News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terbongkar! Rapat Rahasia hingga Penahanan, Begini Fakta Lengkap Kasus Korupsi Chromebook Nadiem Makarim

Kasus Chromebook Nadiem Makarim terbongkar: rapat rahasia, surat ke Google, kerugian Rp1,98 triliun, hingga ditahan 20 hari di Rutan Salemba.
Jumat, 5 September 2025 - 08:40 WIB
Nadiem Makarim (kedua kanan) menggunakan rompi tahanan berjalan keluar usai pemeriksaan di Jampidsus, Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Bayu Pratama

Jakarta, tvOnenews.com – Skandal pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kian menggemparkan. Nama mantan menterinya, Nadiem Anwar Makarim, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Kasus ini tidak hanya menyingkap kerugian negara hampir Rp2 triliun, tetapi juga menguak serangkaian fakta mengejutkan, mulai dari rapat rahasia hingga penahanan Nadiem di Rutan Salemba. Berikut rangkuman lengkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rapat Rahasia Pakai Headset

Kasus bermula dari rapat tertutup pada 6 Mei 2025 yang dipimpin langsung oleh Nadiem Makarim melalui aplikasi Zoom. Anehnya, ia mewajibkan seluruh peserta rapat—yang terdiri atas pejabat Kemendikbud dan staf khusus—untuk memakai headset demi menjaga kerahasiaan.

Dalam rapat itu, Nadiem ternyata membahas detail pengadaan laptop Chromebook meski sejak uji coba 2019 program ini dinyatakan tidak layak diimplementasikan, terutama di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

Surat Resmi ke Google

Fakta lain yang diungkap penyidik adalah adanya surat resmi dari Nadiem ke Google. Surat tersebut merupakan tindak lanjut setelah dirinya bertemu dengan pihak Google Indonesia pada Februari 2020.

Dari komunikasi itu, lahirlah kesepakatan untuk memasukkan Chromebook ke dalam program Google for Education di Indonesia. Padahal, pejabat Mendikbud sebelum Nadiem menolak rencana serupa karena perangkat ini dianggap tidak sesuai kebutuhan sekolah.

Kerugian Negara Fantastis

Proyek yang dipaksakan itu akhirnya menimbulkan kerugian negara yang sangat besar. BPKP memperkirakan total kerugian mencapai Rp1,98 triliun dari pengadaan perangkat TIK berbasis Chromebook.

Direktur Penyidikan Jampidsus, Nurcahyo Jungkung Madyo, menegaskan angka itu muncul karena adanya manipulasi perencanaan serta pembelian perangkat yang tidak sesuai standar kebutuhan pendidikan nasional.

Lima Tersangka, Termasuk Mantan Stafsus

Selain Nadiem, penyidik juga menetapkan empat orang tersangka lainnya, yakni:

  1. Sri Wahyuningsih (SW), mantan Direktur Sekolah Dasar Kemendikbud 2020–2021.

  2. Mulyatsyah (MUL), mantan Direktur SMP Kemendikbud 2020.

  3. Jurist Tan (JT/JS), staf khusus Mendikbud era Nadiem.

  4. Ibrahim Arief (IBAM), konsultan proyek TIK di Kemendikbud.

Kelima orang ini diduga bersama-sama merancang, menyetujui, dan meloloskan program Chromebook.

Pemeriksaan Maraton

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Nadiem sudah tiga kali dipanggil Kejagung.

  • 23 Juni 2025: diperiksa 12 jam.

  • 15 Juli 2025: diperiksa 9 jam.

  • 4 September 2025: pemeriksaan ketiga, statusnya resmi dinaikkan menjadi tersangka.

Pasal yang disangkakan adalah Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 jo Pasal 18 UU Tipikor, dengan ancaman penjara maksimal seumur hidup.

Ditahan 20 Hari di Rutan Salemba

Setelah statusnya diumumkan, Nadiem langsung digiring ke Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk ditahan selama 20 hari ke depan. Ia tampil mengenakan rompi tahanan oranye dan tangan terborgol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di hadapan awak media, Nadiem sempat menyampaikan pembelaan. “Saya tidak melakukan apa pun. Seumur hidup saya, integritas nomor satu. Allah akan melindungi saya,” ujarnya lantang.

