros yang merupakan Ketua Asosiasi Bali Dog Guardian.

"Modus operandinya, membunuh dan menganiaya hewan karena pesanan teman untuk dijadikan makanan," kata AKP Sukadi, Sabtu (31/8).

Kronologisnya, pada Jumat (9/8) pelapor mendapat informasi telah terjadi penganiayaan anjing yang mengakibatkan mati dan akhirnya berkordinasi dengan asosiasi pencinta anjing dan diputuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Denpasar Selatan.

Kemudian, di hari yang sama pihak kepolisian menindaklanjutinya dengan langsung mengecek ke TKP dan ditemukan potongan daging anjing yang disimpan di dalam mesin pembeku atau freezer, dan satu kuali ditemukan potongan anjing yang sudah masak, dan potongan daging anjing yang sudah membusuk dan satu ekor anjing yang masih hidup jenis lokal dengan kondisi terluka parah di bagian kaki. 

Selain itu, sebagai potongan daging sudah dikubur dan disaksikan pelapor serta petugas. Dari keterangan di TKP diketahui pelaku adalah MS dan langsung ditangkap oleh polisi kemudian dibawa ke Polsek Denpasar Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Untuk kerugian lima ekor anjing dari berbagai jenis dan ras dan satu ekor anjing yang masih hidup berjenis lokal Bali, warna bulu hitam," imbuhnya.

Dari hasil interogasi, pelaku mengakui membunuh anjing tersebut sendirian untuk pesanan temannya akan dipakai makanan. Selain itu, pelaku mengakui tidak berjualan setiap hari kecuali ada pesanan dari teman-temannya. 

Kemudian, untuk barang bukti yang ditemukan satu buah tabung gas 3 kilo gram dengan selang pipa pembakarnya.

"Pelaku mengakui kegiatan dimaksud sudah dilakukan dari tahun 2021," ujarnya.

Pelaku dijerat dengan Pasal 302, Ayat (2) KUHP yang mengatur tentang penganiayaan hewan. Pasal ini menyatakan bahwa jika hewan yang dianiaya sakit lebih dari satu minggu, cacat, luka berat, atau mati, maka pelaku dapat diancam pidana penjara paling lama 9 bulan atau pidana denda paling banyak Rp300 ribu. (awt/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Genjot Kualitas SDM, Puluhan Mahasiswa Ikut Program di Switzerland

Genjot Kualitas SDM, Puluhan Mahasiswa Ikut Program di Switzerland

Perguruan tinggi terus berperan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dengan berbagai program yang direalisasikannya.
Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Upaya memperkuat ketahanan air, sanitasi, pengelolaan sampah, energi bersih, hingga transformasi kota cerdas menjadi salah satu fokus utama yang mengemuka.
Kok Bisa Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026 meski Ditahan Imbang Singapura?

Kok Bisa Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026 meski Ditahan Imbang Singapura?

Ekspetasi yang tinggi kini berujung pada kekecewaan mendalam. Namun, apa sebenarnya yang membuat laju Timnas Indonesia terhenti lebih awal di Piala AFF 2026?
Jalan Besar Jadi Saksi Bisu Gagalnya Skuad Garuda Mematuk Singa

Jalan Besar Jadi Saksi Bisu Gagalnya Skuad Garuda Mematuk Singa

Jalan Besar menjadi saksi bisu kegagalan Skuad Garuda mematuk Singa. Itu adalah nama stadion di Singapura yang menggelar pertandingan terakhir Grup A Piala AFF 2026, pada Jumat malam ini, 7 Agustus 2026, di mana Timnas Indonesia asuhan John Herdman bermain 1-1 dengan Singapura.
Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2: InfraNexia Jadi Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2: InfraNexia Jadi Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

Seiring dengan tuntasnya proses Spin-Off InfraCo Tahap 1 yang mulai berlaku efektif sejak Januari 2026, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) kini semakin kokoh menjalankan operasionalnya. 
Terpopuler: Jika Hasil Imbang Singapura vs Timnas Indonesia, Link Video Viral "yang wes yang", hingga Dokter dan Nakes Penghujat Yurizal

Terpopuler: Jika Hasil Imbang Singapura vs Timnas Indonesia, Link Video Viral "yang wes yang", hingga Dokter dan Nakes Penghujat Yurizal

Mulai dari kabar soal Timnas Indonesia, link video viral "yang wes yang" di media sosial, hingga dokter dan nakes penghujat Yurizal. Berikut tiga terpopulernya.

Trending

Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Krisis Air dan Sampah Makin Mendesak, 23 Negara Berkumpul di Jakarta Bawa Solusi

Upaya memperkuat ketahanan air, sanitasi, pengelolaan sampah, energi bersih, hingga transformasi kota cerdas menjadi salah satu fokus utama yang mengemuka.
Duel Timnas Indonesia vs Singapura Awalnya Bukan di Stadion Jalan Besar

Duel Timnas Indonesia vs Singapura Awalnya Bukan di Stadion Jalan Besar

Timnas Indonesia melawan Singapura pada Jumat malam ini, 7 Agustus 2026 di Stadion Jalan Besar. Namun, tahukah kamu kalau awalnya dijadwalkan berlangsung di Stadion Nasional Kallang?
Jika Hasil Singapura vs Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026 Imbang, Apa yang akan Terjadi?

Jika Hasil Singapura vs Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026 Imbang, Apa yang akan Terjadi?

Setelah kekalahan telak 0-3 dari Vietnam pada matchday sebelumnya, Timnas Indonesia berada dalam posisi terdesak dan kini mereka wajib menang melawan Singapura.
Beredar Diduga Curhatan Winda Lorenza ke Sahabat, Temukan Fakta Sebelum Mantan Istri Polisi di Medan Tewas

Beredar Diduga Curhatan Winda Lorenza ke Sahabat, Temukan Fakta Sebelum Mantan Istri Polisi di Medan Tewas

Sejumlah fakta baru kondisi sebelum Winda Lorenza Gowasa, mantan istri polisi, Bripka IH tewas muncul lewat tangkapan layar percakapan dengan sahabat viral.
Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Joko ajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak berspekulasi sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari Mabes Polri.
Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Selengkapnya

Viral