GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenkes: Tak Perlu PCR Kedua untuk Ubah Warna PeduliLindungi

Kementerian Kesehatan RI menghapus ketentuan tes kedua PCR atau "exit test" untuk mengubah indikator warna di aplikasi PeduliLindungi bagi pasien Covid-19 yang kesehatannya telah pulih.
Selasa, 22 Februari 2022 - 22:14 WIB
Kemenkes hapus ketentuan tes kedua PCR untuk ubah warna PeduliLindungi
Sumber :
  • (ANTARA/Andi Firdaus).

Jakarta - Kementerian Kesehatan RI menghapus ketentuan tes kedua PCR atau "exit test" untuk mengubah indikator warna di aplikasi PeduliLindungi bagi pasien Covid-19 yang kesehatannya telah pulih.

"Banyak aduan masyarakat terkait status warna di PeduliLindungi tak kunjung berubah dari warna hitam menjadi hijau. Padahal hasil tes PCR pertama menunjukkan hasil negatif," kata Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan Setiaji pada konferensi pers secara virtual yang diikuti dari YouTube Kemenkes RI di Jakarta, Selasa (22/2/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan situasi itu terjadi sebab dalam ketentuan yang berlaku di Surat Edaran Kemenkes Nomor HK 02.01/KEMENKES/18/2022 mengharuskan adanya tes kedua bagi pasien untuk mengubah indikator warna menjadi hijau (pulih) di aplikasi PeduliLindungi.

Tes kedua tersebut dilakukan per H+5 dan H+6 sejak menyelesaikan masa isolasi di fasilitas rumah sakit, tempat tinggal, maupun isolasi terpusat.

Untuk itu Kemenkes mulai Selasa (22/2/2022), pukul 23.59 WIB menghapus ketentuan tes kedua bagi pasien yang telah dinyatakan pulih berdasarkan hasil tes PCR di H+5 isolasi.

"Mulai malam ini untuk tes kedua tidak diperlukan. Jadi cukup sekali saja melakukan 'exit test' PCR dan hasilnya harus negatif sehingga otomatis status PeduiLindungi jadi hijau," katanya.

Jika tidak melakukan tes kedua PCR pada H+5 sampai dengan H+10, kata Setiaji, maka pasien perlu lebih bersabar menunggu perubahan secara otomatis status di PeduliLindungi menjadi hijau di H+10.

"Bagaimana kalau tidak melakukan PCR di hari keenam sampai hari kesepuluh, indikator akan otomatis menjadi hijau walaupun tidak melakukan PCR," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiaji menambahkan ketentuan yang sama juga berlaku bagi pasien terkonfirmasi positif berdasarkan hasil tes antigen.

"Untuk melakukan 'exit test' harus PCR. Bagi pengguna Antigen untuk 'exit test' di PeduliLindingi harus gunakan PCR karena sebagai 'gold' standar. Kalau tidak melakukan PCR tunggu sampai H+10," katanya. (ant/prs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Golkar Ungkap Alasan Gubernur Kaltim Beli Range Rover Rp8,5 Miliar: Kalimantan Medannya Berat

Golkar Ungkap Alasan Gubernur Kaltim Beli Range Rover Rp8,5 Miliar: Kalimantan Medannya Berat

Polemik pembelian mobil dinas Range Rover Autobiography senilai Rp 8,5 miliar oleh Gubernur Kalimantan Timur menggunakan APBD terus menuai sorotan. DPP Partai
Meksiko sedang Perang Lawan Kartel Narkoba, Venue Playoff Piala Dunia Diisukan Dipindah ke Asia

Meksiko sedang Perang Lawan Kartel Narkoba, Venue Playoff Piala Dunia Diisukan Dipindah ke Asia

Qatar disebut-sebut menjadi kandidat kuat pengganti Meksiko sebagai tuan rumah babak playoff interkontinental Piala Dunia FIFA 2026. Isu ini mencuat setelah ...
KPK Ungkap Safe House dan Mobil Khusus dalam Korupsi Bea dan Cukai

KPK Ungkap Safe House dan Mobil Khusus dalam Korupsi Bea dan Cukai

Babak baru KPK dalam pengungkapan kasus korupsi di Bea dan Cukai begitu menyita perhatian publik. Pasalnya, KPK mengungkap safe house dan mobil khusus dalam
Latihan Bareng Sebelum ke Birmingham, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Menguatkan Jelang All England 2026

Latihan Bareng Sebelum ke Birmingham, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Menguatkan Jelang All England 2026

Tim Indonesia akan bertolak ke Birmingham pada 1 Maret untuk melakukan persiapan terakhir jelang turun di All England 2026
Polisi Bekuk Bendahara Bandar Narkoba di NTB, Peran Menerima Uang Hasil Penjualan Narkoba dari Istri Polisi

Polisi Bekuk Bendahara Bandar Narkoba di NTB, Peran Menerima Uang Hasil Penjualan Narkoba dari Istri Polisi

Polda NTB menangkap Ais Setiawati yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan juga bendahara bandar narkoba, Ko Erwin. Ais ditangkap pada Mataram pada
Finansial Zodiak 28 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Finansial Zodiak 28 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Beirkut ramalan kondisi finansial zodiak 28 Februari 2026 untuk enam zodiak kedua, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces.

Trending

Finansial Zodiak 28 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Finansial Zodiak 28 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Beirkut ramalan kondisi finansial zodiak 28 Februari 2026 untuk enam zodiak kedua, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces.
Polisi Bekuk Bendahara Bandar Narkoba di NTB, Peran Menerima Uang Hasil Penjualan Narkoba dari Istri Polisi

Polisi Bekuk Bendahara Bandar Narkoba di NTB, Peran Menerima Uang Hasil Penjualan Narkoba dari Istri Polisi

Polda NTB menangkap Ais Setiawati yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan juga bendahara bandar narkoba, Ko Erwin. Ais ditangkap pada Mataram pada
Saat Singgah di Perjalanan Mudik Lebaran, Amalkan Doa Singkat Berikut Agar Aman dan Tenang Sampai Tujuan

Saat Singgah di Perjalanan Mudik Lebaran, Amalkan Doa Singkat Berikut Agar Aman dan Tenang Sampai Tujuan

Saat mudik Lebaran di bulan Ramadhan, umat Muslim dianjurkan membaca doa saat singgah di perjalanan untuk memohon keselamatan dan ketenangan. Berikut Doanya
Latihan Bareng Sebelum ke Birmingham, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Menguatkan Jelang All England 2026

Latihan Bareng Sebelum ke Birmingham, Fajar/Fikri dan Ben/Sean Saling Menguatkan Jelang All England 2026

Tim Indonesia akan bertolak ke Birmingham pada 1 Maret untuk melakukan persiapan terakhir jelang turun di All England 2026
Golkar Ungkap Alasan Gubernur Kaltim Beli Range Rover Rp8,5 Miliar: Kalimantan Medannya Berat

Golkar Ungkap Alasan Gubernur Kaltim Beli Range Rover Rp8,5 Miliar: Kalimantan Medannya Berat

Polemik pembelian mobil dinas Range Rover Autobiography senilai Rp 8,5 miliar oleh Gubernur Kalimantan Timur menggunakan APBD terus menuai sorotan. DPP Partai
Meksiko sedang Perang Lawan Kartel Narkoba, Venue Playoff Piala Dunia Diisukan Dipindah ke Asia

Meksiko sedang Perang Lawan Kartel Narkoba, Venue Playoff Piala Dunia Diisukan Dipindah ke Asia

Qatar disebut-sebut menjadi kandidat kuat pengganti Meksiko sebagai tuan rumah babak playoff interkontinental Piala Dunia FIFA 2026. Isu ini mencuat setelah ...
KPK Ungkap Safe House dan Mobil Khusus dalam Korupsi Bea dan Cukai

KPK Ungkap Safe House dan Mobil Khusus dalam Korupsi Bea dan Cukai

Babak baru KPK dalam pengungkapan kasus korupsi di Bea dan Cukai begitu menyita perhatian publik. Pasalnya, KPK mengungkap safe house dan mobil khusus dalam
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT