News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KLHK: 59 persen sungai di Indonesia dalam kondisi tercemar berat

Ditjen PPKL Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengungkapkan 59 persen sungai di Indonesia masih dalam kondisi tercemar berat.
Rabu, 28 Juli 2021 - 01:14 WIB
Seorang anak mengambil sampah di Sungai Kali Baru, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOne

Pejabat Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (Ditjen PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengungkapkan 59 persen sungai di Indonesia masih dalam kondisi tercemar berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau dari data yang sudah saya rekap tahun 2020 ya, kondisi cemar berat dari 564 titik tadi itu ada 59 persen tercemar berat. Tapi yang kondisinya cemar sedang itu 26,6 persen, terus cemar ringan 8,9 persen,” kata Direktur Pengendalian Pencemaran Air Ditjen PPKL KLHK Luckmi Purwandari dalam wawancara melalui telepon di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan walaupun 59 persen sungai di Indonesia masih tercemar berat, tetapi saat ini telah mengalami perubahan kondisi yang lebih baik dibandingkan dengan tahun 2015 yang memiliki tingkat sungai tercemar berat sebesar 79,5 persen.

“Kalau kita lihat trennya dari 2015 hingga tahun 2020, yang kondisi cemar berat ini semakin menurun jumlahnya. Ini artinya, terjadi perbaikan kualitas air di Indonesia. Jadi pada tahun 2015 itu yang cemar berat sebanyak 79,5 persen sekarang sudah jadi 59 persen jadi mengalami perbaikan,” kata dia menjelaskan kondisi sungai-sungai tersebut saat ini.

Luckmi mengungkapkan sungai di Indonesia banyak tercemar oleh limbah kegiatan industri seperti migas dan pertambangan, limbah rumah tangga, dan peternakan. Limbah inilah yang menjadi penyebab biota-biota di aliran sungai tidak dapat hidup, karena kekurangan oksigen.

“Biota itu ada tumbuhan ada hewan kecil gitu ya. Pada intinya makhluk hidup di sungai butuh oksigen. Kalau sungai itu tercemar atau buruk, kandungan oksigennya itu menurun. Tentu kehidupan biota tersebut juga terganggu,” kata luckmi.

Dengan adanya perubahan kualitas air sungai saat ini, Luckmi mengatakan biota-biota yang sebelumnya hampir menghilang telah muncul kembali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi permasalahan tersebut, pihaknya juga telah melakukan dua hal utama untuk menjaga agar kondisi air sungai tetap baik. Hal pertama yang dilakukan adalah mengendalikan jumlah limbah dari sumber pencemar yang ada, seperti industri rumah tangga, limbah usaha skala kecil, dan peternakan.

“Kedua menstabilkan debit air, supaya debitnya pada saat musim hujan dan saat musim kemarau tidak timpang. Kalau musim hujan banjir, kalau musim kemarau kering nah itu tidak boleh terjadi,” kata dia menjelaskan apa yang dilakukan KLHK untuk mengatasi kondisi sungai.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemlu: Lebih dari 1.200 WNI Pulang dari Pusat Online Scam Myanmar Sejak 20 Februari-16 Juli 2026

Kemlu: Lebih dari 1.200 WNI Pulang dari Pusat Online Scam Myanmar Sejak 20 Februari-16 Juli 2026

Kemlu RI menyatakan lebih dari 1.200 warga negara Indonesia (WNI) dipulangkan dari pusat online scam.
Prabowo: Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Kita Bekerja Sangat Keras, Padat dan Cepat

Prabowo: Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Kita Bekerja Sangat Keras, Padat dan Cepat

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan seluruh jajarannya bekerja sangat keras hingga cepat menjelang dua tahun pemerintahannya. 
Marc Cucurella Ditagih Janji, Nah Lho!

Marc Cucurella Ditagih Janji, Nah Lho!

Pelatih Tim Nasional atau Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menegaskan bahwa Marc Cucurella harus menepati janjinya untuk menato wajah sang pelatih setelah La Furia Roja menjuarai Piala Dunia 2026.
Italia Pepet Pep Guardiola

Italia Pepet Pep Guardiola

Manajer Teknik Federasi Sepak Bola Italia yang baru, Paolo Maldini, sedang berupaya sekuat tenaga untuk merekrut Pep Guardiola sebagai pelatih baru tim nasional (timnas) untuk Kejuaraan Piala Eropa 2028.
Lamine Yamal Terlalu Muda untuk Sukses Sempurna

Lamine Yamal Terlalu Muda untuk Sukses Sempurna

Lamine Yamal mencatatkan namanya dalam buku sejarah usai membantu Spanyol juara Piala Dunia 2026 meski gol yang dicetak bukan dari kakinya.
Hati-hati! 4 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Bernasib Buruk Besok 21 Juli 2026

Hati-hati! 4 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Bernasib Buruk Besok 21 Juli 2026

Hati-hati! Empat zodiak diprediksi menghadapi tantangan pada 21 Juli 2026. Gemini rawan salah paham, hingga Pisces jangan terjebak overthinking.

Trending

Kemlu: Lebih dari 1.200 WNI Pulang dari Pusat Online Scam Myanmar Sejak 20 Februari-16 Juli 2026

Kemlu: Lebih dari 1.200 WNI Pulang dari Pusat Online Scam Myanmar Sejak 20 Februari-16 Juli 2026

Kemlu RI menyatakan lebih dari 1.200 warga negara Indonesia (WNI) dipulangkan dari pusat online scam.
Prabowo: Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Kita Bekerja Sangat Keras, Padat dan Cepat

Prabowo: Jelang Dua Tahun Pemerintahan, Kita Bekerja Sangat Keras, Padat dan Cepat

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan seluruh jajarannya bekerja sangat keras hingga cepat menjelang dua tahun pemerintahannya. 
Polda Jabar Bongkar Sindikat Judi Online Lintas Negara Berkedok Live Streaming Dazz Live dan Dazz X, Bos WNA Tiongkok Ditangkap

Polda Jabar Bongkar Sindikat Judi Online Lintas Negara Berkedok Live Streaming Dazz Live dan Dazz X, Bos WNA Tiongkok Ditangkap

Polda Jabar menangkap sindikat di bawah naungan PT Giant View Technology (GVT) yang memanfaatkan platform live streaming sebagai kedok untuk menjalankan aktivitas perjudian daring lintas negara.
Perikanan Jadi Andalan Papua Barat Daya, Produksi Ikan Sorong Lampaui 3,5 Juta Kilogram

Perikanan Jadi Andalan Papua Barat Daya, Produksi Ikan Sorong Lampaui 3,5 Juta Kilogram

Sepanjang 2025, aktivitas di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sorong tercatat mencapai 749 kapal dengan volume pendaratan ikan sebesar 3,57 juta kilogram dan nilai produksi lebih dari Rp86,2 miliar.
Dugaan Pungli Parkir di Festival Rontek Pacitan 2026, Dishub Beri Penjelasan

Dugaan Pungli Parkir di Festival Rontek Pacitan 2026, Dishub Beri Penjelasan

Festival Rontek 2026 Pacitan menyisakan polemik parkir liar. Warga mengaku dipungut tarif tanpa karcis oleh petugas beratribut Dishub, diduga memicu kebocoran PAD.
Kronologi Kericuhan Usai Final Piala Dunia 2026: Pemain Argentina Ngamuk, Cekik Garcia dan Nyaris Hajar Gavi

Kronologi Kericuhan Usai Final Piala Dunia 2026: Pemain Argentina Ngamuk, Cekik Garcia dan Nyaris Hajar Gavi

Selebrasi kemenangan Timnas Spanyol di final Piala Dunia 2026 ternyata sempat diwarnai kericuhan, setelah pemain Argentina mengamuk dan nyaris menghajar sejumlah pemain La Furia Roja.
Hasil Final Piala Dunia 2026: Spanyol Vs Argentina Lanjut Babak Perpanjangan Waktu Usai Hasil Imbang Tanpa Gol di 90 Menit Penuh 

Hasil Final Piala Dunia 2026: Spanyol Vs Argentina Lanjut Babak Perpanjangan Waktu Usai Hasil Imbang Tanpa Gol di 90 Menit Penuh 

Hasil pertandingan final Piala Dunia 2026, di mana aksi jual beli serangan di laga Argentina melawan Spanyol berakhir imbang tanpa gol.
Selengkapnya

Viral