News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkes Budi Gunadi Pastikan Adakan Screening Kesehatan Jiwa Sejak Anak SD, Ini Alasannya

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengumumkan screening kesehatan jiwa akan mulai dilakukan sejak usia sekolah dasar (SD).
Rabu, 5 Februari 2025 - 16:08 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengumumkan screening kesehatan jiwa akan mulai dilakukan sejak usia sekolah dasar (SD).

Program ini menjadi langkah awal dalam mendeteksi gangguan kecemasan dan depresi yang semakin meningkat di Indonesia.

“Mungkin yang baru-baru ini misalnya screening jiwa, kan dulu kita nggak pernah screening tuh. Sekarang, screening jiwa mulai dilakukan sejak anak SD,” ujar Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (5/2/2025).

Keputusan ini diambil setelah survei kesehatan terbaru menemukan bahwa 1 dari 10 orang di Indonesia mengalami gangguan kecemasan atau depresi.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA



Budi menjelaskan bahwa screening bertujuan untuk mendeteksi ciri-ciri awal gangguan mental, bukan memberikan diagnosa langsung.

Jika hasil screening menunjukkan potensi masalah, pasien akan diarahkan ke tenaga medis profesional untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kalau screening kan periksa apakah ada ciri-ciri atau nggak. Sesudah selesai screening, baru didiagnosa oleh ahlinya, lalu nanti diobati,” jelasnya.

Dia juga menegaskan bahwa proses ini mirip dengan pemeriksaan gula darah, di mana jika hasil screening menunjukkan angka tinggi, dokter akan mencari penyebab dan memberikan pengobatan yang sesuai.

Screening kesehatan mental dinilai sangat penting untuk penanganan dini, yang tidak hanya lebih efektif tetapi juga lebih murah dibandingkan pengobatan ketika kondisi sudah parah.

“Yang kita lakukan benar-benar screening di awal. Dengan screening, kita tahu ada potensi tidak sehat dan bisa ditangani lebih cepat serta lebih dini. Itu lebih murah,” ungkap Budi.

Ketika ditanya apakah satu kali screening bisa langsung mendeteksi semua masalah kesehatan mental seseorang, Budi memberi analogi wartawan sebagai contoh kasus.

“Bisa kelihatan, oh ini kira-kira wartawan ini stres apa nggak, anxiety apa nggak,” kata dia.

Langkah ini menjadi bagian dari revolusi kesehatan nasional, sejalan dengan program besar pemerintahan Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan screening sejak dini, diharapkan Indonesia bisa lebih siap menghadapi krisis kesehatan mental yang semakin mengkhawatirkan.(agr/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Kapolda Jateng, Irjen Hardi Siahaan dan Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma dilaporkan ke Divpropam Polri buntut penggeledahan di Pesantren Hamalatul Quran.
Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Dalam perhelatan bertema “USBR Mengabdi” ini, kampus menegaskan urgensi penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai modal utama lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang kian kompetitif.
Wapres Gibran 'Sentil' Masalah di Kalumpang Sulbar: Janjikan Perubahan untuk Wilayah 3T

Wapres Gibran 'Sentil' Masalah di Kalumpang Sulbar: Janjikan Perubahan untuk Wilayah 3T

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming berkomitmen penuh untuk membenahi berbagai persoalan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), termasuk di kawasan Kalumpang, Mamuju, Sulawesi Barat.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Pameran Motor IMOS 2026 Siap Digelar 10 Hari di ICE BSD, Catat Jadwal hingga Daftar Brandnya

Pameran Motor IMOS 2026 Siap Digelar 10 Hari di ICE BSD, Catat Jadwal hingga Daftar Brandnya

Pameran sepeda motor Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2026 dipastikan hadir dengan skala lebih besar dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
UNSP Bukukan Penjualan Rp 2,2 Triliun, Lonjakan Ekuitas Rp 8 Triliun, dan Targetkan Rp 3 Triliun pada 2026

UNSP Bukukan Penjualan Rp 2,2 Triliun, Lonjakan Ekuitas Rp 8 Triliun, dan Targetkan Rp 3 Triliun pada 2026

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) mencatatkan lonjakan ekuitas menjadi Rp 2,77 triliun dan pertumbuhan penjualan 19% hingga kuartal III 2026. Perseroan.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral