GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Kabar Buruk, Semua Warga Jawa Barat Diminta BMKG Harus Waspada pada 11-17 September 2025

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengabarkan ada kabar buruk yang menerjang di wilayah Jawa Barat (Jabar), mulai dari 11-17 September 2025.
Kamis, 11 September 2025 - 17:40 WIB
Ilustrasi cuaca buruk
Sumber :
  • Pixabay/holdmypixels

Bandung, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengabarkan ada kabar buruk di wilayah Jawa Barat (Jabar), mulai dari 11-17 September 2025.

Kepala BMKG Stasiun Bandung Teguh Rahayu menyampaikan, dalam sepekan ke depan cuaca di wilayah Jawa Barat potensi mengalami hujan lebat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teguh menambahkan, wilayah Jawa Barat tidak hanya sekadar hujan lebat, tetapi juga akan mengalami cuaca buruk seperti angin kencang sampai 17 September 2025.

Teguh menjelaskan, hujan lebat dan angin kencang potensi menerjang wilayah Jawa Barat karena kondisi dinamika atmosfer sehingga mempengaruhi perairan Indonesia.

"Atmosfer saat ini cukup labil, mulai dari kategori ringan hingga kuat, yang mendukung pembentukan awan hujan berskala lokal," ungkap Teguh dalam keterangan resminya di Bandung, Kamis (11/9/2025).

Ilustrasi cuaca buruk.
Ilustrasi cuaca buruk.
Sumber :
  • Antara

 

Pasalnya, suhu di permukaan laut belakangan ini berlangsung hangat di perairan Indonesia, bahkan gelombang atmosfer Rossby Equatorial juga aktif.

Akibatnya, cuaca di Indonesia akan ekstrem dalam sepekan ke depan, terutama di wilayah Jabar.

Menurut Teguh, cuaca ekstrem ini dapat mengganggu masyarakat Jabar khususnya dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Oleh karena itu, BMKG berharap masyarakat Jabar tetap harus waspada atas hasil prediksi cuaca ekstrem sepekan ke depan.

Lebih lanjut, kata Teguh, BMKG melakukan pemantauan di Samudra Hindia barat Bengkulu, terdapat adanya bibit Siklon Tropis 93S.

Teguh mengatakan, BMKG memang tidak menyatakan bibit tersebut berdampak secara langsung di Jabar.

Namun begitu, adanya bibit Siklon Tropis 93S bisa memberikan pengaruh pada peningkatan potensi hujan lebat, gelombang air laut tinggi, serta angin kencang.

Berdasarkan analisis dari BMKG, cuaca ekstrem tersebut terjadi di wilayah selatan Jabar, seperti Bogor, Bekasi, Depok, Cianjur, Sukabumi, Karawang.

Tak hanya itu, peningkatan cuaca ekstrem dari pengaruh bibit ini juga berdampak di wilayah Tasikmalaya hingga Pangandaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari ke depan," tuturnya.

Mewakili BMKG, Teguh memberikan prakira dominasi cuaca di wilayah Bandung Raya lebih condong berawan, namun tidak menutup kemungkinan berpotensi hujan ringan dan sangat lebat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.
Kabar Jay Idzes dari Sassuolo Bikin Timnas Indonesia Deg-degan Jelang FIFA Matchday Juni, Kondisinya Masih Dipantau

Kabar Jay Idzes dari Sassuolo Bikin Timnas Indonesia Deg-degan Jelang FIFA Matchday Juni, Kondisinya Masih Dipantau

Jay Idzes masih masuk daftar evaluasi Sassuolo jelang laga kontra Lecce. Timnas Indonesia ikut menanti kondisinya sebelum tampil di FIFA Matchday Juni 2026.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral