GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masuk Daftar Top Hacker Google, Pemuda asal Sampit Bernama Rahmadhani

Seorang pemuda asal Sampit, Kalimantan Tengah, Rahmadhani Novian Jaya (21), berhasil menorehkan prestasi internasional di bidang keamanan siber
Minggu, 22 Juni 2025 - 00:01 WIB
Masuk Daftar Top Hacker Google, Pemuda asal Sampit Bernama Rahmadhani
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Palangka Raya, tvOnenews.com -  Seorang pemuda asal Sampit, Kalimantan Tengah, Rahmadhani Novian Jaya (21), berhasil menorehkan prestasi internasional di bidang keamanan siber setelah masuk dalam daftar top hacker platform “Google Bug Hunters”. 

Capaian tersebut diraih setelah ia berhasil menemukan celah keamanan (bug) pada sistem milik Google yang berpotensi dimanfaatkan untuk serangan siber. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rahmadhani menerima penghargaan finansial dari Google melalui program bug bounty, dengan total hadiah Rp170 juta atas dua temuan yang berbeda. 

Selain itu, ia juga resmi tercatat dalam Google Hall of Fame, sebagai salah satu dari sepuluh ethical hacker asal Indonesia dengan kontribusi terbesar di platform tersebut.

“Awalnya saya hanya coba-coba karena hobi ngoprek sistem. Tapi ternyata dunia bug bounty sangat menarik karena bisa membantu memperkuat keamanan sistem sekaligus memberi penghasilan secara legal,” kata Rahmadhani, yang saat ini bekerja sebagai IT Security di perusahaan teknologi eDOT, anak usaha Nabati Group, serta di Hasnur Centre.

Rahmadhani memulai perjalanannya secara otodidak dari sebuah kamar kecil di rumahnya di Sampit. Tanpa mentor atau pendidikan formal di bidang siber, ia mempelajari berbagai konsep keamanan melalui forum daring, video tutorial, dan dokumentasi teknis berbahasa asing.

Dari keterbatasan tersebut, ia mengenal dunia bug bounty, yaitu program yang memungkinkan individu dari berbagai latar belakang untuk menguji sistem perusahaan besar secara legal. Melalui pendekatan ini, ia mulai aktif mencari dan melaporkan kerentanan dalam sistem digital.

Pada awal 2025, Rahmadhani berhasil mengidentifikasi sebuah celah pada kebijakan keamanan konten (Content Security Policy/CSP) milik Google, yang jika disalahgunakan dapat memungkinkan penyusupan skrip berbahaya. Laporan tersebut sempat ditolak, namun setelah dilakukan revisi teknis dan penyusunan ulang bukti eksploitasi, temuan akhirnya divalidasi oleh tim keamanan Google.

Sebagai bentuk apresiasi, Google memberikan penghargaan sebesar USD 7.500 atau setara lebih dari Rp120 juta. Selang beberapa bulan kemudian, Rahmadhani kembali melaporkan kerentanan lain dan memperoleh tambahan hadiah sebesar USD 3.133,70 atau sekitar Rp50 juta.

Aktivitas bug bounty yang ia jalani turut membentuk etika profesional dan ketelitian teknis yang tinggi dua hal yang kini menjadi kompetensi utama dalam tugasnya sebagai analis keamanan digital di sektor industri. Ia kini fokus pada pengujian kerentanan (vulnerability testing), penguatan sistem internal, serta pengembangan sistem monitoring ancaman siber.

Rahmadhani berharap pengalamannya bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya yang berasal dari daerah.

“Saya ingin anak-anak dari kota kecil tahu bahwa kita bisa bersaing di level global. Yang penting bukan asal kota atau latar belakang pendidikan, tapi kemauan untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para ahli keamanan siber menilai bahwa peran peretas etis (ethical hacker) seperti Rahmadhani sangat penting untuk menjaga keamanan digital negara. 

Di tengah meningkatnya kasus kebocoran data dan serangan siber, kerja sama antara perusahaan swasta seperti penyedia layanan internet, perusahaan teknologi, dan lembaga keuangan digital dengan komunitas peretas etis yang berfokus pada pengujian dan perbaikan sistem keamanan, dianggap sebagai langkah strategis untuk membangun sistem digital yang lebih kuat dan aman. (ant/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Soroti Penghapusan Guru Honorer pada 2027, Ingatkan Ancaman Krisis Pengajar hingga Nasib Non-ASN

DPR Soroti Penghapusan Guru Honorer pada 2027, Ingatkan Ancaman Krisis Pengajar hingga Nasib Non-ASN

Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, meminta pemerintah segera menyiapkan skema komprehensif agar kebijakan penghapusan guru honorer pada 2027.
Tak Main-main, Polda Sumut Dalami Pengakuan 2 Polisi yang Viral Dugem Libatkan Kompol DK

Tak Main-main, Polda Sumut Dalami Pengakuan 2 Polisi yang Viral Dugem Libatkan Kompol DK

Polda Sumut tak main-main tangani kasus 2 polisi yang viralnya di medisos terkait video dugem hingga berjoget. Bahkan, kabarnya aksi itu melibatkan Kompol DK
Tolak Mentah-mentah PSV, Bek Berdarah Indonesia Ini Pilih Susul Maarten Paes Pindah ke Ajax Amsterdam

Tolak Mentah-mentah PSV, Bek Berdarah Indonesia Ini Pilih Susul Maarten Paes Pindah ke Ajax Amsterdam

Pemain berdarah Indonesia berpotensi satu tim dengan kiper Timnas Garuda, Maarten Paes di Ajax Amsterdam usai tolak tawaran PSV musim panas ini.
TRENDING: Hasil Pertemuan Tertutup Agen Megawati Hangestri, Bung Ropan Curiga dengan Nova Arianto, FIFA Beri Kabar Bahagia

TRENDING: Hasil Pertemuan Tertutup Agen Megawati Hangestri, Bung Ropan Curiga dengan Nova Arianto, FIFA Beri Kabar Bahagia

Dunia olahraga Indonesia tengah diramaikan sejumlah kabar besar. Mulai soal rumor Megawati Hangestri hingga Timnas indonesia. Berikut rangkuman lengkapnya.
Polisi Gagalkan Peredaran 120 Buah Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Jakbar, Satu Orang Diamankan

Polisi Gagalkan Peredaran 120 Buah Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Jakbar, Satu Orang Diamankan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis etomidate yang diletakkan dalam cartridge vape di Cengkareng.
Geswara Fun Run 2026 Sukses Digelar, Diikuti Lebih dari 200 Peserta

Geswara Fun Run 2026 Sukses Digelar, Diikuti Lebih dari 200 Peserta

Semangat pembinaan fisik dan disiplin personel kembali ditunjukkan jajaran Ditpolairud Polda Jawa Timur.

Trending

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 mulai mematangkan persiapan jelang ajang Piala AFF U-19 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanggil sejumlah pemain diaspora.
Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Meski akui punya garis keturunan Indonesia di hadapan FIFA, gelandang klub Serie A Liga Italia ini dipastikan tidak bisa dinaturalisasi untuk membela Timnas.
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF U-19 2026 menunjukkan perkembangan. Di tengah fokus TC, muncul kabar mengenai pemanggilan pemain diaspora baru.
Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Bertemu pemuda 31 tahun yang tengah bantu ibunya perbaiki rumah di Ternate, Gubernur Malut Sherly Tjoanda tawarkan pria itu pekerjaan jadi guru olahraga SMA.
Tahu Namanya Populer di Indonesia Meski Belum Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Tersipu Malu

Tahu Namanya Populer di Indonesia Meski Belum Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Tersipu Malu

Pelatih Hyundai Hillstate Kang Sung-hyung tersipu malu ketika tante Megawati Hangestri memberi tahu kalau dirinya mulai populer di kalangan volimania Indonesia.
Selengkapnya

Viral