GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Program Agroforestri Pangan, Pengamat: Percepat Swasembada Pangan dan Energi

Pemerintah saat ini terus mempercepat pencapaian swasembada pangan dengan menerapkan strategi yang tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga menjaga kelestarian alam
Kamis, 6 Februari 2025 - 11:40 WIB
Pemerhati Pangan dan Pertanian Nasional, Eko Margana (kanan) bersama Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana (kiri).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah saat ini terus mempercepat pencapaian swasembada pangan dengan menerapkan strategi yang tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga menjaga kelestarian alam. 

Salah satu langkah progresif yang diambil pemerintah adalah melalui penanaman padi gogo di lahan hutan, sebagai bagian dari program Agroforestri Pangan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Pemerhati Pangan dan Pertanian Nasional, Eko Margana, langkah ini membuka potensi besar untuk memanfaatkan sekitar 500.000 hektare lahan yang dapat dioptimalkan untuk tumpang sari dengan tanaman pangan. 

Tak hanya fokus pada peningkatan hasil pertanian, Eko juga menyoroti pentingnya pengembangan tanaman energi sebagai bagian dari upaya mencapai swasembada energi terbarukan.

"Penting untuk memanfaatkan potensi biomasa yang dimiliki hutan Indonesia, tidak hanya untuk ketahanan pangan, tetapi juga untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Selain itu, tanaman energi di lahan non-produktif bisa meningkatkan ketahanan energi yang ramah lingkungan," ujar Eko Margana dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (6/2/2025).

Namun, Eko Margana mengingatkan agar keberlanjutan lingkungan tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap langkah implementasi. 

Sebagai contoh, pencadangan lahan di kawasan hutan yang potensi luasnya mencapai 23,2 juta hektare perlu dikelola dengan hati-hati. Pengelolaan hutan yang baik, mencakup rehabilitasi serta pemanfaatan lahan non-produktif, menjadi kunci untuk mencegah deforestasi yang dapat memicu bencana alam.

Meskipun penanaman agroforestri pangan menjadi solusi bagi ketahanan pangan, penting untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian hutan. 

Hutan Indonesia tidak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga berfungsi sebagai penyangga ekosistem yang vital untuk pengaturan iklim, penyerapan karbon, dan perlindungan keanekaragaman hayati.

“Program perhutanan sosial dalam penanaman agroforestri memberi manfaat langsung bagi masyarakat dengan memberdayakan mereka sebagai pengelola kawasan hutan. Pengelolaan yang hati-hati dan bijaksana sangat diperlukan untuk menghindari dampak negatif pada ekosistem dan kesejahteraan masyarakat lokal,” jelasnya.

Dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan dan energi yang berkelanjutan, Eko Margana menegaskan pentingnya pemahaman ekosistem hutan, serta penerapan teknologi pertanian yang tepat guna. Indonesia diharapkan dapat menciptakan masa depan yang lebih mandiri dalam bidang pangan dan energi tanpa merusak lingkungan. 

“Sehingga keberhasilan program ini akan dirasakan tidak hanya oleh generasi saat ini, tetapi juga oleh generasi yang akan datang,” tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menggelar penanaman agroforestri pangan secara serentak di 17 provinsi di seluruh Indonesia pada Selasa (4/2/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan ini mencakup penanaman padi lahan kering serta Tanaman Serbaguna atau Multipurpose Tree Species (MPTS). Pusat pelaksanaan acara berada di areal Hutan Kemasyarakatan KTH Tani Jaya 4, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dengan luas penanaman sekitar 5 hektare.

Agroforestri pangan merupakan sistem pengelolaan hutan lestari yang diterapkan dalam kawasan hutan negara atau hutan adat. Sistem ini melibatkan masyarakat setempat atau masyarakat hukum adat sebagai pelaku utama dalam meningkatkan kesejahteraan, keseimbangan lingkungan, serta dinamika sosial budaya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Seorang perwira polisi berinisial EB harus rela kehilangan jabatannya sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Pahandut. 
Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Anjing pitbull yang menyerang anak perempuan berusia sembilan tahun di sebuah kompleks di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dikarantina. 
Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

PT MPK dibekukan perizinan berusaha oleh Kemenhut. Selain itu, Kemenhut juga menjatuhkan sanksi Paksaan Pemerintah karena kebakaran yang luas dan berulang di areal perusahaan tersebut di Kalimantan Barat.
Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di tengah konflik yang berkepanjangan dengan Amerika Serikat, Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengatakan pihaknya menemukan ladang gas baru dengan cadangan yang diperkirakan melebihi 200 miliar meter kubik (m3).
Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika Amerika Serikat melanjutkan perang ekonominya terhadap Teheran, Iran akan memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Hal ini diktakan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Iran Mohsen Rezaei, Ahad.

Trending

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Anjing pitbull yang menyerang anak perempuan berusia sembilan tahun di sebuah kompleks di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dikarantina. 
Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

PT MPK dibekukan perizinan berusaha oleh Kemenhut. Selain itu, Kemenhut juga menjatuhkan sanksi Paksaan Pemerintah karena kebakaran yang luas dan berulang di areal perusahaan tersebut di Kalimantan Barat.
Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di tengah konflik yang berkepanjangan dengan Amerika Serikat, Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengatakan pihaknya menemukan ladang gas baru dengan cadangan yang diperkirakan melebihi 200 miliar meter kubik (m3).
Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika Amerika Serikat melanjutkan perang ekonominya terhadap Teheran, Iran akan memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Hal ini diktakan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Iran Mohsen Rezaei, Ahad.
Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

“IRAN RUNTUH TOTAL!!! Presiden DJT (Donald J. Trump),” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Selengkapnya

Viral