News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PKB: Ada Pilihan Lain untuk Dongkrak APBN Selain Naikkan PPN 12 Persen

Ketua DPP PKB Dita Indah Sari merespons pernyataan Komisi XI DPR RI yang menegaskan bahwa penundaan kenaikan PPN 12% tidak perlu mengubah UU HPP 2021
Kamis, 21 November 2024 - 22:12 WIB
PKB: Ada Pilihan Lain untuk Dongkrak APBN Selain Naikkan PPN 12 Persen
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPP PKB, Dita Indah Sari merespons pernyataan Komisi XI DPR RI yang menegaskan bahwa penundaan kenaikan PPN 12% tidak perlu mengubah Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Pajak (UU HPP) 2021. Proses penundaan tersebut dapat diakomodasi melalui Peraturan Pemerintah (PP).

“DPP PKB ikut mengadvokasi pandangan itu. UU HPP itu memang memberi ruang untuk exit, sehingga kenaikan PPN bukan harga mati. Tergantung situasi ekonomi rakyat. Maka keputusan saat ini ada di tangan presiden,” ujar Dita, dalam keterangan resmi, Kamis (21/11/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PKB memahami kebutuhan pemerintah untuk memperkuat APBN. Namun, Dita menilai situasi ekonomi saat ini belum tepat untuk menerapkan kenaikan PPN. 

tvonenews

Apalagi, kebijakan tersebut berpotensi mengganggu rantai produksi manufaktur dan sektor padat karya, yang dapat berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK).

Hingga Oktober 2024, sudah ada 64.947 kasus PHK yang dilaporkan, sementara jumlah yang tidak dilaporkan bisa lebih besar.

“Untuk menggenjot APBN, PKB fokus mendorong ide opsi-opsi jangka pendek lain untuk dikaji, yang jika dilakukan dampaknya tidak akan luas seperti PPN. Misalnya penyesuaian royalti dan bagi hasil produk tambang dan komoditi yang sedang bagus harganya di dunia,” jelas Dita.

“Atau cukai ekspor komoditi lain yang sedang baik harganya, dan cukai impor barang mewah. Bisa ada pemasukan, namun tidak mengganggu daya beli yang sedang merosot,” sambungnya.

Dalam jangka menengah, Dita menambahkan, PKB berharap pemerintah dapat meningkatkan efisiensi dan memperkuat penegakan hukum untuk mencegah kebocoran anggaran.

Ia menyebutkan beberapa contoh, seperti penanganan illegal mining, illegal fishing, illegal logging, impor ilegal yang lolos cukai, dan penyelewengan BBM bersubsidi. 

Semua itu, katanya, “memusnahkan potensi penghasilan negara ratusan triliun.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, PKB juga mendorong efisiensi di BUMN agar dividen meningkat, serta menciptakan kepastian hukum dan regulasi yang dapat menarik lebih banyak investor, baik dalam maupun luar negeri.

“PKB siap sepenuh tenaga mendukung pemerintah menjalankan hal ini,” pungkas Dita. (agr/aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gaji Sergio Castel Sebelum ke Persib Bandung Tembus Lebih dari Rp8 Miliar Per Musim

Gaji Sergio Castel Sebelum ke Persib Bandung Tembus Lebih dari Rp8 Miliar Per Musim

Sebelum gabung Persib Bandung dan berkelana di Liga Siprus, striker asal Spanyol Sergio Castel mendapat gaji luar biasa fantastis mencapai lebih dari Rp8 miliar
Naskah Khutbah Jumat 6 Februari 2026: Bukan Hanya Puasa, Masih Ada Amalan Terbaik saat Ramadhan

Naskah Khutbah Jumat 6 Februari 2026: Bukan Hanya Puasa, Masih Ada Amalan Terbaik saat Ramadhan

Tak lama lagi kita umat muslim menyambut bulan suci Ramadhan. Ternyata ada amalan sunnah terbaik setelah kewajiban puasa loh.
Ekonomi Jakarta Tahun 2025 Tumbuh 5,21 Persen, Sektor Usaha Penyedia Akomodasi Jadi Penyumbang Terbesar

Ekonomi Jakarta Tahun 2025 Tumbuh 5,21 Persen, Sektor Usaha Penyedia Akomodasi Jadi Penyumbang Terbesar

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat ekonomi Jakarta tumbuh 5,21 persen sepanjang tahun 2025.
Jadwal Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Jumpa Thailand

Jadwal Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Jumpa Thailand

Berikut jadwal lengkap babak perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026 yang berlangsung di Qingdao Qonson Gymnasium, Qingdao, China pada Jumat 6 Februari 2026.
Singgung Menit Bermain, Bung Binder Bongkar Sinyal Marselino Ferdinan Pulang ke Liga Indonesia

Singgung Menit Bermain, Bung Binder Bongkar Sinyal Marselino Ferdinan Pulang ke Liga Indonesia

Isu soal pemain diaspora Timnas Indonesia yang memilih merapat ke Super League kembali memantik perdebatan. Marselino Ferdinan termasuk yang bakal pulang?
Negara Rugi Triliunan, Purbaya Incar Puluhan Perusahaan Baja Penunggak Pajak

Negara Rugi Triliunan, Purbaya Incar Puluhan Perusahaan Baja Penunggak Pajak

Purbaya sedang membidik 40 perusahaan di sektor industri baja yang diduga tidak menjalankan kewajiban membayar Pajak Pertambahan Nilai atau PPN.

Trending

Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari CristianoRonaldo

Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari CristianoRonaldo

Baru juga Al Nassr mengumumkan bergabungnya Abdullah Al-Hamddan dalam klub tersebut, Ronaldo malah bawa kabar buruk jelang laga menjamu Al Ittihad. Ada apa?
Jadwal Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Jumpa Thailand

Jadwal Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Jumpa Thailand

Berikut jadwal lengkap babak perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026 yang berlangsung di Qingdao Qonson Gymnasium, Qingdao, China pada Jumat 6 Februari 2026.
Pacitan Diguncang Gempa Berkekuatan M 6,4

Pacitan Diguncang Gempa Berkekuatan M 6,4

Pacitan, Jawa Timur diguncang gempa berkekuatan magnitude (M) 6,4, Jumat (6/2/2026) dini hari.
Layvin Kurzawa Siap-siap Saja, Bos Persib Janji Bakal Bikin Eks Pemain PSG Itu Betah di Bandung

Layvin Kurzawa Siap-siap Saja, Bos Persib Janji Bakal Bikin Eks Pemain PSG Itu Betah di Bandung

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar membagikan kisah di balik caranya membangun kedekatan emosional dengan para pemain asing Maung Bandung. Sosok yang akrab ...
Bikin Miris! Sejumlah Oknum Bea Cukai Diduga KPK Dapat "Setoran" Rp7 Miliar Per Bulan

Bikin Miris! Sejumlah Oknum Bea Cukai Diduga KPK Dapat "Setoran" Rp7 Miliar Per Bulan

Sejumlah oknum di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menerima Rp7 miliar sebagai’ jatah’ bulanan dari PT Blueray Cargo usai meloloskan barang impor kualitas KW agar mudah masuk ke Indonesia.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Sergio Castel Dulu di Malaga Digaji Fantatis, Berapa Kira-kira di Persib Bandung?

Sergio Castel Dulu di Malaga Digaji Fantatis, Berapa Kira-kira di Persib Bandung?

Persib Bandung resmi menambah amunisi di sektor penyerangan dengan mendatangkan striker asal Spanyol Sergio Castel guna menghadapi putaran kedua Super League -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT