News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak! Misteri Plat Nomor Hijau di Indonesia, Mobil Mewah Bebas Pajak yang Tak Boleh Keluar Batam

Plat nomor hijau di Batam bebas pajak tapi tak boleh keluar FTZ. Simak arti huruf X, Z, V dan aturan ketat di balik mobil mewah berpelat hijau ini!
Kamis, 29 Mei 2025 - 12:09 WIB
Terkuak! Misteri Plat Nomor Hijau di Indonesia, Mobil Mewah Bebas Pajak yang Tak Boleh Keluar Batam
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Sebuah pemandangan tak biasa bisa Anda temui di jalanan Kota Batam, Kepulauan Riau. Mobil-mobil berkilau dengan harga fantastis melintas mulus, namun ada satu hal yang mencolok—pelat nomornya berwarna hijau terang.

Bukan gaya baru atau tren modifikasi, melainkan simbol kekuatan hukum yang tak main-main: bebas bea masuk dan pajak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tapi, jangan buru-buru kagum. Di balik pelat hijau itu, tersimpan sistem ketat yang hanya berlaku di wilayah tertentu. Ya, mobil dengan pelat hijau tulisan hitam ini bukan untuk semua orang—dan tidak bisa sembarangan keluar dari zona peredarannya.

Mobil Bebas Pajak, Tapi Hanya untuk 'Negeri di Dalam Negeri'

Berdasarkan Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2021, pelat hijau bukanlah kendaraan listrik seperti di Tiongkok. Di Indonesia, pelat hijau menandai kendaraan yang beroperasi di Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone/FTZ) dan mendapat fasilitas pembebasan bea masuk serta sejumlah pajak lain seperti PPN dan PPnBM.

Wilayah seperti Batam, Bintan, dan Karimun adalah zona-zona khusus yang mendapatkan status FTZ. Di sinilah pelat hijau berkuasa.

Menurut PMK Nomor 34/PMK 04/2021, kendaraan dengan pelat hijau tidak boleh dioperasionalkan atau dimutasikan ke wilayah lain di Indonesia. Artinya, mobil mewah dengan harga miring itu harus tetap berada di kandangnya. Jika nekat keluar dari zona FTZ, sanksi berat menanti.

Tanda Khas: Huruf 'X', 'Z', atau 'V' di Akhir Plat

Kendaraan pelat hijau ini juga punya identitas unik. Huruf belakang seperti X, Z, atau V bukan sekadar kode acak. Huruf-huruf ini adalah penanda resmi yang menunjukkan bahwa kendaraan tersebut telah mendapat fasilitas pembebasan fiskal.

Dalam unggahan resminya, KPU Bea Cukai Batam menegaskan bahwa harga kendaraan di Batam bisa jauh lebih murah dibandingkan wilayah lain, justru karena sistem FTZ ini. Pelat hijau menjadi penanda mutlak—tak bisa disangkal dan tak boleh disalahgunakan.

Waspada: Jangan Tergoda Manisnya Plat Hijau

Godaan memiliki kendaraan pelat hijau memang besar. Siapa tak tergiur mobil impor tanpa bea masuk, dengan harga miring dan tampilan eksklusif? Tapi perlu diingat: hanya warga atau entitas di kawasan FTZ yang berhak mengoperasikan kendaraan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih jauh, kendaraan ini tidak bisa didaftarkan ulang atau dimutasikan ke wilayah lain, karena statusnya bukan kendaraan umum nasional, melainkan bagian dari sistem perdagangan bebas.

Jangan sampai pelat hijau membuat Anda tergelincir hukum. Salah mengoperasikan bisa berarti pelanggaran peraturan perundang-undangan—dan bukan tidak mungkin berujung penyitaan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Bersama Dai, arah pembangunan perbatasan ke depan ditujukan untuk mengubah citra wilayah perbatasan dari daerah tertinggal menjadi beranda depan negara yang maju, damai, dan sejahtera.
Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).
Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).
Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Jakarta Pertamina Enduro akhirnya berhasil menaklukkan rival kuatnya, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, di final four Proliga 2026. Untuk pertama kalinya JPE
Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada ungkap 3 fakta terbaru soal Ressa Rosano, mulai dari hoaks, gugatan belum dicabut, hingga fokus pada proses perdamaian kedua pihak.
Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Optimalisasi potensi unggulan di wilayah perbatasan laut perlu dilakukan melalui pendekatan lintas sektor dan wilayah agar memberikan dampak berkelanjutan.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral