GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Senator AS Tuduh Udang Beku Indonesia Bisa Ubah Orang Jadi Alien: Ini akan Membunuhmu!

Senator AS melontarkan klaim sensasional yang menyebut bahwa produk udang beku mentah asal Indonesia berbahaya dan bisa membuat orang yang menjadi seperti alien.
Minggu, 7 September 2025 - 15:22 WIB
Senator John Kennedy di sidang Senat AS menyebut udang beku asal Indonesia mengandung radioaktif.
Sumber :
  • kennedy.senate.gov

Jakarta, tvOnenews.com - Sidang Senat Amerika Serikat baru-baru ini digegerkan pernyataan kontroversial Senator John Kennedy (R-La.) yang menuduh produk udang beku mentah dari Indonesia berbahaya.

Dalam pidatonya, Kennedy menuding udang beku asal RI yang beredar di pasar AS mengandung isotop radioaktif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia bahkan melontarkan klaim sensasional bahwa produk tersebut bisa membuat orang yang mengkonsumsinya menjadi seperti "alien".

Ucapan ini sontak menuai perhatian publik sekaligus menimbulkan perdebatan di kalangan industri pangan internasional.

Pada rilis resmi disampaikan Kennedy pada Kamis (4/9/2025), Senator AS itu merujuk temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) yang baru-baru ini menarik produk udang beku bermerek Great Value Walmart.

Pasalnya, produk yang diimpor dari Indonesia tersebut disebut positif mengandung isotop cesium-137.

Di hadapan Senat, Kennedy menunjukkan foto makhluk dari film Alien. “Seperti inilah rupa Anda jika Anda memakan udang beku mentah yang dikirim ke AS oleh negara lain," katanya dikutip Minggu (7/9/2025).

“Udang itu mengandung isotop radioaktif yang disebut cesium-137. Itu akan membunuhmu. Meskipun tidak mengubah Anda menjadi alien, saya jamin telinga Anda akan tumbuh lebih besar. Itu sudah cukup buruk. Jelas, FDA mengeluarkan penarikan kembali," ungkapnya.

Menurut Kennedy, FDA menemukan produk udang tersebut beredar di berbagai cabang Walmart, khususnya di Alabama, Arkansas, Florida, Georgia, Kentucky, Louisiana, Missouri, Mississippi, Ohio, Oklahoma, Pennsylvania, Texas, dan Virginia Barat. Tak hanya itu, ribuan paket udang koktail serta kantong udang beku yang dijual di Walmart dan Kroger juga ikut ditarik.

Kritik Pedas pada Pengawasan

Kennedy menuding lemahnya pengawasan sebagai akar masalah. Ia menyebut hanya sekitar 1–2 persen produk impor yang diperiksa oleh Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA), jauh lebih rendah dibanding Inggris yang memeriksa 50 persen, bahkan Tiongkok yang dianggapnya lebih ketat daripada AS.

"Saya tidak hanya memilih Indonesia, tapi juga negara lain. Udang ini dibudidayakan dalam kondisi yang tidak bisa Anda bayangkan. Air yang kotor. Mereka menembak udang dengan antibiotik," ungkapnya provokatif.

"Saya akui, saya tidak tahu bahwa mereka menembaki udang dengan isotop radioaktif. Tetapi antibiotik normal yang mereka masukkan ke dalam udang asing ini cukup buruk sehingga jika Anda makan cukup banyak udang asing, Anda menjadi kebal terhadap bakteri tertentu di sini di Amerika karena antibiotik tidak bekerja lagi karena Anda telah makan begitu banyak udang yang mengandung antibiotik."

"Ini tidak masuk akal, dan seharusnya tidak terjadi di Amerika Serikat," tegasnya.

Promosi Udang Lokal Sambil Seran terhadap Udang Asing

Lebih lanjut, Kennedy secara terang-terangan membandingkan dengan udang asal Louisiana.

Ia menegaskan bahwa udang lokal lebih aman karena segar dari Teluk dan tidak mengandung zat berbahaya.

Menurutnya, alasan harga murah sering menjadi pertimbangan ritel besar untuk memilih produk impor, meski berisiko bagi kesehatan konsumen.

"NOAA perlu melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam memeriksa udang yang dijual dari negara lain yang tidak mematuhi standar yang sama seperti yang kami lakukan untuk konsumen Amerika Serikat," tutupnya.

Respons Pemerintah Indonesia

Hingga kini, tvOnenews.com masih berupaya meminta konfirmasi dari pemerintah Indonesia dalam hal ini BPOM dan kementerian terkait untuk merespons tudingan keras tersebut.

Pada 20 Agustus 2025, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso telah merespons isu tersebut dan berkoordinasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) untuk mengevaluasi ekspor udang beku ke Amerika Serikat yang diduga terpapar radioaktif Cesium-137.

“Kami sudah rapat koordinasi dengan KKP dan Bapeten. KKP dan Bapeten sedang melakukan inspeksi mengenai Cesium-137,” kata Budi Santoso dikutip dari Antara.

Inspeksi itu, katanya, bertujuan untuk membuktikan temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (Food and Drug Administration/FDA) Amerika Serikat ihwal kandungan Cesium-137 dalam udang beku yang diekspor Indonesia, tepatnya oleh PT Bahari Makmur Sejati (beroperasi dengan nama BMS Foods), ke Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apabila dalam inspeksi menunjukkan hasil yang sebaliknya, yakni ketiadaan kandungan Cesium-137 dalam undang beku, maka Kemendag akan melakukan negosiasi lanjutan dengan Amerika Serikat, kata Budi.

“Tadi pagi saya komunikasi dengan kedutaan kita di Amerika Serikat, kami akan koordinasi terus. Sementara ini, kami inspeksi betul atau tidak tuduhan dari Amerika Serikat. Kalau tidak terbukti, akan kami komunikasikan lagi,” tegasnya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Selengkapnya

Viral