News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Disindir Tak Turun saat Peringatan Darurat, Habib Rizieq Beri Pesan Menohok: Setan Sama Setan Lagi Berantem, Kita Nonton Dulu

Habib Rizieq akhirnya buka suara soal dirinya yang tidak ikut turun ke jalan saat 'Peringatan Darurat' beberapa waktu lalu untuk mengawal putusan MK. Katanya..
Minggu, 8 September 2024 - 06:36 WIB
Habib Rizieq Shihab
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab akhirnya angkat bicara setelah sempat ramai gerakan besar-besaran 'Peringatan Darurat' soal Putusan MK terkait revisi UU Pilkada.

Habib Rizieq sudah dikenal sebagai salah satu tokoh yang sering memberikan kritikan keras untuk pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada saat 'Peringatan Darurat' beberapa waktu lalu untuk mengawal putusan MK terkait revisi UU Pilkada, banyak pihak mempertanyakan ke mana Habib Rizieq.

Habib Rizieq Shihab
(Habib Rizieq Shihab)

Sebab, sebagai sosok yang kerap mengkritik pemerintah, Habib Rizieq diharapkan ikut turun untuk menyuarakan keadilan dan mengawal putusan MK.

Meski demikian, rupanya Habib Rizieq tetap diam dan tidak ikut turun ke jalan bersama lapisan masyarakat yang memenuhi jalanan sekitar DPR hingga KPU di Jakarta.

Ternyata, bukannya tak peduli namun Habib Rizieq memiliki alasan sendiri mengapa dirinya tidak ikut turun ke jalan.

Pada sebuah kesempatan yang ditayangkan dalam IBTV, Habib Rizieq akhirnya mengungkapkan alasan dirinya tidak ikut hadir saat 'Peringatan Darurat'.

"Banyak yang nanya, Habib enggak turun Habib? Habib ke mana?" kata Habib Rizieq mengulang pertanyaan yang kerap datang kepadanya.

Pria yang sering terlihat mengenakan baju putih itu pun memberikan jawaban tegas.

Ia mengatakan bahwa masalah turun ke jalan sudah dilakukannya sejak dulu, sebelum banyak orang ramai unjuk rasa seperti saat ini.

Dirinya sudah banyak memberi kritik kepada pemerintah sejak dulu.

Namun, saat itu tidak banyak yang mendukungnya. Bahkan, dirinya banyak dicibir sampai didiskriminasi dengan berbagai cara.

"Sampai capek, sampai kita dipenjara, sampai laskar kita dibunuh, lu pada diam saja. Sekarang lu baru teriak. Gua nonton dulu dah," kata Habib Rizieq, dalam sebuah video IBTV yang dibagikan oleh akun @ITSumatera_yai, dikutip Minggu (8/9/2024).

Diketahui, pria tegas ini pernah dipenjara pada tahun 2020 lalu atas kasus berita bohong dan tes swab RS Ummi.

Ia kemudian dinyatakan bebas bersyarat pada tanggal 20 Juli 2022 setelah menjalani penjara sekitar 19 bulan.

Pada September 2022 muncul kasus pembunuhan terhadap laskar FPI atau dikenal juga sebagai kasus KM 50.

Namun, dua terdakwa kasus KM 50 justru diberi vonis bebas setelah Komnas HAM meminta agar kejadian meninggalnya empat laskar FPI ini dimasukkan ke ranah hukum.

Rupanya Habib Rizieq masih merasa marah dengan dua kejadian yang membuatnya merasa tidak diberi keadilan itu.

Meski demikian, ia mengungkapkan bukannya tidak mendukung gerakan 'Peringatan Darurat'.

Dirinya pun menyadari bahwa gerakan dari masyarakat termasuk mahasiswa dan buruh itu bukanlah sesuatu yang ditunggangi.

"Kalau gerakan mahasiswa, buruh, tani, insyaallah semuanya murni. Cuma yang teriak-teriak, yang nyariin saya bukan yang begitu," kata dia lagi.

Menurutnya, orang-orang yang meminta dirinya ikut turun adalah yang kemarin menghina dan memusuhinya.

"Pada nyariin Habib Rizieq mana Habib Rizieq? Tumben lu nyari. Dipikir kita ini anak baru gede, yang begitu dicariin langsung nongol? Tunggu dulu," ujar pria tersebut.

Dirinya mengatakan, saat ini yang terjadi adalah 'setan melawan setan'. Oleh karenanya, sekarang adalah waktunya ia menjadi penonton.

"Kan kita bilang, setan sama setan lagi berantem, (kita) nonton. Nonton dulu, tenang-tenang dulu. Santai, enggak usah terburu-buru. Insyaallah ada waktunya," tambahnya. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sekretaris Ditjen Dukcapil: Dibutuhkan Sinergi Pusat-Daerah Agar Sistem Adminduk Modern dan Aman

Sekretaris Ditjen Dukcapil: Dibutuhkan Sinergi Pusat-Daerah Agar Sistem Adminduk Modern dan Aman

Hani mengingatkan lima pesan Presiden Prabowo Subianto soal transformasi digital pemerintah, yang menurutnya harus menjadi rujukan bersama pusat dan daerah. 
Punya 8 Anak dari 5 Ibu, Vicky Prasetyo Kini Dipolisikan Istri Siri: Dituding Menelantarkan saat Lahiran

Punya 8 Anak dari 5 Ibu, Vicky Prasetyo Kini Dipolisikan Istri Siri: Dituding Menelantarkan saat Lahiran

Panggung hiburan kembali diguncang kabar heboh. Presenter kondang Vicky Prasetyo resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh istri sirinya Fista Angela alias Fangf
Apresiasi Langkah Polda Jabar, Dedi Mulyadi Ikut Musnahkan Barang Bukti dari Ratusan Kejahatan Jalanan

Apresiasi Langkah Polda Jabar, Dedi Mulyadi Ikut Musnahkan Barang Bukti dari Ratusan Kejahatan Jalanan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengapresiasi Polda Jabar dan jajaran telah memberantas 352 kejahatan jalanan dan razia miras maupun obat keras tramadol.
Kronologi Mantan Istri Polisi Tewas Tertembak di Medan: Pernah Curhat Diberi Uang Cuma Rp10 Ribu

Kronologi Mantan Istri Polisi Tewas Tertembak di Medan: Pernah Curhat Diberi Uang Cuma Rp10 Ribu

Kematian mengenaskan mantan istri anggota polisi berinisial Winda Lorenza Gowasa alias WLG (30) di Kota Medan masih menyelimuti teka-teki besar. Korban ditemu..
Lokasinya Samping SPBU Persis, Detik-detik Kepanikan Warga saat Gedung Bapenda Dilalap Api: Teriak Semua!

Lokasinya Samping SPBU Persis, Detik-detik Kepanikan Warga saat Gedung Bapenda Dilalap Api: Teriak Semua!

Warga mengaku panik saat terbakarnya gedung Bapenda Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam. 
Piala AFF Jadi 'Warning', Timnas Indonesia Jangan Jatuh ke Lubang yang Sama di FIFA ASEAN Cup 2026

Piala AFF Jadi 'Warning', Timnas Indonesia Jangan Jatuh ke Lubang yang Sama di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia gagal di Piala AFF 2026 akibat blunder pertahanan. Jika ingin bicara banyak di ajang FIFA ASEAN Cup 2026, sektor ini wajib diperbaiki.

Trending

Festival Bedhayan VI Digelar di Jakarta, Hadirkan 16 Kelompok Tari dari Berbagai Daerah

Festival Bedhayan VI Digelar di Jakarta, Hadirkan 16 Kelompok Tari dari Berbagai Daerah

Festival Bedhayan VI digelar di Gedung Kesenian Jakarta, Sabtu (8/8/2026) dengan mengangkat tema Memayu Hayuning Bawana.
Komentar John Herdman soal Keputusan Aneh Wasit Laga Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Percuma Bahas Itu

Komentar John Herdman soal Keputusan Aneh Wasit Laga Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026: Percuma Bahas Itu

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, buka suara setelah Garuda gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Ia memilih tidak memperpanjang kontroversi wasit.
Berlinang Air Mata, Istri Korban Begal Curhat ke KDM: Dia Abis Shalat Tahajud

Berlinang Air Mata, Istri Korban Begal Curhat ke KDM: Dia Abis Shalat Tahajud

Heboh beberapa waktu lalu, seorang pria meninggal dunia setelah menjadi korban begal. Istri korban pun diundang KDM untuk menjelaskan kronologinya.
Keputusan Aneh Wasit di Balik Kegagalan Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026, Untungkan Singapura dan Rugikan Garuda

Keputusan Aneh Wasit di Balik Kegagalan Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026, Untungkan Singapura dan Rugikan Garuda

Timnas Indonesia mengubur ambisi ke semifinal Piala AFF 2026 setelah imbang 1-1 lawan Singapura. Keputusan wasit Abdullah Salim Khalfan Al Amouri jadi sorotan.
Gedung Bapenda DKI Kebakaran, Pramono Angkat Bicara soal Nasib Data Perpajakan Jakarta

Gedung Bapenda DKI Kebakaran, Pramono Angkat Bicara soal Nasib Data Perpajakan Jakarta

Gubernur Pramono Anung menyartakan penyebab kebakaran gadung Bapenda Dki masih diselidiki. Pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengetahui hasil investigasi.
Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Ini Respons Kepala BGN Usai Kasus Keracunan MBG Kembali Terjadi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kembali terjadinya kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keputusan Erick Thohir setelah Timnas Indonesia Gagal Lolos Semifinal Piala AFF 2026: Skuad John Herdman Dievaluasi

Keputusan Erick Thohir setelah Timnas Indonesia Gagal Lolos Semifinal Piala AFF 2026: Skuad John Herdman Dievaluasi

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bakal melancarkan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Timnas Indonesia di ajang ASEAN Championship alias Piala AFF 2026
Selengkapnya

Viral