News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reza Indragiri soal Pernyataan Hasan Nasbi Kepala Babi Dimasak Saja: Itu Versi Lunak dari "Ndasmu"

Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel turut menyoroti pernyataan Kepala Komunikasi Kepresiden Republik Indonesia, Hasan Nasbi saat merespons perihal dugaan teror kepala babi yang dikirim ke kantor media Tempo beberapa waktu lalu.
Senin, 24 Maret 2025 - 15:55 WIB
Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel turut menyoroti pernyataan Kepala Komunikasi Kepresiden Republik Indonesia, Hasan Nasbi saat merespons perihal dugaan teror kepala babi yang dikirim ke kantor media Tempo beberapa waktu lalu.

Pasalnya, pada saat ditanyakan wartawan terkait respons istana soal dugaan teror terhadap kebebasan pers, Hasan Nasbi justru menjawab dengan pernyataan yang nyeleneh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kala itu, Hasan Nasbi mengatakan bahwa kepala babi yang telah dipotong telinganya itu tidak perlu diambil pusing. Dia justru menyampaikan idenya agar kepala babi itu dimasak saja. 

Menyikapi hal itu, Reza Indragiri mengkritik pernyataan Hasan Nasbi. Menurutnya, pernyataan Hasan Nasbi itu mengandung dua hal.

Pertama, Reza menilai Hasan Nasbi telah menyepelekan harkat hidup manusia.

"Anggaplah babi bisa dikonsumsi oleh kalangan tertentu. Tapi dalam situasi ini, babi disembelih bukan dalam konteks konsumsi," ucap Reza, Senin (24/3/2025).

Reza menjelaskan, kepentingan penyembelihan adalah ekspresi kemarahan sekaligus intimidasi terhadap pihak penerima kepala babi.

"Intimidasi adalah pidana. Cek Pasal 335 dan 448 KUHP. Ini mirip dengan peristiwa pengiriman kepala anjing ke Habib Bahar bin Smith sekian tahun lalu," ungkap Reza.

"Apakah sekiranya, kepala babi dikirim ke rumah Jokowi, apakah Hasan Nasbi akan mengeluarkan pernyataan serupa?," sambungnya.

Reza Indragiri menyebut pernyataan Hasan Nasbi sebagai versi lunak dari 'ndasmu' yang kerap disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto.

"Fasih betul Hasan Nasbi meng-cover version-kan perkataan Presiden Prabowo," ujarnya.

Lebih jauh, Reza menilai, ulah Hasan Nasbi itu sangat disesalkan, mengingat belum lama ini Presiden Prabowo mengundang para pemimpin redaksi ke Hambalang.

"Silaturahim hangat itu memberikan makna betapa pentingnya media dan wartawan di mata Presiden," katanya.

Kedua, Reza menyoroti pernyataan nyeleneh Hasan Nasbi itu sebagai penihilan terhadap hak hidup binatang.

"Sentimen negatif terhadap Tempo. Tapi kenapa pengekspresiannya dilakukan lewat tindak kekerasan terhadap binatang? Penyiksaan binatang merupakan pelanggaran pasal 302 dan 540 KUHP," ucap Reza.

Sekaligus, kata Reza, pernyataan Hasan Nasbi itu sangat kontras dengan sikap Prabowo yang sangat menyayangi satwa.

"Kuda, bahkan kucing disayang Prabowo," tandasnya.

Perlu diketahui, peristiwa ini bermula saat wartawan kantor Tempo yakni Francisca Christy Rosana atau Cica yang mendapatkan kiriman kepala babi tanpa telinga.

Tempo hingga sejumlah pihak menilai bahwa kiriman tersebut sebagai ancaman terhadap kebebasan pers. 

Terutama, Cica adalah bagian dari tim Bocor Alus Politik yang menyajikan produk jurnalisme investigatif.

Usai kejadian tersebut, awak media meminta tanggapan dari Istana melalui Hasan. Namun, Hasan menyarankan agar kepala babi tersebut untuk dimasak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sudah dimasak saja, sudah dimasak saja,” kata Hasan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/3/2025).

Usai pernyataan tersebut disampaikan hingga menimbulkan polemik di kalangan seluruh masyarakat. (rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Fakta Terbaru dari Viralnya Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Diduga Punya "Fasilitas Mewah"

3 Fakta Terbaru dari Viralnya Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Diduga Punya "Fasilitas Mewah"

Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Hasil temuannya jadi viral dimedia sosial hingga mendapatkan respons tegas.dari Menimipas, berikut penjelasannya.
PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

Rano Karno menyampaikan bahwa masa berkabung ini harus menjadi momentum bersama untuk terus menjaga api semangat dan kepedulian mendiang Guruh Soekarnoputra terhadap rakyat kecil.
Skandal Mesum Pegawai di Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Skandal Mesum Pegawai di Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Surabayan-Sukodadi, Kabupaten Lamongan, dipastikan bakal dihentikan secara permanen terhitung mulai Senin, ..
Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo minta doa dan bimbingan para ulama bagi seluruh personel Polri yang menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan,
Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Kedua putusan tersebut menyentuh dua aspek fundamental dalam hubungan antara perusahaan asuransi dan pemegang polis
Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Skateboarder muda Indonesia, Ni Wayan malana sukses mengunci satu tempat di babak final nomor Street Putri Asian Games 2026.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral