News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MUI Jawa Timur sebut SE Sound Horeg Bisa Naik Jadi Perda atau Pergub

MUI Jawa Timur menilai Surat Edaran Bersama (SEB) terkait penggunaan sound system atau sound horeg berpotensi ditingkatkan menjadi Perda
Selasa, 12 Agustus 2025 - 02:30 WIB
Ilustrasi sound horeg
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menilai Surat Edaran Bersama (SEB) terkait penggunaan sound system atau sound horeg berpotensi ditingkatkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Gubernur (Pergub).

Peningkatan itu membuat SEB yang diterbitkan Pemprov Jatim bersama Polda dan Pangdam V/Brawijaya menjadi sebuah regulasi lebih mengikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris MUI Jatim KH Hasan Ubaidillah mengatakan pihaknya sejak awal sudah dilibatkan dalam penyusunan SEB tersebut, mulai dari rapat di Gedung Negara Grahadi hingga perumusan redaksional di Bakesbangpol.

Fatwa MUI Nomor 1 Tahun 2025 bahkan menjadi rujukan utama dalam menyusun aturan tersebut.

"Fatwa [MUI Jatim] tersebut menjadi pertimbangan atau rujukan terhadap keluarnya SEB atau nanti SEB itu akan ditingkatkan menjadi Pergub atau Perda," beber Hasan, Senin (11/8/2025).

Hasan menambahkan, dalam pembahasan awal SEB, itu juga telah disampaikan bahwa MUI akan menjadi bagian utama dalam merumuskan regulasi yang lebih mengikat tersebut.

"Dari pembicaraan awal itu sudah diinformasikan MUI akan menjadi bagian utama untuk merumuskan regulasi baik berupa Perda atau Pergub yang terkait dengan pengaturan sound horeg atau kekerasan suara sound sistem tersebut," jelasnya.

Hasan mengatakan SE bersama yang diterbitkan Gubernur Jatim, Kapolda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya terkait penggunaan sound system atau sound horeg telah sesuai dengan fatwa MUI Nomor 1 Tahun 2025.

Hasan menjelaskan, seluruh poin yang diatur dalam SEB sudah mencakup larangan yang termuat dalam fatwa, seperti unsur idza atau mengganggu ketertiban umum dan dhoror membahayakan.

"Semuanya [sesuai] baik ini yang menjadi persoalan diharamkannya [sound horeg] menurut fatwa MUI adalah adanya unsur mengganggu atau idza itu. Jadi mengganggu ketertiban umum itu sudah ada di sana. Kemudian unsur dhoror itu membahayakan itu juga di sana," ujarnya.

Begitu juga aturan batas kebisingan yang tekah mengikuti regulasi WHO, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian Kesehatan, yakni di bawah 100 desibel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dengan toleransi hingga 120 desibel untuk kegiatan-kegiatan tertentu.

"Kemudian unsur tidak melanggar norma agama, norma susila, kemudian ketertiban umum dan juga regulasi juga tercover di sana. Sehingga poin-poinnya masuk di sana secara keseluruhan. Insyaallah seperti itu," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Kecelakaan Maut Pengemudi Ojol di Jakut, Tiba-Tiba Ubah Arah dan Ditabrak Dump Truck

Kronologi Kecelakaan Maut Pengemudi Ojol di Jakut, Tiba-Tiba Ubah Arah dan Ditabrak Dump Truck

Polda Metro Jaya mengungkap kronologi kecelakaan yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Raya Sulawesi, Jakarta Utara, Jumat (3/4/2026).
Bukan Cuma Persib Bandung, AFC Juga Jatuhkan Sanksi kepada Ratchaburi usai Duel Panas di 16 Besar ACL 2 Gara-gara Masalah Ini

Bukan Cuma Persib Bandung, AFC Juga Jatuhkan Sanksi kepada Ratchaburi usai Duel Panas di 16 Besar ACL 2 Gara-gara Masalah Ini

AFC resmi menjatuhkan sanksi kepada Persib Bandung dan Ratchaburi FC usai insiden kericuhan suporter di 16 besar ACL 2. Denda besar diberikan, ini rinciannya.
Setelah Hampir Satu Dekade, Mark Lee Resmi Keluar dari NCT dan SM Entertainment

Setelah Hampir Satu Dekade, Mark Lee Resmi Keluar dari NCT dan SM Entertainment

Mark Lee resmi keluar dari NCT dan SM Entertainment setelah hampir satu dekade. Ia akan mengakhiri kontrak pada 8 April dan memulai babak baru dalam kariernya.
Impian Gubernur Dedi Mulyadi Terwujud, Disdik Jabar: SMK Mitra Industri MM2100 Jadi Role Model di Jawa Barat

Impian Gubernur Dedi Mulyadi Terwujud, Disdik Jabar: SMK Mitra Industri MM2100 Jadi Role Model di Jawa Barat

Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar menyebut wujud dari impian Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) sudah tercapai berkat kehadiran SMK Mitra Industri MM2100, Bekasi.
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke Persib Bandung Usai Tersingkir oleh Ratchaburi di 16 Besar ACL 2, Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke Persib Bandung Usai Tersingkir oleh Ratchaburi di 16 Besar ACL 2, Hukuman Apa Saja?

AFC menjatuhkan sanksi cukup berat kepada Persib Bandung akibat ulah suporter di laga kontra Ratchaburi FC, sementara sanksi tambahan masih berpotensi menyusul.
Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel, Khawatir Diterapkan kepada Rakyat Palestina

Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel, Khawatir Diterapkan kepada Rakyat Palestina

Hidayat Nur Wahid kecam keras undang-undang hukuman mati di Israel. Ia menilai hal itu berpotensi diterapkan secara diskriminatif kepada rakyat Palestina..

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Selengkapnya

Viral