News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabinet Merah Putih Bukti Pemerintahan Era Prabowo Fokus Bekerja dengan Perampingan Kementerian

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih periode 2024-2029 pada Minggu (20/10/2024).
Senin, 21 Oktober 2024 - 16:02 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto saat melantik menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih periode 2024-2029 pada Minggu (20/10/2024).

Usai resmi dilantik, Prabowo mengumumkan susunan Kabinet Merah Putih dalam jajaran kerja pemerintahannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, terdapqt 48 menteri dan 5 pejabat setingkat yang dilantik oleh Prabowo usai mengembang tugas sebagai Presiden RI.

"Dengan kesepakatan para ketua umum koalisi kami, kami beri nama kabinet ini Kabinet Merah Putih," kata Prabowo saat mengumumkan susunan kabinet periode 2024 - 2029, Jakarta, Minggu (20/10/2024).

Di sisi lain, banyak pihak mempertanyakan kabinet gemuk pada pemerintahan era Prabowo.

Ketua LISAN, Hendarsam Marantoko turut merespons pertanyaan sejumlah pihak terkait kabinet gemuk era Prabowo.

Menurutnya pembentukan kabinet gemuk adalah strategi Prabowo untuk perampingan tugas kementerian.

“Soal kabinet gemuk perlu diluruskan. Jika yang dimaksud kabinet gemuk itu sebagai penambahan volume baru yang tidak penting, ya jelas itu tidak diperlukan," kata Hendarsam.

“Sementara yang dilakukan oleh Pak Prabowo ini ialah merampingkan postur tugas kementerian agar para menteri lebih fokus pada satu pekerjaan yang relevan. Itu dua terminologi yang berbeda," sambungnya.

Menurut Hendarsam banyaknya jumlah kabinet Prabowo-Gibran sebagai imbas dari perampingan tugas kementerian. 

Sebab, didapati pada sebelumnya satu instansi kementerian banyak membawahi dirjen terbaru tugas dan fungsi dipisah pada era pemerintahan Prabowo dengan pembentukan kementerian baru.

Semisal, Kementrian Hukum dan HAM yang kini dipidah menjadi dua lembaga yakni Kementeruan Hukum dan Kementerian Hak Asasi Manusia.

“Di bidang hukum saja sudah begitu kompleks, ada dirjen Peraturan perundang-undangan, dirjen administrasi hukum umum, dirjen pemasyarakatan, dirjen imigrasi, dirjen kekayaan intelektual, ditambah lagi dengan dirjen Hak Asasi Manusia," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibat banyaknya beban tugas di dalam satu kementrian itu membuat menteri tidak fokus pada satu pekerjaan. 

“Orang awam akan menilai bahwa Pak Prabowo membentuk kabinet gemuk, faktanya perubahan postur terjadi karena perampingan tugas kementerian” pungkasnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meriahkan Hari Batik, Penumpang Kereta Diajari Membatik, Pegawai KAI Gelar Fashion Show di Stasiun

Meriahkan Hari Batik, Penumpang Kereta Diajari Membatik, Pegawai KAI Gelar Fashion Show di Stasiun

Memperingati Hari Batik Nasional, PT KAI Daop 8 Surabaya menggelar acara fashion show di stasiun kereta Gubeng yang diikuti pegawai KAI. Selain itu, penumpang di stasiun Surabaya juga diajak belajar membuat batik.
Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh Berubah 2 Menit Jadi 7 Menit, Justin Hubner Akui Ikut Bingung

Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh Berubah 2 Menit Jadi 7 Menit, Justin Hubner Akui Ikut Bingung

Drama waktu tambahan Timnas Indonesia vs Bangladesh terungkap. Justin Hubner menyebut pemain sempat bingung saat tambahan waktu berubah dari 2 jadi 7 menit.
Ole Romeny Sangat Emosional usai Sukses Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Lewat 4 Assist

Ole Romeny Sangat Emosional usai Sukses Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Lewat 4 Assist

Ole Romeny menyebut duel Timnas Indonesia vs Bangladesh sebagai laga paling gila yang pernah dimainkannya, dengan empat assist hingga Garuda lolos ke final.
Timnas Indonesia Lawan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Beri Tanggapan Berkelas

Timnas Indonesia Lawan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Beri Tanggapan Berkelas

Kevin Diks menilai Thailand sebagai tim bagus menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Kapten Timnas Indonesia memilih fokus dan menikmati keberhasilan Garuda.
AHU Perketat Verifikasi, 158.429 Permohonan Tidak Lolos Persyaratan

AHU Perketat Verifikasi, 158.429 Permohonan Tidak Lolos Persyaratan

Ketelitian pemohon menjadi salah satu kunci agar layanan administrasi hukum dapat diproses tanpa hambatan.
Bicara soal Rupiah, Analis Bank Prediksi Bisa Melemah Selama Hubungan AS dan Iran Tak Harmonis

Bicara soal Rupiah, Analis Bank Prediksi Bisa Melemah Selama Hubungan AS dan Iran Tak Harmonis

Kini hubungan AS dan Iran diketahui, masih dalam ketegangan tinggi terkait isu gencatan senjata hingga pembukaan kembali Selat Hormuz, bisa pengaruhi rupiah.

Trending

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia memastikan diri ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). 
Drama 9 Gol Timnas Indonesia Bikin Mitchell Baker Tercengang: Laga Paling Gila dalam Karier Saya

Drama 9 Gol Timnas Indonesia Bikin Mitchell Baker Tercengang: Laga Paling Gila dalam Karier Saya

‎Timnas Indonesia mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 pada pertandingan terakhir Grup A. Duel penentuan tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Galeri Foto: Intip Raut Ekspresif Punggawa Timnas Indonesia Kala Berjaya Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Galeri Foto: Intip Raut Ekspresif Punggawa Timnas Indonesia Kala Berjaya Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

‎Timnas Indonesia berjaya melibas Bangladesh dengan skor telak 9-2. Momen tersebut berlangsung dalam laga pamungkas babak penyisihan grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral