GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT September 2025, Cukup Pakai NIK KTP Tanpa ke Kantor Desa

Cara cek bansos PKH dan BPNT September 2025 kini mudah lewat NIK KTP di situs dan aplikasi resmi Kemensos. Simak panduan lengkapnya di sini.
Jumat, 5 September 2025 - 13:23 WIB
Ilustrasi Penyaluran Bansos PKD
Sumber :
  • dok. Pemprov DKI Jakarta

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk masyarakat yang memenuhi kriteria di bulan September 2025.

Kabar baiknya, kini pengecekan status penerima bansos tidak perlu lagi dilakukan dengan datang ke kantor desa, RT, atau kelurahan. Masyarakat cukup menyiapkan NIK KTP dan koneksi internet untuk melakukan pengecekan secara mandiri, baik melalui situs resmi Kementerian Sosial maupun aplikasi “Cek Bansos”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini menjadi upaya pemerintah untuk membuat distribusi bantuan lebih transparan, praktis, dan aman dari penyalahgunaan.

Cara Cek Bansos via cekbansos.kemensos.go.id

Pengecekan bansos PKH dan BPNT bisa dilakukan dengan mudah melalui situs resmi Kemensos. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka laman cekbansos.kemensos.go.id lewat browser ponsel atau komputer.

  2. Pilih lokasi domisili sesuai KTP: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan.

  3. Masukkan nama lengkap sesuai KTP.

  4. Isi kode verifikasi (captcha) yang muncul.

  5. Klik tombol “Cari Data” dan tunggu hasilnya.

Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama Anda, jenis bantuan (PKH atau BPNT), dan periode pencairan. Namun, bila tidak terdaftar, akan muncul keterangan bahwa nama Anda tidak ada di daftar penerima.

Alternatif Lewat Aplikasi “Cek Bansos”

Selain situs, Kemensos juga menyediakan aplikasi resmi “Cek Bansos” di Google Play Store dan App Store. Setelah diunduh, pengguna perlu registrasi dengan NIK, nomor KK, KTP, dan swafoto.

Aplikasi ini menawarkan fitur tambahan, seperti:

  • Usul: mengajukan diri atau orang lain sebagai penerima bansos.

  • Sanggah: melaporkan ketidaktepatan penerima di lingkungan sekitar.

Dengan fitur ini, masyarakat bisa ikut berperan memastikan bansos tepat sasaran.

Pastikan NIK dan KK Sudah Aktif

Banyak masyarakat gagal menemukan namanya di sistem karena data kependudukan belum sinkron di Dukcapil. Karena itu, pastikan NIK dan KK aktif dengan cara:

  • Mengecek melalui situs dukcapil.kemendagri.go.id

  • Menghubungi WhatsApp Dukcapil pusat di 0811 800 5373

  • Mengirim email ke callcenter@dukcapil.kemendagri.go.id

  • Menghubungi call center 1500 537

  • Atau lewat aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)

Jika data belum valid, proses verifikasi penerima bansos akan terhambat meskipun sebenarnya memenuhi syarat.

Besaran Bansos PKH dan BPNT 2025

Tahun 2025, besaran bansos bervariasi sesuai kategori penerima:

  • PKH: Rp225 ribu – Rp750 ribu per orang per tahap, untuk ibu hamil, anak usia dini, pelajar, lansia, hingga penyandang disabilitas.

  • BPNT: Rp200 ribu per keluarga per bulan, disalurkan per tahap selama tiga bulan.

Bantuan ini difokuskan untuk masyarakat rentan di daerah 3T serta keluarga dengan tingkat kesejahteraan rendah (desil 1 sampai 4).

Mengapa Nama Bisa Tidak Terdaftar?

Beberapa faktor yang membuat nama tidak muncul di sistem bansos, antara lain:

  • Data kependudukan belum aktif di Dukcapil.

  • Tidak masuk dalam basis data Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

  • Status ekonomi berada di luar kategori penerima bansos.

  • Kesalahan teknis atau data yang belum diperbarui.

Jika merasa memenuhi syarat, masyarakat bisa memanfaatkan fitur “Usul” di aplikasi Cek Bansos atau datang ke kantor desa/kelurahan untuk mendaftar.

Tips Aman Mengecek Bansos

  • Gunakan hanya situs dan aplikasi resmi Kemensos.

  • Pastikan alamat situs berawalan https:// dan berakhiran .go.id.

  • Jangan membagikan NIK dan KK di media sosial atau grup tidak resmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan adanya layanan online, pengecekan bansos PKH dan BPNT kini jauh lebih mudah, cepat, dan transparan. Cukup gunakan NIK KTP dan akses internet untuk mengetahui status penerima.

Jika belum terdaftar, jangan panik. Data bansos terus diperbarui pemerintah, dan masyarakat bisa mengajukan diri melalui aplikasi atau perangkat desa. Yang terpenting, pastikan data kependudukan sudah valid agar hak bansos tidak terlewat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

DPD PDIP Provinsi Banten terus melakukan konsolidasi internal dalam agenda politiknya hingga kerja-kerja partai yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.
OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

Sejumlah tokoh menyoroti serius soal wacana kenaikan ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) yang kini mulai ramai di kalangan partai parlemen.
Jorge Martin Tak Percaya Bisa Menang di MotoGP Prancis 2026, Pembalap Aprilia Racing Akui Sangat Emosional

Jorge Martin Tak Percaya Bisa Menang di MotoGP Prancis 2026, Pembalap Aprilia Racing Akui Sangat Emosional

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin mengaku sangat emosional usai berhasil meraih kemenangan pada MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).
Serangan Siber Semakin Meningkat, DPR RI Sebut RUU KKS Urgensi untuk Segera Disahkan

Serangan Siber Semakin Meningkat, DPR RI Sebut RUU KKS Urgensi untuk Segera Disahkan

Komisi I DPR RI menilai Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS) dinilai semakin mendesak untuk dapat segera disahkan.
Angka Pernikahan Dini di BUlungan Tinggi, Bupati Ingatkan Dampaknya

Angka Pernikahan Dini di BUlungan Tinggi, Bupati Ingatkan Dampaknya

Angka pernikahan dini yang masih cukup tinggi di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), membuat Bupati Bulungan, Syarwani mengingatkan dampak pada tumbuh kembang anak atau stunting.
Daftar Pemain Indonesia di Thailand Open 2026: Leo/Daniel Reuni, Bagas Punya Partner Baru

Daftar Pemain Indonesia di Thailand Open 2026: Leo/Daniel Reuni, Bagas Punya Partner Baru

Daftar pemain Indonesia di Thailand Open 2026, di mana kembalinya pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Bagas Maulana punya pasangan baru.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral