GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Kota Serang Tewas Dikeroyok Anggota TNI AD, Polisi Tetapkan Dua Orang Sipil Jadi Tersangka

Seorang warga Kota Serang, Banten didapati tewas usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh dua anggota TNI AD.
Minggu, 20 April 2025 - 20:03 WIB
Ilustrasi mayat.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang warga Kota Serang, Banten didapati tewas usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh dua anggota TNI AD.

Kasat Reskrim Polresta Serang Kota, Kompol Salahuddin mengatakan pihaknya mendapati keterlibatan dua warga sipil berinisial MS (24) dan JH (24) yang ikut serta bersama anggota TNI AD dalam aksi pengeroyokan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya dua warga sipil tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan yang terjadi.

"Terkait kasus ini diduga pelaku empat orang, dua diduga oknum TNI sudah diamankan di Denpom Serang, dua pelaku lainnya telah diserahkan oleh pihak Denpom kepada Satreskrim Polresta Serang Kota untuk diproses hukum lebih lanjut," kata Salahuddin kepada awak media, Jakarta, Minggu (20/4/2025).

Salahuddin menuturkan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait motif keempat pelaku yang tega melakukan aksi pengeroyokan hingga menewaskan korbannya.

Salahuddin menegaskan jika kepolisian menjamin proses hukum terhadap para pelaku aksi pengeroyokan tersebut.

"Menjamin proses hukum berjalan adil dan transparan," ungkapnya. 

Sebelumnya diberitakan, Salahuddin mengatakan pelaku pengeroyokan tak hanya melibatkan anggota TNI AD melainkan dua warga sipil berinisial MS (24) dan JH (24).

Menurutnya korban tewas itu menjadi aksi salah sasaran dalam insiden pengeroyokan yang melibatkan dua anggota TNI AD tersebut.

Kata Salahuddin, aksi pengeroyokan dipicu korban yang mencoba melerai para pelaku yang sempat bersitegang dengan pengendara lain saat menumpangi sebuah mobil secara bersamaan.

"Korban coba melerai pertengkaran justru jadi sasaran kekerasan," kata Salahuddin kepada awak media, Jakarta, Minggu (20/4/2025).

Salahuddin menuturkan saat melerai perkelahian yang terjadi, korban malah menjadi sasaran amukan para pelaku.

Alhasil, para pelaku secara membabi buta mengeroyok korban hingga membuat tak sadarkan diri di tepi jalan.

"Korban terluka parah dan tergeletak di jalan," katanya.

Korban yang sudah tak berdaya di tengah jalan pun dibantu warga untuk dilarikan ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Naas, nyawa korban tak tertolong usai mendapat perawatan intensif akibat aksi pengeroyokan membabi buta itu.

Korban tewas pada Jumat (18/4/2025) sejak dirawat instnsif pada saat peristiwa pengeroyokan terjadi yakni Selasa (15/4/2025).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Anjing pitbull yang menyerang anak perempuan berusia sembilan tahun di sebuah kompleks di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dikarantina. 
Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

PT MPK dibekukan perizinan berusaha oleh Kemenhut. Selain itu, Kemenhut juga menjatuhkan sanksi Paksaan Pemerintah karena kebakaran yang luas dan berulang di areal perusahaan tersebut di Kalimantan Barat.
Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di tengah konflik yang berkepanjangan dengan Amerika Serikat, Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengatakan pihaknya menemukan ladang gas baru dengan cadangan yang diperkirakan melebihi 200 miliar meter kubik (m3).
Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika Amerika Serikat melanjutkan perang ekonominya terhadap Teheran, Iran akan memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Hal ini diktakan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Iran Mohsen Rezaei, Ahad.
Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

“IRAN RUNTUH TOTAL!!! Presiden DJT (Donald J. Trump),” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Trending

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Anjing pitbull yang menyerang anak perempuan berusia sembilan tahun di sebuah kompleks di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dikarantina. 
Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

PT MPK dibekukan perizinan berusaha oleh Kemenhut. Selain itu, Kemenhut juga menjatuhkan sanksi Paksaan Pemerintah karena kebakaran yang luas dan berulang di areal perusahaan tersebut di Kalimantan Barat.
Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di tengah konflik yang berkepanjangan dengan Amerika Serikat, Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengatakan pihaknya menemukan ladang gas baru dengan cadangan yang diperkirakan melebihi 200 miliar meter kubik (m3).
Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika Amerika Serikat melanjutkan perang ekonominya terhadap Teheran, Iran akan memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Hal ini diktakan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Iran Mohsen Rezaei, Ahad.
Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

“IRAN RUNTUH TOTAL!!! Presiden DJT (Donald J. Trump),” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Selengkapnya

Viral