News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

UNSP Bukukan Penjualan Rp 2,2 Triliun, Lonjakan Ekuitas Rp 8 Triliun, dan Targetkan Rp 3 Triliun pada 2026

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) mencatatkan lonjakan ekuitas menjadi Rp 2,77 triliun dan pertumbuhan penjualan 19% hingga kuartal III 2026. Perseroan.
Senin, 2 November 2026 - 15:58 WIB
Ilustrasi uang rupiah dan dolar
Sumber :
  • Ilustrasi AI/ChatGPT

Jakarta, tvOnenews.com -  PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (“Perseroan” atau “UNSP”) berhasil membukukan peningkatan penjualan +19% ke Rp 2.215 miliar, peningkatan laba kotor +4% ke Rp 598 miliar, penurunan laba operasi -10% ke Rp 281 miliar dan penurunan EBITDA -3% ke Rp 419 miliar pada kuartal-3 2026 dibandingkan kuartal-3 2025.

Penjualan 97% ditopang oleh komoditas sawit dengan nilai penjualan Rp 2.157 miliar dan 3% dari komoditas karet Rp 58 miliar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perseroan juga berhasil memperkecil rugi bersih -32% ke Rp -43 miliar dibandingkan kuartal-3 2025. Perkembangan ini menjadi bagian dari upaya Perseroan dalam memperbaiki kinerja keuangan serta memperkuat fundamental bisnis secara bertahap. 
 

(Rp Miliar)                3Q-2026          3Q-2025              +/
Penjualan                     2.215                1.869              19%
Laba Kotor                       598                   576               4%
Laba Operasi                   281                   311             -10%
EBITDA                            419                   431               -3%
Rugi Bersih                      (43)                  (63)             -32%

 

Menatap sisa tahun buku 2026, Perseroan mematok target penjualan mencapai sekitar Rp 3 triliun serta membidik pencapaian laba bersih. Target optimistis ini ditopang oleh langkah pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) secara optimal dari kebun sendiri, sekaligus pembelian TBS dari kebun plasma dan pihak ketiga.

Penguatan Struktur Permodalan 

Perbaikan mendasar juga terjadi pada struktur permodalan UNSP. Per 30 September 2026, total aset Perseroan melonjak 115% menjadi Rp 7,489 triliun dibanding Rp 3,488 triliun pada akhir 2025. Lonjakan ini dipicu oleh revaluasi aset tanah dan tanaman produktif sebesar Rp 3,740 triliun untuk mencerminkan nilai wajar terbaru.

Pada saat yang sama, total liabilitas berhasil dipangkas hingga 46% dari Rp 8,759 triliun menjadi Rp 4,717 triliun. Penurunan beban kewajiban ini utamanya didorong oleh aksi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) melalui konversi utang menjadi saham senilai Rp 4,352 triliun.

Kombinasi aksi konversi utang dan revaluasi aset tersebut sukses melepaskan Perseroan dari posisi defisiensi modal. Ekuitas UNSP membaik sebesar Rp 8,043 triliun (naik 153%) hingga mencatatkan angka positif Rp 2,772 triliun, dari sebelumnya negatif Rp 5,271 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur & Investor Relations UNSP, Andi W. Setianto, menjelaskan bahwa Perseroan terus berupaya mengoptimalkan produktivitas aset kebun melalui program peremajaan (*replanting*) dan penggunaan bibit unggul.

“Perseroan terus berupaya mengoptimalkan produktivitas aset kebun melalui program peremajaan dan penggunaan bibit unggul. Strategi ini diarahkan untuk meningkatkan hasil produksi ton CPO per hektar dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang telah dimiliki untuk memperkuat daya saing dan profitabilitas Perseroan secara berkelanjutan. Optimalisasi produktivitas pabrik juga dilakukan dengan pembelian buah sawit dari petani yang tidak memiliki pabrik sekaligus membantu kesejahteraan mereka,” kata Andi W. Setianto.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Bupati Bandung Barat, Ritchie Ismail atau akrab disapa Jeje, sebelumnya turun langsung melihat kondisi tempat tinggal Mak Een. Dalam kunjungannya, Jeje mengaku
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Kapolda Jateng, Irjen Hardi Siahaan dan Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma dilaporkan ke Divpropam Polri buntut penggeledahan di Pesantren Hamalatul Quran.
Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Dalam perhelatan bertema “USBR Mengabdi” ini, kampus menegaskan urgensi penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai modal utama lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang kian kompetitif.
Wapres Gibran 'Sentil' Masalah di Kalumpang Sulbar: Janjikan Perubahan untuk Wilayah 3T

Wapres Gibran 'Sentil' Masalah di Kalumpang Sulbar: Janjikan Perubahan untuk Wilayah 3T

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming berkomitmen penuh untuk membenahi berbagai persoalan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), termasuk di kawasan Kalumpang, Mamuju, Sulawesi Barat.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT