News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamanan Debat Perdana Pilkada Jakarta 2024, Anggota Dipastikan Tak Pakai Senpi

Anggota polisi yang berjaga saat acara debat perdana Pilkada Jakarta 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat dipastikan tidak ada yang dibekali senjata api.
Minggu, 6 Oktober 2024 - 17:12 WIB
Personel polisi saat apel jelang debat perdana Pilkada Jakarta 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Minggu (6/10/2024)
Sumber :
  • tvOnenews/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Ribuan personel gabungan siap mengamankan jalannya debat perdana Pilkada Jakarta 2024 yang diselenggarakan di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Minggu (6/10/2024).

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa anggota yang terlibat dalam pengamanan ini dipastikan tidak ada yang dibekali senjata api (Senpi).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sudah kami cek tidak ada personel kami yang menggunakan senjata api. Ini sudah standar pengamanan, sudah kami cek betul pada saat apel tadi,” kata Susatyo, di Jakarta Pusat, pada Minggu (6/10/2024).

Sementara itu Susatyo menegaskan bahwa nantinya 1.634 personel gabungan yang tergabung dalam pengamanan akan ditempatkan dibeberapa titik lokasi debat.

“Dari Polda Metro Jaya dan Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat, siap untuk melaksanakan pengamanan. Baik itu pada ring 1 yang berada di dalam area debat, maupun ring 2 dan ring 3 yang berada di luar lokasi dari tempat debat,” jelas Susatyo.

Sebelumnya dikabarkan bahwa kepolisian telah mengerahkan 1.634 personel gabungan yang bertugas mengamankan debat pertama paslon calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada Jakarta di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. 

Debat pertama cagub-cawagub Pilkada Jakarta itu akan diselenggarakan pada pukul 19.00 WIB.

Adapun personel gabungan yang dikerahkan terdiri dari polisi, TNI, Pemda DKI Jakarta, dan beberapa instansi terkait.

Personel gabungan yang dikerahkan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI Jakarta, dan instansi terkait.

Sementara itu, rencana pengalihan arus lalu lintas di sekitar JIExpo Kemayoran akan dilakukan secara situasional.

Artinya, rekayasa arus lalu lintas akan diberlakukan melihat perkembangan dinamika di lapangan.

“Bila nanti di sekitar JIEXpo Kemayoran ini ada massa tim sukses (timses), pendukung paslon cukup banyak dan eskalasi meningkat, maka akan kami lakukan rekayasa lalu lintas," ucap Susatyo. 

Ia pun mengimbau kepada masyarakat yang akan bepergian menghindari melalui kawasan JIExpo Kemayoran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diharapkan, masyarakat bisa mencari jalan alternatif lainnya untuk menghindari kepadatan lalu lintas.

Selain itu, Susatyo menegaskan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan untuk selalu bertindak humanis dan melayani warga dengan santun.  (ars/iwh)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Kepala BGN Tetap Berikan Insentif Rp6 Juta ke Dapur MBG yang Tak Beroperasi, DPR Kesal: Sebuah Skandal!

Kepala BGN Tetap Berikan Insentif Rp6 Juta ke Dapur MBG yang Tak Beroperasi, DPR Kesal: Sebuah Skandal!

DPR RI kritik kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang tetap gelontorkan insentif kepada ribuan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) meski tidak beroperasi.
Sebelum Meninggal, Ayah Ahmad Dhani Pernah Banding-bandingkan Maia Estianty dengan Mulan Jameela, Apa Katanya?

Sebelum Meninggal, Ayah Ahmad Dhani Pernah Banding-bandingkan Maia Estianty dengan Mulan Jameela, Apa Katanya?

Dalam video wawancara, mendiang ayah Ahmad Dhani menuturkan bagaimana sikap dan sifat Mulan Jameela yang saat itu masih dikenal dengan nama panggung Wulan Kwok.
Mimpi 40 Tahun Jadi Nyata, Indonesia Mulai Bangun Kampung Haji Dekat Masjidil Haram

Mimpi 40 Tahun Jadi Nyata, Indonesia Mulai Bangun Kampung Haji Dekat Masjidil Haram

Ambisi besar Pemerintah Indonesia untuk memiliki fasilitas hunian mandiri bagi para jamaah haji di Arab Saudi mulai memasuki babak baru. 
DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

Fenomena banjir dan tanah longsor yang kian kerap menghantui wilayah Bandung dan sekitarnya mendapat sorotan tajam dari parlemen. 
Mobil Listrik Mati Mendadak Saat Lintasi Rel Kereta Api, Pakar Otomotif Ungkap Penyebabnya

Mobil Listrik Mati Mendadak Saat Lintasi Rel Kereta Api, Pakar Otomotif Ungkap Penyebabnya

Gangguan pada sistem kelistrikan dan proteksi menjadi faktor utama yang yang membuat mobil listrik mati mendadak saat melintasi rel kereta api.

Trending

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 
Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan hukum dorong pertumbuhan ekonomi daerah, jaga keseimbangan investasi asing dan kearifan lokal, DNT Lawyers hadir di Bali dukung iklim bisnis.
Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Umroh Suleha (50) menceritakan kejadian Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tabrakan dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur, beberapa hari lalu.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Oknum ASN Dinas Lingkungan Hidup Lumajang Diciduk Polisi, Diduga Kuat Jadi Pengedar Sabu

Oknum ASN Dinas Lingkungan Hidup Lumajang Diciduk Polisi, Diduga Kuat Jadi Pengedar Sabu

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang berinisial HP (44) diringkus Satresnarkoba Polres Lumajang atas dugaan keterlibatan dalam peredaran narkotika.
Selengkapnya

Viral