News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kakak Kandung Mayor CPL Anda Rohanda Syok Saat Mendengar Adiknya Jadi Korban Ledakan Amunisi Garut

Keluarga dari Mayor CPL Anda Rohanda korban ledakan pemusnahan amunisi apkir di Garut, Jawa Barat merasa syok dan kehilagan alamarhum. Begini katanya......
Selasa, 13 Mei 2025 - 13:53 WIB
Ledakan Pemusnahana Amunisi Kadaluarsa di Garut Tewaskan 13 Orang Dinatara Konlonel dan Mayor TNI
Sumber :
  • Istimewa

Bandung, tvOnenews.com - Keluarga dari Mayor CPL Anda Rohanda korban ledakan pemusnahan amunisi apkir di Garut, Jawa Barat merasa syok dan kehilagan alamarhum. 

Keluarga tidak menyangkan almarhum meninggal dunia saat bertugas melakukan pemusnahan amunisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu diungkapkan Kaka Kandung Korban Oyib Gunawan (58) bahwa saat mendengar kejadian itu kaget bahkan istrinya syok dan pingsan.

"Syok, istri saya kemarin pingsan. Saya sendiri pusing," kata Oyib Gunawan (58) kakak kandung korban di rumah duka di kawasan Cinunuk, Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa (13/5/2025).

Ledakan amunisi di Garut
Ledakan amunisi di Garut
Sumber :
  • Istimewa

 

Oyib mengenal sosok adiknya sebagai orang yang baik. Ia bahkan sering mendengar dari rekan-rekan adiknya dan anak buahnya bahwa almarhum orang baik.

"Almarhum baik, gak ada itunya gak ada masalah ke anak buahnya baik banyak yang cerita," kata dia.

Oyib mengaku pertama kali mendapatkan informasi adiknya meninggal saat bertugas dari media massa. 

Namun, sebelum itu beberapa rekan kerja almarhum sudah menghubunginya dan menanyakan almarhum tengah dinas dimana. 

"Saya mendengar informasi dari temannya sekitar setengah satu siang kemarin, 'Oyib tahu gak pak Rohanda dinasnya dimana', siap di Gupusmi 3 Jakarta. 'Sekarang lagi dimana dinas luar? Pameungpeuk," ucap dia menirukan percakapan dengan rekan kerja almarhum.

Oyib mengaku beberapa rekan kerja almarhum menanyakan kepastian apakah adiknya meninggal dunia saat bertugas. 

Namun, ia mengaku belum mengetahui hal itu hingga akhirnya mendapat kabar dari media massa nama adiknya berada di list korban meninggal dunia. 

Ia menyebut adiknya lama bertugas di Palembang dan kemudian dipindahkan ke Jakarta. 

Oyib mengatakan almarhum sehari-hari bertugas di bagian amunisi termasuk pekerjaannya memusnahkan amunisi yang tidak laik pakai. 

Oyib mengaku almarhum sudah berada di Pameungpeuk sejak tanggal 1 Mei dan rencana berada di sana dua pekan ke depan. Namun, pada hari ke 12 terjadi ledakan di area pemusnahan tersebut. 

"Sejak tanggal 1 Mei di sana dua pekan rencananya, pas hari ke 12 meninggal," ungkap dia.

Berikut nama-nama korban meninggal dunia dalam ledakan amunisi Garut:

1. Agus Bin Kasmin alamat Kampung Cimerak Kecamatan Cibalong
2. Ipan Bin Omar alamat Kampung Cimerak Kecamatan Cibalong
3. Anwar Bin Inon alamat Kampung Cidahon Kecamatan Pameungpeuk
4. Endang alamat Singajaya
5. Yus Ibing Bin Inon alamat Kampung Cidahon Kecamatan Pameungpeuk
6. Iyus Rijal alamat Kampung Cimerak Kecamatan Cibalong
7. Toto Alamat Kampung Cimerak Kecamatan Cibalong
8. Dadang, alamat Kampung Sakambangan Kecamatan Cibalong
9. Rustiawan, alamat Kampung Cimerak Kecamatan CibalongAnggota TNI
10. Kolonel CPL Antonius Hermawan Tim GUPUSMI 3 Jakarta
11. Mayor COL Anda Rohanda, Tim GUPUSMI 3 Jakarta
12. KOPDA Eri Dwi Priambodo tim GUPUSMI 3 Jakarta
13. PRATU April Setiawan, Tim GUPUSMI 3 Jakarta

(cep/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan
KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan tim internal terkait adanya dugaan intimidasi terhadap saksi kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.

Trending

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Selengkapnya

Viral