News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Murka! Ungkap Penyimpangan Beras dan Minyak Goreng Rugikan Rakyat hingga Rp100 Triliun

Presiden Prabowo ungkap penyimpangan besar pada distribusi beras dan minyak goreng. Kasus beras oplosan dan takaran dikurangi rugikan rakyat hingga Rp100 triliun per tahun.
Senin, 21 Juli 2025 - 14:57 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • YouTube/Sekretariat Presiden

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto menyoroti serius penyimpangan dalam distribusi sejumlah komoditas pangan di Indonesia, termasuk beras dan minyak goreng. Ia menyebut, praktik nakal ini merugikan masyarakat hingga Rp100 triliun per tahun.

Dalam peluncuran 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Klaten, Senin (21/7/2025), Prabowo mengungkap bahwa penyimpangan dilakukan dengan cara mengoplos beras kualitas biasa lalu dilabeli premium, bahkan mengurangi takaran kemasan. Ia juga membandingkan masalah serupa yang tengah ramai di Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Beras biasa, ganti saja stempel premium. Tapi ini terjadi di banyak negara, Malaysia juga heboh. Tapi kita harus tertibkan. Saya dapat laporan dari Menteri Pertanian, ini sudah ditindak, tapi muncul lagi, muncul lagi, mencoba-coba,” ungkap Prabowo.

Presiden meminta aparat hukum seperti Kapolri dan Jaksa Agung untuk turun tangan secara serius mengusut kasus ini agar tidak terus merugikan rakyat.

“Kapolri, Jaksa Agung, tolong dikejar yang bandel-bandel itu ya. Biar masuk yang Rp100 triliun itu tiap tahun, nakal,” tegasnya.

Penyimpangan Beras dan Minyak Goreng

Tak hanya soal label palsu, Prabowo juga menyinggung praktik pengurangan takaran, baik pada beras maupun minyak goreng.

“Minyak goreng ya, botol dikurangi 10–20%. Besar loh, dari sekian juta ton. Ini dari sekian juta ton juga beras diambil seperti ini,” katanya.

Prabowo menilai bahwa penyimpangan ini adalah anomali distribusi pangan yang dapat dengan cepat dilacak dengan teknologi canggih.

“Sekarang bisa kita lacak cepat. Laboratorium uji mutu pangan sudah banyak di daerah. Bahkan kecerdasan buatan juga sudah tersedia untuk melacak permainan-permainan ini,” tambahnya.

212 Merek Beras Diperiksa, Minyakita Terbukti Curang

Kasus beras oplosan tengah menjadi sorotan setelah 212 merek beras diperiksa oleh Satgas Pangan Polri. Pemerintah melalui Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta produsen menurunkan harga dan menyesuaikan mutu dengan label yang digunakan.

“Kalau dijual sebagai beras premium, ya harus kualitasnya premium. Kalau medium, ya isinya harus medium,” tegas Amran.

Sementara untuk Minyakita, ditemukan pengurangan volume saat dilakukan sidak di Pasar Jaya Lenteng Agung, Sabtu (8/3/2025). Minyak kemasan 1 liter ternyata hanya berisi 750–800 mililiter, dan dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Minyakita tersebut diproduksi oleh beberapa perusahaan, antara lain:

  • PT Artha Eka Global Asia

  • Koperasi Produsen UMKM Koperasi Terpadu Nusantara (KTN)

  • PT Tunasagro Indolestari

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini bentuk kecurangan yang merugikan rakyat, terutama saat Ramadan saat kebutuhan bahan pokok meningkat,” ujar Amran.

Pemerintah kini serius memberantas praktik curang dalam distribusi pangan. Presiden Prabowo berkomitmen menindak tegas pelaku dan memanfaatkan teknologi untuk pengawasan mutu dan distribusi yang lebih adil bagi rakyat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral