GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Motif Polisi Tembak Polisi di Sumbar Terungkap, Isu Bekingan Tambang Ilegal Mencuat

Baru-baru ini kembali terjadi kasus polisi tembak polisi yang menggemparkan. Kali ini kasus tersebut terjadi di Solok, Sumatera Barat.
Minggu, 24 November 2024 - 05:30 WIB
AKP Dadang Iskandar mengamuk usai tembak mati AKP Ulil Ryanto
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini kembali terjadi kasus polisi tembak polisi yang menggemparkan. Kali ini kasus tersebut terjadi di Solok, Sumatera Barat.

Kapolda Sumatera Barat, Irjen Suharyono menduga adanya kaitan tentang beking tambang ilegal di kasus polisi tembak polisi ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyebut bahwa Polres Solok Selatan memang sedang menangani tentang kasus tambang ilegal galian C.

Sedangkan kejadian polisi tembak polisi itu terjadi ketika pihak kepolisian akan melakukan tindakan hukum.

"Sebelum peristiwa terjadi, salah satu anggota Polres sedang melakukan pendekatan hukum terhadap pekerjaan tambang diduga ilegal jenisnya galian C di Solok Selatan. Saat pelaksanaan tanpa diduga seorang perwira yang juga sebagai tersangka, oknum anggota kami pada posisi kontra pada penegakan hukum," ujar Suharyono dalam keterangannya dikutip Minggu (23/11/2024).

Tak sampai disitu, Suharyono juga mengungkapkan bahwa AKP Ulil memang sedang mendalami kasus dugaan tambang ilegal tersebut.

Bahkan AKP Ulil sering mendapatkan apresiasi atas atas tindakan yang dilakukannya dan tim terhadap kasus tersebut.

Ia tak menyangga rupanya kasus dugaan tambang ilegal itu menyebabkan tewasnya AKP Ulil di tangan sesama polisi.

"Ini sesuatu tidak kami duga karena awalnya sudah kami apresiasi pendekatan hukum ini," lanjutnya.

"Pastinya tindakannya tegas. Dalam minggu ini kami upayakan ada proses PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat)," tutup Irjen Suharyono.

Diberitakan sebelumnya, terdapar pesan-pesan terakhir AKP Ulil Ryanto kepada kepara sang ibu sebelum tewas menjadi korban polisi tembak polisi.

Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, Sumatera Barat AKP Ulil Ryanto ternyata pernah bercerita kepada sang ibu ingin keluar kepolisian.

Diketahui, AKP Ulil Ryanto menjadi korban polisi tembak polisi pada Jumat (22/11/2024).

AKP Ulil Ryanto tewas ditembak oleh rekan kerjanya sendiri, yakni Kabag Ops Solok Selatan AKP Dadang Iskandar.

Mengawali kariernya sebagai polisi sebagai anggota Brimob di Polda Jawa Tengah, AKP Ulil Ryanto yang dikenal berprestasi bisa dibilang cepat mendapatkan kenaikan jabatan.

Di usianya yang 34 tahun, AKP Ulil Ryanto terakhir menjabat sebagai Kasat Reskrim. Ia juga bakal segera mendapatkan kenaikan pangkat tahun depat menjadi Kompol.

Walaupun terbilang berprestasi, nampaknya ia tidak menganggap enteng pekerjaannya sebagai polisi.

Pria asal Makassar itu pernah mengatakan kepada sang ibu bahwa tugasnya sangat berat dan ia memohon selalu didoakan.

Tak hanya itu, ia juga sempat mengatakan bahwa sebenarnya ingin keluar dari kepolisian.

Sang ibu, Christina menceritakan bahwa anaknya itu pernah meminta izin kepadanya jika seandainya keluar dari pekerjaannya sekarang.

"(Dia bilang) Mama, saya mau tanya sama Mama. Seandainya saya keluar dari polisi, apa Mama mengizinkan?" ujar Christina, Jumat (22/11/2024).

Seingatnya, anak laki-laki satu-satunya itu mengatakan hal itu sekitar tiga bulan lalu.

Meski begitu, saat itu Christina menegaskan bahwa agar anaknya bersabar dan tetap berkarya menjadi seorang polisi.

Sebab, menurutnya menjadi polisi adalah masa depan yang sudah ditentukan Tuhan untuk sang anak.

Akhirnya, karier AKP Ulil Ryanto sebagai polisi memang membuatnya harus kehilangan nyawa.

Belum sampai satu tahun mendapatkan kepercayaan sebagai Kasat Reskrim, ia tewas di tangan AKP Dadang Iskandar. Sejauh ini, diduga karena pro kontra penanganan tambang ilegal.

Memang, selama menjabat sebagai Kasat Reskrim, AKP Ulil Ryanto gencar menangani kasus-kasus soal tambang ilegal.

Nampaknya, hal ini membuat AKP Dadang Iskandar merasa tidak suka sampai akhirnya muncul pikiran untuk membunuh rekannya sendiri.

Walaupun pekerjaannya sebagai polisi begitu berat sampai harus membayar dengan nyawa, namun AKP Ulil Ryanto kini dikenal sebagai sosok polisi jujur yang tulus bekerja untuk masyarakat.

Berdasarkan keterangan dari kepolisian, AKP Ulil Ryanto ditemukan tergeletak di parkiran Mapolres Solok Selatan. Kepalanya terluka parah dan darah berceceran di sekitarnya.

Dari hasil visum diketahui, ia ditembak mengenai bagian wajah tepatnya pelipis dan pipi sampai menembus ke tengkuk.

Jika dilihat dari kefatalan lukanya, sepertinya ia ditembak oleh AKP Dadang Iskandar dari jarak dekat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun jasad korban polisi tembak polisi itu ditemukan sekitar pukul 00.43 WIB.

Beberapa jam setelah kejadian, AKP Dadang Iskandar akhirnya menyerahkan diri sekira pukul 03.00 WIB. (iwh/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Nabilah O’Brien Selebgram Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka, Polisi Janji Ditangani Secara Adil

Kasus Nabilah O’Brien Selebgram Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka, Polisi Janji Ditangani Secara Adil

Kasus korban pencurian jadi tersangka yang menimpa selebgram sekaligus pemilik restoran Bibi Kelinci Kopitiam, Nabilah O’Brien, menyita perhatian publik...
Alasan Keinginan Menkeu Purbaya Suntik Dana Tambahan Rp100 Triliun ke Bank

Alasan Keinginan Menkeu Purbaya Suntik Dana Tambahan Rp100 Triliun ke Bank

Belakangan ini mencuat soal kabar Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan menambah penempatan dana ke bank sebesar Rp 100 triliun.
Buka Puasa Bersama 10 Ribu Anak Yatim, UKP Mardiono Tekankan Pentingnya Kolaborasi Sosial

Buka Puasa Bersama 10 Ribu Anak Yatim, UKP Mardiono Tekankan Pentingnya Kolaborasi Sosial

Memanfaatkan momen keberkahan Ramadan untuk mempererat tali persaudaraan dan kepedulian, Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda buka puasa bersama 10.000 anak yatim.
3 Pemain Lokal yang Bisa Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

3 Pemain Lokal yang Bisa Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

Tanpa Thom Haye yang terkena sanksi FIFA, Timnas Indonesia bisa mencoba tiga pemain lokal ini di FIFA Series 2026. Ada siapa saja?
Geger! Istri Muda Habisi Nyawa Suami di Tigaraksa Tangerang, Tak Disangka Pelaku Lakukan Ini Setelahnya..

Geger! Istri Muda Habisi Nyawa Suami di Tigaraksa Tangerang, Tak Disangka Pelaku Lakukan Ini Setelahnya..

Kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan seorang istri muda terhadap suaminya di Kapling Pinang RT/RW 02/03 Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, menggegerkan warga.
Ditanya Kapan Cair THR Pensiunan ASN 2026? Ini Kata Airlangga

Ditanya Kapan Cair THR Pensiunan ASN 2026? Ini Kata Airlangga

Sebagian publik khususnya para pensiunan ASN mempertanyakan kapan cair Tunjangan Hari Raya (THR) 2026. Hal mencuat seiring dengan semakin dekatnya Hari Raya

Trending

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat malam (6/3).
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Jay Idzes resmi menjadi pemain Indonesia dengan estimasi nilai transfer tertinggi sepanjang sejarah. Bek Sassuolo itu melampaui rekor Mees Hilgers setelah ETV-nya tembus €11,7 juta.
Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda mengungkap Jay Idzes kini diincar Inter Milan, Juventus, dan AC Milan. Sassuolo disebut memasang harga transfer fantastis hingga Rp695 miliar.
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT