News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Khawatir Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong Jadi Preseden Buruk Pemberantasan Korupsi, Saor: Seakan Membenarkan Peradilan Kita Sudah Rusak

Prabowo Subianto telah memberikan amnesti dan abolisi kepada dua terdakwa Hasto Kristiyanto dan Tom Lembong. Terkait hal ini, pegiat antikorupsi buka suara.
Sabtu, 2 Agustus 2025 - 11:53 WIB
Kolase Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Tom Lembong yang mendapat amnesti dan abolisi dari Presiden Prabowo
Sumber :
  • tim kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto telah memberikan amnesti kepada Hasto Kristiyanto dan abolisi untuk Tom Lembong terkait kasus yang menjerat keduanya.

Diketahui, Hasto Kristiyanto tersandung dalam kasus suap Harun Masiku, sementara Tom Lembong dituding melakukan tindakan korupsi dalam impor gula ketika menjabat sebagai Menteri Perdagangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalam sidang terakhir, Hasto divonis 3,5 tahun penjara, sementara Tom Lembong 4,5 tahun penjara.

Namun, sebelum proses hukum berakhir, Prabowo memberikan amnesti dan abolisi terhadap dua politikus tersebut.

Pegiat antikorupsi Saor Siagian pun buka suara terkait pemberian amnesti dan abolisi ini.

"Memang, analisis dari konstitusional kan itu enggak bisa diperdebatkan. Itu hak prerogatif dari presiden," kata Saor, dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Sabtu (2/8/2025).

Akan tetapi, Saor memandang ada ketidaksesuaian dengan apa yang selama ini diungkapkan Prabowo soal pemberantasan korupsi.

Di setiap kesempatan, Saor menyoroti bahwa Prabowo kerap menegaskan ingin memberantas korupsi.

Namun, ia justru memberikan amnesti dan abolisi kepada dua terdakwa kasus korupsi.

Sementara itu, narasi yang dibangun terkait kasus korupsi ini tak jauh dari sifat politis, mengingat baik Hasto dan Tom Lembong adalah lawan politik Prabowo saat Pilpres 2024 lalu.

"Artinya, ada tuduhan yang sangat dahsyat bahwa pengadilan kita enggak independen. Problematiknya di situ," kata Saor.

Saor menuturkan, proses hukum yang dijalani Hasto dan Tom belum berakhir karena keduanya masih bisa mengajukan banding.

Namun, Presiden sudah memberikan amnesti dan abolisi terhadap keduanya.

Ia khawatir jika hal ini menjadi preseden buruk untuk penegakkan hukum di Indonesia.

"Seakan-akan melegitimasi bahwa peradilan kita sudah sangat rusak, padahal mereka kan sedang membenahi," tuturnya.

Menurut Saor, saat ini sistem peradilan Indonesia memang sedang berbenah.

Beberapa aturan diperketat untuk menghindari tindakan yang korup, bahkan yang ia rasakan sendiri ketika pelantikan advokat.

Menurutnya, terkait kasus Hasto dan Tom ini pemerintah harusnya mempercayakan kepada pengadilan dulu dan proses hukum yang masih bisa ditempuh. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin ungkap kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terutama Jakarta, usai ada penerapan WFH setiap hari Jumat.
Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Ketua Umum PP IKA UNAIR yang juga Gubernur Jatim melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030.
Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Di bulan Ramadhan kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa terenyuh ketika melihat warganya yang hanya konsumsi makanan seadanya untuk berbuka puasa.
Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Proyek pembangunan yang mengikis ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, turut menggerus nasib pekerja penggilingan padi.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral