News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perkuat Persatuan Bangsa, Prabowo Diminta Ajak Makan Bareng Para Mantan Presiden

Missy Derlen mengajak Presiden untuk mengundang mantan Presiden dan Wakil Presiden RI untuk makan bersama di Istana Presiden sebagai langkah nyata memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Kamis, 27 Februari 2025 - 20:58 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kiri) bersama Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Ke-7 Joko Widodo
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pendiri Gasmen (Gerakan Sahabat Komendan), Missy Derlen,  menyampaikan sebuah usulan strategis kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. 

Missy Derlen mengajak Presiden untuk mengundang mantan Presiden dan Wakil Presiden RI untuk makan bersama di Istana Presiden sebagai langkah nyata memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai tokoh yang peduli terhadap masa depan Indonesia, Missy Derlen menilai bahwa makan bersama antara pemimpin-pemimpin bangsa bukan sekadar acara sosial, melainkan simbol persatuan yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. 

"Indonesia Emas 2045 bukanlah sebuah mimpi, tetapi sebuah kenyataan yang bisa dicapai jika kita bersama-sama bergerak dalam satu arah. Persatuan adalah kunci utama, dan makan bersama di Istana Presiden akan menjadi langkah konkret untuk menunjukkan bahwa seluruh elemen bangsa, termasuk pemimpin negara, dapat bersatu meski ada perbedaan," kata Missy, kepada wartawan, Kamis (27/2/2025).

Missy, menambahkan bahwa Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar, baik di tingkat nasional maupun internasional. Untuk itu, dibutuhkan kerjasama lintas generasi dan lintas jabatan, termasuk dari mantan Presiden dan Wakil Presiden yang telah berpengalaman memimpin bangsa ini. 

"Makan bersama di Istana Presiden merupakan kesempatan yang langka dan sangat penting bagi para pemimpin bangsa untuk berbicara terbuka, merumuskan solusi bagi permasalahan bangsa, dan membangun visi bersama yang akan membawa Indonesia menuju kejayaan pada tahun 2045," ujarnya.

Menurut Missy, pengundangan makan bersama ini juga akan memperlihatkan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa para pemimpin bangsa, meskipun memiliki perbedaan pandangan, tetap satu dalam tujuan untuk kemajuan negara. 

"Inilah saat yang tepat bagi Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin dengan teladan, menunjukkan bahwa kebersamaan dan dialog adalah jalan terbaik dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat. Ini adalah langkah yang sangat diperlukan dalam upaya mengatasi perpecahan yang sering terjadi, serta mengingatkan kita semua akan semangat persatuan yang harus terus dijaga," tandas Missy.

Gasmen, sebagai gerakan yang memperjuangkan persatuan dan kemajuan bangsa, dengan tegas mendukung penuh usulan ini. 

"Kami dari Gasmen melihat pentingnya kolaborasi antara pemimpin masa kini dan masa lalu dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Makan bersama ini akan menjadi momen penting untuk memperkuat rasa kebangsaan kita, mengingatkan kita pada perjuangan bersama, dan merumuskan langkah-langkah strategis untuk mencapai Indonesia yang lebih baik," imbuhnya.

Lebih lanjut, Missy menyatakan bahwa jika pertemuan tersebut terwujud, Gasmen akan mengadakan perayaan untuk merayakan momen penting ini sebagai simbol persatuan bangsa. 

"Perayaan ini akan menjadi tanda bahwa Indonesia siap bergerak bersama menuju masa depan yang lebih baik," ungkap Missy.
Namun, jika ada pemimpin atau tokoh yang tidak menghadiri undangan Presiden Republik Indonesia, Gasmen akan mengutuk keras tindakan tersebut. 

"Mengabaikan kesempatan untuk bersatu adalah tindakan yang tidak bisa dibenarkan. Mereka yang tidak hadir menunjukkan ketidakinginan untuk memperjuangkan persatuan bangsa, dan ini adalah langkah mundur bagi masa depan Indonesia," tegasnya. 

Gasmen juga akan memberitahukan kepada seluruh masyarakat Indonesia apabila ada tokoh yang tidak hadir, bahwa mereka tidak layak lagi disebut sebagai negarawan. 

"Seorang negarawan sejati harus memprioritaskan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya, termasuk dalam mewujudkan persatuan yang sangat dibutuhkan saat ini. Ketidakhadiran mereka hanya akan menciptakan keretakan dan menghambat kemajuan Indonesia," tambah Missy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Missy berharap ajakan ini tidak hanya akan membawa manfaat bagi hubungan antara para pemimpin, tetapi juga memberi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu dan bergotong royong mewujudkan cita-cita bangsa. 

"Mari kita buktikan bahwa Indonesia mampu berdiri kokoh, bersatu, dan menjadi bangsa yang dihormati dunia pada 2045. Kita semua memiliki peran untuk mewujudkan visi besar ini, dengan tekad dan semangat kebersamaan," tutup Missy. (ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sosok Yang Hyo-jin Sulit Tergantikan, Fans Hillstate Tak Anggap Spesial Kedatangan Megawati Hangestri

Sosok Yang Hyo-jin Sulit Tergantikan, Fans Hillstate Tak Anggap Spesial Kedatangan Megawati Hangestri

Salah seorang fans Hillstate meminta agar semua pemain termasuk Megawati Hangestri untuk lebih bekerja keras di musim depan setelah Yang Hyo-jin pilih pensiun.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Pada Rabu

BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Pada Rabu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta cerah, pada Rabu.
Kurir Paket Nyasar ke Set Film Dunia, Plot Twist Iklan ShopeeVIP+ Ini Bikin Terhibur

Kurir Paket Nyasar ke Set Film Dunia, Plot Twist Iklan ShopeeVIP+ Ini Bikin Terhibur

Pernahkah Anda membayangkan sebuah arena permainan mematikan yang dijaga ketat oleh pasukan berseragam merah muda, tiba-tiba diinterupsi oleh kehadiran seorang kurir berseragam orens lengkap dengan helmnya?
Reaksi Media-Media Italia usai Jay Idzes Dikonfirmasi Alami Cedera Otot dan Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

Reaksi Media-Media Italia usai Jay Idzes Dikonfirmasi Alami Cedera Otot dan Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

Media-media Italia berbondong-bondong memberikan reaksi setelah Jay Idzes dikonfirmasi mengalami cedera otot. Sang bek Timnas Indonesia dipastikan bakal absen di FIFA ASEAN Cup 2026.
KOVO Tambah Kuota Pemain Asia Musim Depan, 3 Pevoli Putri Indonesia Ini Bisa Susul Megawati Hangestri

KOVO Tambah Kuota Pemain Asia Musim Depan, 3 Pevoli Putri Indonesia Ini Bisa Susul Megawati Hangestri

Langkah Megawati Hangestri berkarier di Korea Selatan berpeluang diikuti oleh 3 pevoli putri Indonesia ini setelah KOVO buka tambahan untuk kuota pemain Asia.

Trending

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Resmi Menjabat, Menkeu Suahasil Nazara Ucapkan Terima Kasih saat Bertemu Purbaya

Resmi Menjabat, Menkeu Suahasil Nazara Ucapkan Terima Kasih saat Bertemu Purbaya

Prosesi serah terima jabatan Menkeu Purbaya ke Suahasil Nazara, berlangsung di Aula Mezzanine, Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa (15/9).
John Herdman Dibuat Pusing oleh Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Absen dii FIFA ASEAN Cup Usai Sassuolo Ungkap Kondisi Cedera

John Herdman Dibuat Pusing oleh Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Absen dii FIFA ASEAN Cup Usai Sassuolo Ungkap Kondisi Cedera

Kemenangan Jay Idzes bersama Sassuolo atas Juventus dibayar mahal dengan cedera yang menerpa sang pemain Timnas Indonesia di Stadion Monzu, Senin (14/9/2026) dini hari WIB. 
Kronologi Lengkap Serda Ahmad Tewas Dikeroyok Seniornya, Harusnya Beli Mi Kuah Malah Mi Goreng

Kronologi Lengkap Serda Ahmad Tewas Dikeroyok Seniornya, Harusnya Beli Mi Kuah Malah Mi Goreng

Dugaan kekerasan itu disebut bermula dari persoalan sepele. Serda Ahmad diminta membeli mi kuah oleh seniornya di TNI AU akan tetapi ia pulang membawa mi goreng
Selengkapnya

Viral