GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral WNA kehilangan Uang di Bandara Soetta, Kini Berujung Pelaporan Polisi

Viral kasus tuduhan oleh WNA asal Kamerun yang mengaku kehilangan uang senilai 5.000 ribu AS setelah diperiksa petugas Bea Cukai Bandara Soetta berujung ke tahapan pelaporan polisi.
Jumat, 22 Agustus 2025 - 05:53 WIB
Kasatreskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Yandri Mono
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Viral kasus tuduhan oleh warga negara asing (WNA) asal Kamerun yang mengaku kehilangan uang senilai 5.000 ribu AS setelah diperiksa petugas Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, berujung ke tahapan pelaporan polisi.

Pelaporan ini dilayangkan ke Polresta Bandara Soetta, Polda Metro Jaya oleh petugas Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPUBC TMP) C atas dugaan tindak pidana kekerasan dan penyebaran berita bohong melalui media sosial (medsos) dengan akun @esty_linggar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya ada dua laporan yang diterima. Laporannya pertama dari pihak petugas Bea Cukai melaporkan terkait pada saat peristiwa itu terjadi yang WNA ini melakukan tindak pidana kekerasan terhadap salah satu petugas. Dan kedua, terkait viral yang mengatakan WNA ini kehilangan uang," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Bandara Soetta Kompol Yandri Mono mengutip Antara pada Jumat.

Ia mengatakan dalam menindaklanjuti pelaporan tersebut saat ini pihaknya masih melakukan proses penelitian dan klarifikasi terhadap beberapa saksi dan pelapor dalam perkara tersebut.

"WNA belum diperiksa, laporan baru tanggal 20 Agustus kemarin, kita baru melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak Bea Cukai berikut bukti yang dia sampaikan," lanjutnya.

Selain itu, tim penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandara Soetta kini tengah berkoordinasi dengan lembaga/instansi terkait sebagai upaya untuk proses pemanggilan kepada WNA asal Kamerun dan pengunggah video atas tuduhan dugaan kehilangan uang tersebut.

"Selanjutnya kita akan koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pemanggilan WNA ini. Karena baru dilaporkan kemarin ini masih proses pemeriksaan. Intinya yang penting Bea Cukai membuat laporan karena apa yang disampaikan/dituduhkan itu tidak benar," lanjutnya.

Yandri menyebut, sebagai menindaklanjuti pelaporan ini, sejumlah saksi dari pihak Bea Cukai telah dimintai keterangan secara bertahap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nanti kami sampaikan, saksi-saksi baru satu hari ini diperiksa, nanti kita akan sampaikan karena harus berkoordinasi tembusan ke Kedutaan karena yang terkait WNA," papar dia.

Sementara itu, Kepala KPU Tipe C Bea Cukai Soekarno-Hatta (Soetta), Gatot Sugeng Wibowo memastikan bahwa warga negara asing (WNA) asal Kamerun telah memberikan keterangan palsu atau berbohong setelah mengaku kehilangan uang ketika diperiksa petugas kepabeanan di bandara tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung: Jakarta Siap Sambut Pendatang Baru, Tak Ada Operasi Yustisi

Pramono Anung: Jakarta Siap Sambut Pendatang Baru, Tak Ada Operasi Yustisi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menjelaskan, pihaknya bersiap diri menyambut kedatangan para pendatang baru dari kampung yang ingin bekerja di Jakarta. 
Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dibocorkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Semakin Memanas, Iran Bombardir Pangkalan Militer Inggris di Samudera Hindia

Semakin Memanas, Iran Bombardir Pangkalan Militer Inggris di Samudera Hindia

Iran dilaporkan meluncurkan serangan dengan dua rudal balistik ke pangkalan militer Inggris yang digunakan Amerika Serikat di Pulau Diego Garcia, di tengah-tengah Samudra Hindia.
Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Belakangan ini publik mempertanyakan terkait menghilangnya mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dari Rumah Tahanan (Rutan) KPK
Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, alasan Utama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tidak akan memberikan penyertaan modal negara ke Agrinas Pangan Nusantara dalam mengerjakan program Koperasi
Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih menyedot perhatian publik. Bahkan menuai komentar menohok eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, bebergai

Trending

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?
Semakin Memanas, Iran Bombardir Pangkalan Militer Inggris di Samudera Hindia

Semakin Memanas, Iran Bombardir Pangkalan Militer Inggris di Samudera Hindia

Iran dilaporkan meluncurkan serangan dengan dua rudal balistik ke pangkalan militer Inggris yang digunakan Amerika Serikat di Pulau Diego Garcia, di tengah-tengah Samudra Hindia.
Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Belakangan ini publik mempertanyakan terkait menghilangnya mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dari Rumah Tahanan (Rutan) KPK
Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dibocorkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, alasan Utama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tidak akan memberikan penyertaan modal negara ke Agrinas Pangan Nusantara dalam mengerjakan program Koperasi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT