News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Desak Kapolri Copot Kapolres Semarang, Kuasa Hukum Siswa SMK Korban Dor Polisi Beberkan Rentetan Penyebabnya

Zainal Petir, kuasa hukum keluarga G, siswa SMK yang menjadi korban penembakan oleh Aipda Robig Zaenudin, mendesak Kapolri mencopot Kapolres Semarang
Selasa, 10 Desember 2024 - 14:53 WIB
Polisi Tembak 3 Pelajar SMK Semarang Disidang Etik, Kompolnas: Menyalahi Prosedur!
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Zainal Petir, kuasa hukum keluarga G, siswa SMK yang menjadi korban penembakan oleh Aipda Robig Zaenudin, mendesak Kapolri mencopot Kapolres Semarang Kombes Irwan Anwar. 

Menurut Zainal, ada indikasi kuat bahwa unsur pidana dalam kasus ini sudah terpenuhi jauh sebelum penetapan tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sehari sebelum pengumuman tersangka, saya sudah tegaskan bahwa unsur-unsurnya sudah terpenuhi. Setelah kasus naik ke tahap penyidikan, saya meminta Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo segera menetapkan tersangka. Alhamdulillah, langsung ditetapkan," ungkap Zainal dikutip dari acara Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Selasa (10/12/2024).

tvonenews

Zainal juga meminta Kapolri turun tangan langsung tanpa perlu menunggu pengaduan resmi untuk mengevaluasi dan mencopot Kapolrestabes Semarang.

- Keluarga Kecewa dengan Pernyataan Kapolres

Menurut Zainal, pernyataan-pernyataan Kapolres terkait kasus ini membuat keluarga korban merasa sangat kecewa. 

"Keluarga sangat kecewa dengan pernyataan Kapolrestabes yang tidak profesional. Oleh karena itu, keluarga mendesak agar beliau dicopot. Publik butuh tindakan tegas dari Kapolri," tegasnya.

Salah satu pernyataan yang dipermasalahkan adalah klaim Kapolrestabes bahwa penembakan terjadi karena korban terlibat tawuran. 

"Faktanya, itu tidak terbukti. Ini menunjukkan ketidakprofesionalan," tambah Zainal.

- Bukti dan Saksi Lengkap, Unsur Pidana Sudah Jelas

Zainal menjelaskan, keluarga korban telah mengumpulkan bukti kuat untuk menghadapi persidangan. 

"Saksi sudah menyatakan tidak ada peringatan sebelum penembakan. Ada juga rekaman video dan bukti elektronik yang mendukung. Itu sudah lebih dari cukup," jelasnya.

Ia juga menyoroti dua aspek yang melekat dalam kasus ini: pelanggaran pidana dan kode etik. 

"Penembakan ini jelas melanggar kode etik karena dilakukan di luar tugas dan tanpa ancaman nyata terhadap nyawa pelaku. Bahkan dalam video terlihat jelas dia mengarahkan pistol langsung ke tubuh korban yang sedang mengendarai motor," kata Zainal.

Bahkan, Zainal menilai keputusan Komisi Etik Polda Jawa Tengah untuk memecat Aipda Robig sudah sesuai harapan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan bukti yang ada, pelanggaran berat sudah sangat kentara. Keputusan untuk memecat pelaku adalah langkah yang tepat," pungkasnya.

Desakan ini menegaskan tuntutan keluarga korban agar keadilan ditegakkan secara tegas dan transparan dalam kasus yang telah mengguncang publik ini. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aksi Teror Terjadi di Kermanshah Iran, Dua Anggota IRGC Tewas

Aksi Teror Terjadi di Kermanshah Iran, Dua Anggota IRGC Tewas

Sebuah insiden penembakan yang oleh pihak berwenang disebut sebagai aksi "teroris" di Provinsi Kermanshah, Iran bagian barat, seperti dilaporkan stasiun penyiaran negara IRIB, Selasa. Dua anggota Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) tewas dan dua lainnya terluka.
Cetak SDM Berdaya Saing Dunia, Pegadaian Berangkatkan Talenta Terbaik Studi Magister ke Luar Negeri

Cetak SDM Berdaya Saing Dunia, Pegadaian Berangkatkan Talenta Terbaik Studi Magister ke Luar Negeri

PT Pegadaian kembali menunjukkan dedikasinya dalam mencetak talenta berkualitas global dengan memberangkatkan tujuh karyawan terpilih untuk menempuh pendidikan Strata-2 (S2) di berbagai universitas ternama di dunia.
Pekan Ini L atau Kim Myungsoo Gelar Fancon di Jakarta, Sapa Fans: Enggak Sabar

Pekan Ini L atau Kim Myungsoo Gelar Fancon di Jakarta, Sapa Fans: Enggak Sabar

Setelah menunggu, akhirnya 2026 KIM MYUNGSOO (L) FAN-CON ASIA TOUR <UNCHANGED> in JAKARTA akan digelar pekan ini
Selain Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809 Miliar

Selain Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809 Miliar

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, resmi dijatuhi hukuman 10 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. 
Harga CPO Naik, Mendag Belum Mau Naikkan HET MinyaKita: Konsumen Jadi Pertimbangan Utama

Harga CPO Naik, Mendag Belum Mau Naikkan HET MinyaKita: Konsumen Jadi Pertimbangan Utama

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa pemerintah sampai saat ini masih mempertahankan HET Minyakita sesuai hasil rapat koordinasi lintas kementerian.
Babak Belur Dihajar Timnas Voli Indonesia di Final AVC Men's Cup 2026, Media Korea Ekspos Kelemahan Shin Ho-jin Cs

Babak Belur Dihajar Timnas Voli Indonesia di Final AVC Men's Cup 2026, Media Korea Ekspos Kelemahan Shin Ho-jin Cs

Tim Nasional Voli Korea Selatan harus menelan pil pahit di partai final AVC Men's Cup 2026 saat menghadapi Timnas Voli Indonesia.

Trending

Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Langkah Belanda dipastikan terhenti: tiga eksekutor penalti mereka, termasuk anak kandung mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert yakni Justin Kluivert
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Viral di Threads Polisi Disebut Nonton Bola saat Terima Laporan Kekerasan, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat

Ini klarifikasi Polres Metro Jakarta Barat soal video yang viral di unggahan akun Threads @junist.hairdressing.
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Makarim divonis tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi Chromebook PN Jakarta Pusat
Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Bursa transfer musim panas di Eropa hadirkan kabar mengejutkan bagi Timnas Indonesia. Bek Garuda, Tim Geypens, dikabarkan berpisah dengan klubnya, FC Emmen.
Selengkapnya

Viral