GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Pilu Pahlawan Revolusi saat Tragedi G30S, Jenderal Ahmad Yani Sempat Diseret Seperti 'Binatang' Ditembak Pasukan yang...

Sekalipun kejadian itu telah lama, namun rasa sakit dan kengerian masih terpatri jelas di benak keluarga korban dari tragedi G30S.
Rabu, 10 September 2025 - 14:55 WIB
Kisah Pilu Pahlawan Revolusi saat Tragedi G30S, Jenderal Ahmad Yani Sempat Diseret Seperti 'Binatang' Ditembak Pasukan yang...
Sumber :
  • viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com- Kisah pilu tragedi G30S pada 30 September akan tertanam oleh mereka yang menjadi korban, seperti apa yang dirasakan anak dari Jenderal Ahmad Yani

Setiap bulan September di Indonesia diperingati sebagai hari G30S PKI. G30S PKI adalah hari di mana gugurnya tujuh perwira tinggi militer TNI AD oleh pasukan Cakrabirawa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah Pilu Pahlawan Revolusi saat Tragedi G30S, Jenderal Ahmad Yani Sempat Diseret Seperti  Binatang  Ditembak Pasukan yang...
Kisah Pilu Pahlawan Revolusi saat Tragedi G30S, Jenderal Ahmad Yani Sempat Diseret Seperti 'Binatang' Ditembak Pasukan yang...
Sumber :
  • viva.co.id

 

Sekalipun kejadian itu telah lama, namun rasa sakit dan kengerian masih terpatri jelas di benak keluarga korban dari tragedi G30S. 

Dalam ceritanya, anak dari Pahlawan Revolusi, Jenderal Ahmad Yani, yaitu Untung Mufreni. Dia mengingat, dan menceritakan kesaksiaannya kala sang ayah tewas saat peristiwa G30S PKI pada 1 Oktober 1965.

Dengan suara menahan amarah, Untung menyaksikan langsung Ayahnya yang diperlakukan secara keji oleh pasukan Cakrabirawa G30S PKI di kediaman pribadi mereka. 

"Ayah saya sehat walafiat," kenang Untung, dilansir dari akun TikTok @WawanTanasale Sabtu, 30 September 2023, dikutip dari viva.co.id.

"Bintang tiga, kepala staf angkatan darat, diseret-seret di depan kita (anak-anaknya), bagaimana? Ditembak di depan kita, di seret keluar di depan kita. Coba itu bayangin aja," ungkapnya. 

Ada kejadian lain, yang menurutnya juga terlalu dilakukan Pasukan Cakrabirawa yaitu menyeret sang ayah seperti 'binatang' dan ditembaki.

"Umur kita masih kecil-kecil. Akhirnya cuma bisa liat bapak kita diseret-seret (bahkan) sampai mau keluar dari pintu belakang, masih ditodong sama cakrabirawa. Cakrabirawa loh yang masuk, 5 orang yang masuk sampai penembakan," lanjutnya.

Tak rela sang ayah diperlukan sadis dan tidak berprikemanusiaan tersebut. Ia dan adiknya sempat berlari ke arah Jenderal Ahmad Yani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kala hendak sampai di Pintu belakang yang dilewati pasukan bersenjata itu, langsung mengancam mereka. 

"Kami kejar ayah kami keluar sampai pintu belakang, itu satu orang dari cakrabirawa sudah siap di depan kami, kami buka pintu dibilang 'siapa yang keluar kami tembak', itu masih kecil-kecil kami," jelas Untung.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sentilan Menohok KDM Soal Siswa di Bandung Tewas Diduga akibat Tawuran, Orangtua Kena Semprot: Tidak Semuanya Harus Diurus Gubernur

Sentilan Menohok KDM Soal Siswa di Bandung Tewas Diduga akibat Tawuran, Orangtua Kena Semprot: Tidak Semuanya Harus Diurus Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), memberikan tanggapan keras terkait insiden tawuran maut yang diduga menewaskan seorang pelajar SMA di Kota Bandung.
Respons 'Menohok' PSI Soal Teror Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Respons 'Menohok' PSI Soal Teror Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Kasus aksi teror penyiraman air keras terhadap Wakil Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus terus menuai sorotan berbagai pihak.
Mengapa Luka Air Keras Susah Sembuh dan Tinggalkan Bekas Jangka Panjang? Begini Penjelasannya

Mengapa Luka Air Keras Susah Sembuh dan Tinggalkan Bekas Jangka Panjang? Begini Penjelasannya

Luka akibat air keras sulit sembuh karena kerusakan jaringan yang dalam. Simak penjelasan medis tentang luka bakar kimia dan dampaknya bagi tubuh.
Melaju Hingga Semifinal Swiss Open 2026 Setelah Absen Lama karena Cedera, Anthony Ginting Sebut Keluarga jadi Sumber Motivasinya

Melaju Hingga Semifinal Swiss Open 2026 Setelah Absen Lama karena Cedera, Anthony Ginting Sebut Keluarga jadi Sumber Motivasinya

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, berhasil melangkah ke semifinal Swiss Open 2026.
Safari Ramadan di Jatim, Kapolri Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga Kamtibmas-Dukung Program Presiden

Safari Ramadan di Jatim, Kapolri Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga Kamtibmas-Dukung Program Presiden

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan safari Ramadan di Mapolda Jawa Timur (Jatim).
Harga Minya Melonjak Imbas Perang Iran-Israel dan AS, DPR RI: Kita Butuh UU Perdata Internasional

Harga Minya Melonjak Imbas Perang Iran-Israel dan AS, DPR RI: Kita Butuh UU Perdata Internasional

Perang yang terjadi antara Iran vs Israel-Amerika Serikat (AS) berdampak terhadap harga minyak dunia imbas penutupan Selat Hormuz.

Trending

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan komentarnya terkait peluncuran jersey terbaru yang akan dikenakan skuad Garuda dalam waktu dekat. Pelatih asal
Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Debut di Timnas Indonesia, Calon Penerus Jay Idzes Berusia 18 Tahun Ini Girang Dapat Kesempatan TC Bersama Garuda Muda

Pemain muda Rafa Raditya Abdurahman tengah menikmati momen penting dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia U-20. Bek berusia 18 tahun itu bersyukur.
Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

3 berita Timnas Indonesia populer: PSSI siapkan pemain naturalisasi baru, John Herdman bakal coret 18 pemain, hingga Ole Romeny klarifikasi rumor patah kaki.
Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menjelaskan alasan pelatih Timnas Indonesia John Herdman memanggil hingga 41 pemain untuk persiapan meng...
PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

PSSI Resmi Konfirmasi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, hingga Media Italia Heran Lihat Rekor Laga Emil Audero

Sejumlah kabar menarik mewarnai perkembangan terbaru Timnas Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Ini rangkuman 3 berita terpopuler yang paling banyak dibaca.
Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Tim kuasa hukum para korban ungkap siasat licik Ustaz SAM, pendakwah ternama di stasiun televisi saat melakukan pelecehan seksual kepada santri sesama jenis.
Segini Gaji Megawati Hangestri Jika Kembali ke Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Segini Gaji Megawati Hangestri Jika Kembali ke Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Gaji Megawati Hangestri Pertiwi jika kembali ke V-League 2026/2027 diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar hingga Rp2,8 miliar. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT