News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral, Kronologi Ibu Angkat Aniaya Bocah 7 Tahun, Pelaku Sempat Lakukan Ini ke Tubuh Korbannya

Kasus kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Seorang bocah perempuan berusia 7 tahun ditemukan menjadi korban penganiayaan.
Senin, 7 Oktober 2024 - 10:27 WIB
Kolase - Bocah Perempuan di Nganjuk Jadi Korban Kekerasan oleh Ibu Angkatnya.
Sumber :
  • Istimewa

Nganjuk, tvOnenews.com - Kasus kekerasan terhadap anak kembali mencuat di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, belum lama ini.

Seorang bocah perempuan berusia 7 tahun ditemukan menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh ibu angkatnya sendiri berinisial S.

Kasus ini terungkap setelah tetangga korban menolong dan melaporkan adanya dugaan kekerasan fisik yang dialami MN.

Berdasarkan keterangan tetangga korban yang saat ini mengasuhnya bernama Marmi warga Desa Kemlokolegi, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, MN ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan dengan luka memar di beberapa bagian wajahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews



Korban di ketahui mengalami kekerasan menurut cerita Marmi, pada Minggu (29/9/2024).

"Saudara saya saat melintas di depan rumah ibu angkat korban, mendengar dan melihat rintihan tangisan kesakitan,kemudian oleh saudara saya di tolong di bawa ke rumah," kata Marmi dalam keterangannya, Senin (7/10/2024).  

"Setelah sampai di rumah saya, korban saya lihat wajahnya penuh luka lebam, dan itu juga di ketahui oleh tetangga lain, kemudian saya bawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis," sambung dia.

Menurut Marmi, kekerasan yang di lakukan oleh ibu Sunik (Oknum Bidan) tidak hanya sekarang ini, satu tahun lalu juga pernah melakukan kekerasan pada korban, bahkan juga pernah saya laporkan ke Polisi.

Namun, ibu Sunik tidak punya efek jera, dan itu di lakukan lagi sekarang ini terhadap korban.

Marmi menambahkan, korban MN di ketahui tinggal bersama ibu angkatnya sejak umur 4 tahun, sebelumnya sejak lahir hingga umur 4 tahun.

Namun, setelah itu di rawat oleh ibu Sunik sampai sekarang ini dan sering mengalami kekerasan fisik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Luka lebam di beberapa bagian wajahnya menjadi bukti adanya kekerasan yang diterima.

Meski sudah dilaporkan ke pihak kepolisian, hingga kini oknum bidan tersebut masih bebas berkeliaran dan belum ada tindakan penahanan.

"Kami sangat prihatin dengan kondisi korban. Seharusnya pelaku segera ditindak agar tidak ada kekerasan lagi terhadap anak-anak. Ini sudah jelas kasus kekerasan terhadap anak, dan kami berharap tidak ada kompromi dalam penegakan hukumnya," tegas Marmi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada perkembangan signifikan terkait status hukum pelaku.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.
Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Ke mana hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) digunakan? Simak aturan DKI Jakarta yang mengalokasikan minimal 10 persen penerimaan untuk jalan dan transportasi

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral