GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pondok Pesantren se-Jombang Gelar Doa Bersama untuk Bangsa

Ratusan santri dan kiai pondok pesantren se-Jombang, Jawa Timur (Jatim) menggelar salat ghaib dan doa bersama untuk keselamatan bangsa.
Minggu, 31 Agustus 2025 - 21:15 WIB
Pondok Pesantren Jombang Gelar Doa Bersama untuk Bangsa
Sumber :
  • Istimewa

Jombang, tvOnenews.com - Ratusan santri dan kiai pondok pesantren se-Jombang, Jawa Timur (Jatim) menggelar salat ghaib dan doa bersama untuk keselamatan bangsa.

Kegiatan yang diikuti oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Ma'arif Denannyar, Ponpes Babussalam Kalibening Mojoagung, Ponpes Grenggeng Ngoro, dan lainnya ini berharap umat dapat meredam amarah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan diisi dengan shalat gaib dan doa yang dilangsungkan di pondok pesantren masing-masing. Pondok Pesantren Denannyar menggelar kegiatan usai pelaksanaan shalat Zuhur berjamaah di masjid induk Ponpes Denannyar, Minggu (31/8/2025). 

Menurut pengasuh Ponpes Denannyar, KH Abdussalam Shohib doa bersama yang dilakukan kiai dan santri ini bertujuan untuk memohon keselamatan, ketentraman serta keamanan bangsa. 

Pondok Pesantren Jombang Gelar Doa Bersama untuk Bangsa
Pondok Pesantren Jombang Gelar Doa Bersama untuk Bangsa
Sumber :
  • Istimewa

 

"Utamanya, kiai dan santri berdoa untuk ketentraman dan keamanan bangsa. Memohon agar segala amarah dihilangkan. Selain itu, kiai dan santri melakukan shalat gaib ditujukan Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal saat aksi demonstrasi beberapa waktu lalu," katanya.

Gus Salam, sapaan akrab KH Abdussalam Shohib menyoroyti aksi anarkis yang terjadi di berbagai daerah. Ia meminta agar aksi anarkis segera dihentikan. 

Menurutnya menyampaikan aspirasi, mengutarakan pendapat, tidak melulu dengan cara-cara kekerasan. 

"Penyampaian aspirasi bisa dilakukan dengan tertib. Kalau sudah mengarah pada tindakan merusak, aparat wajib bertindak sesuai prosedur," katanya.

Gus Salam tidak menampik bahwa kerusuhan yang terjadi belakangan ini merupakan akumulasi dari berbagai masalah, mulai dari maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK), tekanan ekonomi masyarakat, hingga perilaku sejumlah elite politik yang dinilai kurang sensitif terhadap kondisi rakyat.

"Namun, aksi anarkis bukan solusi, apalagi sampai menjarah barang orang lain, membakar fasilitas umum, meruskan fasilitas umum. Ada banyak cara yang bisa dilakukan dalam menyalurkan pendapat," tuturnya.

Selain itu, Gus Salam meminta kasus kematian Affan Kurniawan (21) driver ojek online (ojol) yang tewas terlindas kendaraan taktis (ranti) Brimob harus diusut secara tuntas. 

"Yang bersalah harus di hukum sesuai hukum yang berlaku, jangan sampai rakyat kembali kecewa. Kalauperlu para pelaku yang terlibat dalam kematian Affan dikenakan pelanggaran HAM," ucapnya.

Selain itu, Gus Salam mengaku bersyukur mendengar kabar bahwa sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dari berbagai daerah sudah melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto. 

Sementara di tingkat lokal, pesantren dan tokoh agama akan terus menjaga komunikasi dengan pemerintah daerah. 

“Semua ormas dari berbagai Indonesia sudah bertemu dengan Presiden Prabowo jadi sudah terwakilkan mungkin di daerah-daerah kita perlu koordinasi konsolidasi dengan pihak-pihak terkait yang ada di daerah. Tetapi yang penting bagi kita adalah ikut menenangkan umat. itu tugas kita," tutupnya. 

Sebelumnya, Pondok Pesantren Babussalam Mojoagung, Kalibening ratusan santri bersama warga sekitar menggelar istighosah dan salat gaib yang dipimpin langsung Pengasuh Pondok Pesantren Babussalam Kalibening, KH Muhajjirin.

KH. Muhajjirin menyampaikan pesan sederhana namun dalam maknanya. 

“Ketika bangsa ini diuji dengan kegaduhan, jangan sampai hati kita ikut gaduh. Mari tenangkan diri, perbanyak doa, dan memohon kepada Allah SWT agar negeri ini tetap damai. Karena doa, adalah benteng terakhir kita sebagai umat beriman,” ucapnya di hadapan jamaah.

Dalam doa yang dilantunkan, terselip harapan besar agar para pemimpin negeri senantiasa diberi petunjuk untuk berlaku adil, rakyat dijauhkan dari fitnah dan perpecahan, serta Indonesia tetap teguh berdiri di atas persatuan. (muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pedagang Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Dua OTK

Pedagang Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Dua OTK

Seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan menjadi korban penyiraman cairan yang diduga air keras oleh dua orang tak dikenal (otk) pada Rabu, (13/5/2026).
Menohok! KPAI Nilai MPR Tak Perlu Mengulang Final LCC di Kalbar, Cukup Koreksi Keputusan Juri dan Wajib Minta Maaf

Menohok! KPAI Nilai MPR Tak Perlu Mengulang Final LCC di Kalbar, Cukup Koreksi Keputusan Juri dan Wajib Minta Maaf

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti keputusan dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026.
120 Ribu Orang Diprediksi Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan Saat Libur Panjang

120 Ribu Orang Diprediksi Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan Saat Libur Panjang

Pada hari pertama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, Kamis (15/5/2026), jumlah wisatawan yang masuk ke kawasan Ragunan hingga siang hari tercatat mencapai 32.296 orang.
Respon Maraknya Kekerasan Seksual di Ponpes, PKB Undang 250 Pengasuh Pesantren 

Respon Maraknya Kekerasan Seksual di Ponpes, PKB Undang 250 Pengasuh Pesantren 

Pertemuan yang akan digelar pada tanggal 18 dan 19 Mei 2026 di Jakarta itu mengundang 250 pengasuh pondok pesantren dari berbagai daerah. 
Gebrakan Timnas Indonesia Era John Herdman, Bintang MLS dan A-League Kabarnya Jadi Kloter Pertama Naturalisasi Skuad Garuda

Gebrakan Timnas Indonesia Era John Herdman, Bintang MLS dan A-League Kabarnya Jadi Kloter Pertama Naturalisasi Skuad Garuda

Timnas Indonesia menjadi sorotan setelah muncul dua nama yang menjadi naturalisasi terbaru untuk memperkuat skuad Garuda. Adalah Luke Vickery dan Mitchel Baker.
Bikin Bobotoh Bangga, Persib Kembali Kantongi Lisensi AFC Selama 9 Tahun Beruntun

Bikin Bobotoh Bangga, Persib Kembali Kantongi Lisensi AFC Selama 9 Tahun Beruntun

Persib kembali menunjukkan konsistensinya sebagai klub paling profesional di Indonesia. Skuad Pangeran Biru itu kembali dapatkan lisensi klub profesional AFC.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

Alasan dewan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI menyalahkan jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Alasan kedua dewan juri tak memberikan permohonan maaf secara langsung
Selengkapnya

Viral