GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tampang Bos Pemilik 2 Ton Sabu di Kepulauan Riau, BNN dan Polisi Sebar Wajah Sang Pengendali Penyelundupan Narkotika

Badan Narkotika Nasional (BNN) masih memburu bos pengendali penyelundupan 2 ton sabu di Kepulauan Riau. Ini tampang dua buron yang masih diburu BNN dan polisi..
Senin, 26 Mei 2025 - 19:12 WIB
Ini tampang bos penyelundupan 2 ton sabu di Kepulauan Riau
Sumber :
  • dok BNN

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) masih memburu bos pengendali penyelundupan 2 ton sabu di Kepulauan Riau.

Kedua orang yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu adalah Chanchai alias Jacky Tan pengendali penyelundupan narkotika, dan Ko Khao seorang warga negara Myanmar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya BNN Bersama tim gabungan Polri/TNI, Bea Cukai, BIN, Kejaksaan, BPOM, dan Imigrasi telah menangkap dan menetapkan enam tersangka dalan kasus penelundupan 2 ton narkoba tersebut.

Dari ke enam tersangka tersebut, empat di antaranya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), dan dua lainnya merupakan warga Thailand.

BNN Gagalkan Penyelundupan 2 Ton Sabu di Kepri
BNN Gagalkan Penyelundupan 2 Ton Sabu di Kepri
Sumber :
  • Antara

 

Adapun ke enam tersangka tersebut adalah, Fandi Ramadhani sebagai masinis 1, Leo Chandra Samosir sebagai jurumudi, Richard Halomoan seorang mualim 1 atau chp officer, Hasiholan Samosir sebagai narkoda kapal, Teerapong Lekpradube warga Thailand sebagai jurumudi, Weerapat Phong Wan seorang warga Thailand sebagai Kepala Kamar Mesin.

Kronologi BNN Gagalkan Penyelundupan 2 Ton Sabu

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Marthinus Hukom memerintahkan anggota untuk melakukan pengamanan dan pengawalan ketat terhadap barang bukti sabu dalam jumlah besar yang ditemukan di Kapal MT Sea Dragon Tarawa.

Saat meninjau kapal tersebut di dermaga Bea Cukai Batam Tanjung Uncang, Kepulauan Riau, Rabu (21/5), ia menyebutkan penyitaan yang dilakukan BNN tersebut merupakan prestasi terbesar sepanjang sejarah pengungkapan narkotika di Indonesia.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Marthinus Hukom dalam konferensi pers di Batam, Senin (26/5/2025).
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Marthinus Hukom dalam konferensi pers di Batam, Senin (26/5/2025).
Sumber :
  • BNN

 

"Berdasarkan temuan petugas gabungan, sabu ditemukan dalam dus-dus tersembunyi pada kompartemen khusus di lambung kapal," kata Komjen Pol. Marthinus, seperti dikonfirmasi di Jakarta, Senin (26/5/2025).

Dia mengungkapkan berdasarkan temuan tim gabungan, terdapat 67 dus berwarna cokelat yang sudah dibungkus plastik dalam temuan. Di dalam masing-masing dus, berisi bungkusan teh China berisi sabu.

Dari kasus penyelundupan narkotika jenis sabu di Kapal MT Sea Dragon itu, tim gabungan juga berhasil membekuk enam orang anak buah kapal (ABK), yang terdiri dari empat orang warga negara Indonesia (WNI) dan dua orang warga negara asing (WNA) asal Thailand.

Marthinus menuturkan pengungkapan kasus penyelundupan narkotika kali ini merupakan bukti nyata kolaborasi antarinstansi dapat memberikan hasil luar biasa dalam upaya pemberantasan narkotika guna melindungi bangsa dari ancaman narkoba.

"Hingga saat ini, BNN bersama tim gabungan masih melakukan gelar perkara dan penghitungan jumlah barang bukti narkotika yang disita," tuturnya.

Dalam peninjauan kapal itu, Kepala BNN didampingi Kapolda Kepulauan Riau Asep Safrudin, Komandan Lantamal Kepulauan Riau Berkat Widjanarko, Direktur Interdiksi Narkotika Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Syarif Hidayat, Direktur Interdiksi BNN Tery Zakiar Muslim, dan Direktur Pengejaran BNN Roy Hardi Siahaan.

Para pejabat yang hadir turut memeriksa isi kapal yang mengangkut narkotika jenis sabu tersebut. (ebs/muu)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fakta-Fakta Kasus Mayat dalam Koper di Brebes, Jari Terlihat dari Celah Resleting hingga Motif Pelaku Kesal saat Ditagih Utang

Fakta-Fakta Kasus Mayat dalam Koper di Brebes, Jari Terlihat dari Celah Resleting hingga Motif Pelaku Kesal saat Ditagih Utang

Fakta-fakta kasus mayat dalam koper di Brebes, Jawa Tengah, akhirnya terkuak. Hal ini bermula dari ditemukannya koper misterius di sebuah rumah kosong pada Senin (16/2/2026) lalu. 
Deretan Fakta Terbaru Kasus Kematian Mahasiswi di Apartemen Cikarang, Buntut Tewas Diduga Tenggak Obat Aborsi

Deretan Fakta Terbaru Kasus Kematian Mahasiswi di Apartemen Cikarang, Buntut Tewas Diduga Tenggak Obat Aborsi

Berikut fakta terbaru hasil penyelidikan kasus kematian mahasiswi, PAF (20) yang ditemukan tewas di Apartemen Riverview Tower Mahakam, Cikarang Utara, Bekasi..
Jelang Ramadan, BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan Ringan Hingga petir Hari Ini

Jelang Ramadan, BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan Ringan Hingga petir Hari Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Rabu.
Emas Pegadaian Rontok Berjamaah, Galeri24 Balik ke Level Rp2,94 Juta per Gram

Emas Pegadaian Rontok Berjamaah, Galeri24 Balik ke Level Rp2,94 Juta per Gram

Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan perdagangan Selasa pagi
Diskotek di Jakarta Wajib Tutup H-1 Ramadhan hingga H+3 Lebaran

Diskotek di Jakarta Wajib Tutup H-1 Ramadhan hingga H+3 Lebaran

Ketentuan tersebut dikeluarkan sebagai bagian dari penyesuaian aktivitas usaha pariwisata guna menjaga ketertiban dan menghormati nilai keagamaan masyarakat selama Ramadhan.
Omongan Jujur Sergio Castel soal Persib, Striker Asal Spanyol Itu dari Awal Sudah Tahu Kualitas Skuad Bojan Hodak

Omongan Jujur Sergio Castel soal Persib, Striker Asal Spanyol Itu dari Awal Sudah Tahu Kualitas Skuad Bojan Hodak

Sergio Castel bicara jujur soal kesan pertamanya berada di dalam Persib Bandung. Sergio Castel merupakan striker baru Persib Bandung yang berasal dari Spanyol.

Trending

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Status kontrak Joao Felix dengan Al Nassr sedang menjadi perbincangan. Salah seorang junalis Arab Saudi membongkar detail kontrak pemain Portugal tersebut.
Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Tips puasa Ramadhan ala Ade Rai, hindari makan bahan ini saat sahur dan berbuka, tubuh akan sehat dan badan ideal.
Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Betrand Peto ungkap perbandingan saat dirinya tinggal dengan Sarwendah dan Ruben Onsu. Seperti apa? Simak informasi selengkapnya dalam artikel di bawah ini!
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 19 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan hari ini.
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026. Dari SKB 3 Menteri, tidak ada Libur Nasional & Cuti Bersama pada Rabu, 18 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT