GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Didesak untuk Bubar, GRIB Jaya Ormas Pimpinan Hercules Tak Gentar, Sebut Hukum Harus Jadi Panglima Tertinggi

Didesak untuk bubar oleh 100 advokat, Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya ormas pimpinan Rosario de Marshal tak gentar dengan desakan itu. 
Selasa, 13 Mei 2025 - 09:14 WIB
Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshal alias Hercules
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Didesak untuk bubar oleh 100 advokat yang tergabung dalam Tim Advokat Penegak Hukum Anti Premanisme (Tumpas), Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya ormas pimpinan Rosario de Marshal tak gentar dengan desakan itu. 

Mewakili Hercules dan GRIB Jaya, Kabid Humas dan Publikasi GRIB Jaya Marcel Gual mengatakan ormas tersebut berjalan sesuai arahan Ketua Umum Hercules. Dimana arahannya adalah tidak boleh ada yang melanggar hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hukum itu harus menjadi panglima tertinggi,” kata Marcel dikutip pada Selasa (13/5/2025). 

Marcel menegaskan apabila ada anggota-anggota GRIB Jaya yang bertindak tak sesuai arahan, maka pihaknya mempersilakan pihak berwenang untuk mengatasi hal tersebut.

tvonenews

 

“Jadi jika ada anggota kami, kader-kader kami, yang bertindak (tidak sesuai aturan), tindak, tangkap, bawa ke polisi. Kami memberi ruang yang seluas-luasnya untuk itu,” jelasnya. 

Sebelumnya, dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi III DPR RI pada Rabu (7/5/2025) lalu, Tumpas mendesak agar GRIB Jaya segera dibubarkan dan Hercules segera ditangkap. 

“Saya sebut nama saja. Kita sudah sama-sama tahu, tidak usah pura-pura tidak tahu ada salah satu orang namanya Hercules itu telah melakukan perbuatan melawan hukum,” kata salah satu advokat Tumas, yakni Rapen Sinaga.

Selain itu, Rapen menyebut Hercules adalah sosok yang “berani” membawa-bawa nama Presiden RI Prabowo Subianto seolah-olah dia dilindungi oleh kepala negara. 

“Tangkap! Kami sampaikan tangkap karena perbuatannya. Lewat badan koordinasi yang berkoordinasi dengan DPR RI contohnya polisi seharusnya langsung ditangkap,” terangnya. 

Tak hanya itu, dia juga menilai GRIB Jaya sudah masuk dalam kategori ormas yang layak dibubarkan. 

“Dan organisasi yang bernama GRIB Jaya seharusnya dia pun sudah bisa dikategorikan untuk dibubarkan. Maka ini menjadi penting kami sampaikan ke Komisi III DPR RI minta polisi tindak tegas,” sambung dia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, Rapen dan 99 advokat lainnya juga meminta agar Komisi III DPR RI membentuk panja khusus untuk menangani aksi premanisme. 

“Kami meminta Komisi III untuk membentuk panja khusus ini. Kita tahu pemerintah sudah membentuk satgas. Komisi III perlu untuk membentuk panja khusus menangani aksi premanisme,” harapnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan vonis 5 tahun penjara eks Sekretaris MA Nurhadi. KPK berharap putusan memberi efek jera.
Agen Korea Chris Kim Spill Fasilitas yang akan Didapat Megawati Hangestri Selama di Hillstate

Agen Korea Chris Kim Spill Fasilitas yang akan Didapat Megawati Hangestri Selama di Hillstate

Jelang gabung Hillstate pada akhir Juni mendatang, agen Korea Chris Kim menjabarkan fasilitas apa yang nantinya akan didapat Megawati Hangestri selama di Korea.
Soal Marak Dugaan Teror Pocong, Polda Metro Jaya Ambil Langkah Ini

Soal Marak Dugaan Teror Pocong, Polda Metro Jaya Ambil Langkah Ini

Polda Metro Jaya buka suara soal maraknya dugaan teror pocong yang muncul di wilayah hukumnya. Insiden ini diduga merupakan sebuah modus kejahatan. Polda Metro
Lelang Aset Negara Raup Hampir Rp1 Triliun, Ini Pentingnya Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel

Lelang Aset Negara Raup Hampir Rp1 Triliun, Ini Pentingnya Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel

Keberhasilan lelang aset negara tidak hanya diukur dari besarnya angka transaksi, tetapi juga dari tingkat transparansi pelaksanaannya. Sistem lelang terbuka dinilai mampu mencegah
MacBook Neo Baru Rilis dan Warnanya Bikin Susah Pilih, Spek Murahnya Malah Bikin Kaget

MacBook Neo Baru Rilis dan Warnanya Bikin Susah Pilih, Spek Murahnya Malah Bikin Kaget

MacBook Neo resmi rilis di Indonesia dengan harga Rp10 jutaan, desain warna-warni, chip A18 Pro, dan baterai tahan lama.
Ephorus HKBP Victor Tinambunan Tinjau Persiapan HUT ke-165 di GBK, Fokus Ibadah Syukur

Ephorus HKBP Victor Tinambunan Tinjau Persiapan HUT ke-165 di GBK, Fokus Ibadah Syukur

Panitia Nasional Hari Ulang Tahun (HUT) ke-165 Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) mulai mematangkan persiapan ibadah raya di Stadion Gelora Bung Karno (GBK),

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Selengkapnya

Viral