Kasus ini menjadi salah satu skandal korupsi terbesar di sektor pendidikan. Dari rapat rahasia, surat ke Google, hingga kerugian negara hampir Rp2 triliun, publik kini menanti langkah lanjutan Kejagung. Apakah akan ada tersangka baru, atau fakta mengejutkan lain yang akan segera terkuak? (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Geledah Sejumlah Titik Terkait Kasus Dugaan Suap Bupati Kuansing

KPK Geledah Sejumlah Titik Terkait Kasus Dugaan Suap Bupati Kuansing

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di sejumlah titik pasca penetapan tersangka terhadap Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby.
Kronologi 3 Polisi Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan, Aiptu Sumaryanto Ditemukan Meninggal di Pinggir Sungai

Kronologi 3 Polisi Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan, Aiptu Sumaryanto Ditemukan Meninggal di Pinggir Sungai

Kronologi lengkap tiga anggota Polri gugur saat operasi pemberantasan narkoba di Katingan, Kalimantan Tengah. Aiptu Sumaryanto ditemukan meninggal setelah sempat hilang saat penggerebekan
Spesifikasi Skechers SKX 2 Harry Kane World Cup Record Boots, Cuma Ada 26 Pasang di Seluruh Dunia!

Spesifikasi Skechers SKX 2 Harry Kane World Cup Record Boots, Cuma Ada 26 Pasang di Seluruh Dunia!

Skechers resmi memamerkan sepatu bot khusus yang dirancang untuk striker legendaris Inggris, Harry Kane, untuk dikenakannya di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Komisi Yudisial Segera Tindaklanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim Terhadap 4 Hakim Pengadilan Tipikor 

Komisi Yudisial Segera Tindaklanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim Terhadap 4 Hakim Pengadilan Tipikor 

Komisi Yudisial (KY) akan menindaklanjuti laporan yang dilayangkan tim kuasa hukum mantan Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim. 
Kebakaran di Palmerah Jakbar: Lansia 81 Tahun Ditemukan Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran di Palmerah Jakbar: Lansia 81 Tahun Ditemukan Tewas Terjebak Dalam Rumah

Sebuah insiden kebakaran maut terjadi di kawasan permukiman RT 15/RW 08, Palmerah, Jakarta Barat, pada Minggu (5/7) malam. 
DPR Ungkap 200-an Karyawan TikTok-Tokopedia Pilih Ambil Uang Kompensasi dan Pindah ke Perusahaan Lain

DPR Ungkap 200-an Karyawan TikTok-Tokopedia Pilih Ambil Uang Kompensasi dan Pindah ke Perusahaan Lain

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan TikTok dan Tokopedia.

Trending

Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan daftar 17 pemain lokal yang didaftarkan kepada Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) pada tahap pertama untuk menghadapi kompetisi Liga Voli Korea (V-League) 2026-2027. Kim Da-in masih menjadi andalan.
Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Persija Jakarta jadi penyumbang pemain terbanyak dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia. Sebanyak enam pemain Macan Kemayoran dipanggil mengikuti TC di Bali.
Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Keputusan besar diambil Neymar setelah perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat. Penyerang berusia 34 tahun itu resmi mengakhiri kariernya.
Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Carlo Ancelotti kirim pesan setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pelatih Italia itu menilai sepak bola Brasil butuhkan talenta istimewa yang baru.
Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Dengan kombinasi taktik yang solid dan generasi emas yang lapar akan prestasi, Norwegia membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026.
PM India Narendra Modi Sambangi Jakarta 6-8 Juli, Simak 12 Ruas Jalan Protokol Jakarta yang Terdampak

PM India Narendra Modi Sambangi Jakarta 6-8 Juli, Simak 12 Ruas Jalan Protokol Jakarta yang Terdampak

Polda Metro Jaya bersiap melakukan pengamanan ketat terkait kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi di Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 8 Juli 2026. 
Awas Modus Pinjol Ilegal Makin Canggih! OJK Ungkap Skema Salah Transfer hingga Kurir Palsu yang Rugikan Korban Rp3,4 Triliun

Awas Modus Pinjol Ilegal Makin Canggih! OJK Ungkap Skema Salah Transfer hingga Kurir Palsu yang Rugikan Korban Rp3,4 Triliun

Modus penipuan pinjaman online (pinjol) ilegal terus berkembang, mulai dari salah transfer, kurir palsu hingga joki galbay. Kenali ciri-ciri dan cara menghindarinya agar tidak menjadi korban.
Selengkapnya

Viral