News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanggapi Pernyataan Hasto, Rampai Nusantara: Kriminalisasi Itu Jika Tak Ada Bukti atau Fakta Hukum

Soal penyataan Sekjen PDIP, Hasto Kristianto di posdcast, Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar tegas menanggapinya.
Senin, 25 November 2024 - 14:30 WIB
Rampai Nusantara Tanggapi Pernyataan Hasto
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOneneas.com - Soal penyataan Sekjen PDIP, Hasto Kristianto di posdcast, Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar tegas menanggapinya.

Diketahui, Hasto menyatakan adanya upaya kriminalisasi terhadap Anies Baswedan di pengusutan kasus formula E yang dilakukan oleh penguasa saat itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggpi hal tersebut, Semar menilai bahwa Hasto tidak memiliki bukti apapun.

"Kriminalisasi itu jika tidak ada bukti atau fakta hukum tapi di proses secara hukum. Dalam kasus Anies Baswedan, jelas terdapat bukti dan fakta hukum yang mengarah pada dugaan keterlibatan Anies Baswedan," ujar Semar dalam keterangannya, Senin (25/11/2024).

"Lagipula sangat tidak tepat kalo dikatakan ada kriminalisasi sedangkan sampai saat ini tidak ada status tersangka Anies. Justru waktu itu yang beredar infonya sebelum pecah kongsi dengan Jokowi, kalo kuat dugaan Hasto lah sebagai sekjen PDI Perjuangan yang ingin paksakan Anies menjadi tersangka agar dapat memuluskan langkah Ganjar," lanjut Semar. 

Menurutnya, Jokowi saat sudaj tidak ada kepentingan karena sudah dua kali menjabat presiden saat itu. Sehingga menurut semar tuduhan tersebut sangat tak beralasan.

"Secara logika, Jokowi sudah tidak lagi punya kepentingan politik apapun terhadap Anies Baswedan karena sudah tidak ada lagi kontestasi yang memungkinkan Jokowi berhadapan dengann Anies. Ya yang paling masuk akal adalah kepentingan PDI Perjuangan dipaksa masuk melalui Jokowi yang ternyata tidak bisa dikendalikan oleh partai tersebut," jelasnya. 

Semar menyebut ala yang dikatakan oleh Hasto juga seolah dibantah dengan adanya fakta Anies Baswedan yang tidak dijadikan tersangka.

"Jika Jokowi sebagai presiden saat itu ingin menjadikan Anies tersangka, dengan berbagai bukti yang ada tentu sangat mudah sekali dilakukan percepatan dalam prosesnya. Tapi nyatanya sampai Jokowi lengser Anies tidak jadi tersangka dan proses hukum masih berjalan," ujar aktivis 98 itu.

 Ia juga mengingatkan agar Hasto dapat dengan bijak lagi dalam berpolitik dan tak menyudutkan orang lain yang tak sejalan.

Semar juga meminta agar Hasto lebih baik fokus dengan kasus hukum lainnya.

 "Hasto jangan norak dalam berpolitik, ketika tidak sesuai kepentingannya langsung mendiskreditkan dan dikambinghitamkan tanpa dasar yang jelas. Lagipula kalo memang gentle ya tanggung jawab lah dengan apa yang diperbuat bukannya lari atau menangis di hadapan publik minta dikasihani."

"Dan kita masih ingat ketika Hasto sembunyi di PTIK saat ingin ditangkap peyidik KPK yang diduga kuat dia dilindungi orang kuat sehingga berhasil lolos," ungkap Semar. 

Tak hanya itu saja, Semar juga me vamu heran dengan menuver PDIP kini soal Pilkada Jakarta.

" PDI Perjuangan partai yang sangat dikenal dengan keteguhan mempertahankan nilai-nilai ideologisnya, runtuh sudah ketika Anies diajak bergabung dan lucunya Megawati sebagai ketum PDIP justru disembunyikan di Pilkada Jakarta."

"Bahkan logo PDIP pun tak dipasang karena mereka meyakini PDIP sebagai partai beserta Megawati sebagai ketumnya tidak akan menambah suara tapi justru akan menggerus suara. Namun rakyat sudah pintar dan pasti tahu kalo Pram-Doel keduanya kader PDIP tulen yang tentu menjadi petugas partai," jelas Semar. 

Terakhir, Semar juga mengkritik soal pernyataan Hasto yang menyinggung soal keterlibatan aparat hukum di politik praktis.

"Tudingan Hasto ada keterlibatan institusi penegak hukum dalam kontestasi politik kekuasaan sungguh tidak berdasar dan cenderung hanya menyebarkan hoak atau ujaran kebencian," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semar pun menantang Hasto untuk memberikan bukti dari semua pernyataannya.

"Kalau merasa ada bukti ya laporkan saja tidak usah berisik di luar yang hanya buat kegaduhan saja. Justru selama 10 tahun ini Hasto dan juga partainya didukung institusi yang memiliki kekuatan besar, yang bantu semua kepentingan partai beserta para petingginya," pungkasnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Timnas Indonesia Hentikan Sementara Tradisi Keliling SUGBK usai Lawan Singapura, Ini Alasannya

Resmi! Timnas Indonesia Hentikan Sementara Tradisi Keliling SUGBK usai Lawan Singapura, Ini Alasannya

Timnas Indonesia tak akan keliling SUGBK usai melawan Singapura. Pilih memaksimalkan waktu istirahat pemain sebelum menghadapi Malaysia agar lebih siap.
Imbauan Keras Kepala Bappisus soal Lapas Kelas IIA Cibinong

Imbauan Keras Kepala Bappisus soal Lapas Kelas IIA Cibinong

Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto beri imbauan keras, agar rumah pegawai Lapas Kelas IIA Cibinong, yang menjadi temuan Ombudsman, tidak digunakan untuk
Hancurkan Tuan Rumah Jepang 2-0, Tim Sepak Takraw Putri Indonesia Persembahkan Medali Perunggu Asian Games 2026

Hancurkan Tuan Rumah Jepang 2-0, Tim Sepak Takraw Putri Indonesia Persembahkan Medali Perunggu Asian Games 2026

Tim sepak takraw putri Indonesia sukses mengamankan medali perunggu Asian Games 2026 usai menaklukan tuan rumah Jepang pada Jumat 25 September pagi tadi WIB.
Kepala Kanwil Ditjenpas Jabar Pastikan Kamar Ferdy Sambo Tidak Istimewa di Lapas Cibinong: Sama dengan Napi Lainnya

Kepala Kanwil Ditjenpas Jabar Pastikan Kamar Ferdy Sambo Tidak Istimewa di Lapas Cibinong: Sama dengan Napi Lainnya

Tim Ombudsman RI berhasil masuk ke dalam salah satu rumah di dalam Lapas Cibinong, ditemukan fasilitas layaknya apartemen. Publik pun bertanya soal Ferdy Sambo.
Diterjang Ancaman El Nino, 7.000 Petani Jagung Klaim Panen Naik 15 Persen

Diterjang Ancaman El Nino, 7.000 Petani Jagung Klaim Panen Naik 15 Persen

Peningkatan produktivitas itu menjadi sorotan karena berlangsung di tengah tekanan perubahan iklim dan variabilitas cuaca yang semakin menjadi tantangan bagi petani.
Jaksa Agung Mutasi 16 Jaksa, 3 Kajari Jakarta Diganti, Ini Daftar Lengkapnya

Jaksa Agung Mutasi 16 Jaksa, 3 Kajari Jakarta Diganti, Ini Daftar Lengkapnya

Posisi Kajari Jakarta Pusat kini diisi oleh Oktafian Syah Effendi yang sebelumnya menjabat Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Trending

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Media sosial sebelumnya dihebohkan dengan isu video mesum a day in my life. Keduanya diduga merupakan pasangan sesama jenis atau gay masih didalami kepolisian.
Daftar Napi Kelas Kakap yang Disebut Ada di Lapas Kelas IIA Cibinong, dari Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf hingga Harvey Moeis

Daftar Napi Kelas Kakap yang Disebut Ada di Lapas Kelas IIA Cibinong, dari Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf hingga Harvey Moeis

Berikut 9 narapidana (napi) perkara besar yang disebut menghuni Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, yang disidak Ombudsman RI, salah satunya Ferdy Sambo.
Selengkapnya

Viral