GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri G30S PKI: Alasan Soekarno Tak Bubarkan PKI dan Pengakuan Soeharto

Tragedi kelam Gerakan 30 September atau G30S PKI tahun 1965 masih menjadi misteri besar dalam sejarah bangsa Indonesia. Peristiwa berdarah itu menewaskan enam -
Minggu, 14 September 2025 - 23:39 WIB
Presiden Soekarno (kanan) melantik Menteri Utama bidang Pertahanan dan Keamanan Jenderal TNI Soeharto (kiri) di Istana Negara, Jakarta Pusat
Sumber :
  • ANTARA FOTO/IPPHOS/Rei/Koz/1966

Jakarta, tvOnenews.com – Tragedi kelam Gerakan 30 September atau G30S PKI tahun 1965 masih menjadi misteri besar dalam sejarah bangsa Indonesia. 

Peristiwa berdarah itu menewaskan enam jenderal dan satu perwira tinggi sekaligus mengubah arah politik tanah air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasca tragedi kemarahan rakyat membara. Desakan untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI) menggema di berbagai daerah.

Supersemar dari Soekarno
Supersemar dari Soekarno
Sumber :
  • Kolase Istimewa & Antara

 

Massa menggelar demonstrasi besar-besaran, bahkan membakar kantor-kantor PKI. Namun, meski tekanan begitu kuat, Presiden Soekarno tetap bersikeras untuk tidak membubarkan partai tersebut.

Keputusan ini menimbulkan tanda tanya. Belakangan, Jenderal Soeharto mengungkapkan pandangan Bung Karno mengenai PKI, yang memperlihatkan alasan mendasar di balik sikap kontroversial itu.

Menurut Soeharto sikap Soekarno sudah terbentuk jauh sebelum tragedi G30S. Sebagai penggagas konsep Nasakom (Nasionalis, Agama, Komunis), Bung Karno memandang PKI sebagai bagian penting dari revolusi Indonesia.

"Situasi konflik tidak bisa diatasi karena apa? Bung Karno sendiri tidak mau membubarkan PKI. Apa sebabnya? Tadi, mengenai Nasakom," ungkap Soeharto.

Soekarno bahkan memperkenalkan Nasakom hingga ke panggung internasional, termasuk saat berpidato di PBB. Dalam pandangannya, membubarkan PKI justru akan menghancurkan fondasi revolusi yang sedang ia bangun.

Selain faktor ideologi, hubungan Indonesia dengan negara-negara komunis seperti Uni Soviet dan China juga jadi pertimbangan.

Membubarkan PKI dikhawatirkan merusak hubungan diplomatik sekaligus mengisolasi Indonesia dari jaringan internasionalnya saat itu.

Potret Jenderal AH Nasution dan Jenderal Soeharto ketika keduanya masih aktif sebagai penjabat TNI
Potret Jenderal AH Nasution dan Jenderal Soeharto ketika keduanya masih aktif sebagai penjabat TNI
Sumber :
  • Istimewa

 

Soeharto juga mengungkap pandangan Soekarno terkait kematian para jenderal. Bung Karno menyebut peristiwa itu sebagai bagian dari arus revolusi besar yang tengah berlangsung.

"Beliau bahkan mengatakan anggaplah ini revolusi, kematian para Jenderal itu seperti riak-riak dalam gelombang samudera," kata Soeharto.

Namun bagi Soeharto, persoalan utama bukan sekadar terbunuhnya para jenderal, melainkan ancaman ideologi komunis terhadap Pancasila.

"Masalahnya bukan sekadar pembunuhan jenderal, tapi lebih besar dari itu, yakni ancaman terhadap eksistensi Negara Pancasila yang bisa tergantikan oleh ideologi komunis," tegasnya.

Keputusan Soekarno mempertahankan PKI menjadi salah satu titik krusial dalam perjalanan sejarah Indonesia. Meski rakyat mendesak pembubaran, Bung Karno tetap teguh dengan pandangannya.

Namun dinamika politik terus bergejolak hingga akhirnya Soeharto mengambil alih kendali. Dari situlah dimulainya era Orde Baru yang menandai berakhirnya kepemimpinan Soekarno.

Peristiwa G30S PKI hingga kini masih menjadi perdebatan panjang di kalangan sejarawan dan pengamat politik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sikap Bung Karno yang menolak membubarkan PKI menunjukkan betapa rumitnya pilihan politik di masa itu, sebuah keputusan yang memengaruhi arah bangsa hingga hari ini.

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

4 iPhone yang Diskon pada Maret 2026, Catat Tanggalnya!

4 iPhone yang Diskon pada Maret 2026, Catat Tanggalnya!

Akhir pekan ini ada diskon ratusan ribu untuk beberapa produk iPhone yang bisa kamu dapatkan dengan mudah. Yuk, catat tanggal dan cara mendapatkan promonya!
Hasil All England 2026: Disingkirikan Wakil China Unggulan Ke-6 di Perempat Final, Amri/Nita Ungkap Penyebabnya

Hasil All England 2026: Disingkirikan Wakil China Unggulan Ke-6 di Perempat Final, Amri/Nita Ungkap Penyebabnya

Hasil All England 2026 yang menyajikan duel ganda campuran wakil Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melawan pasangan China, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui.
PSSI Deg-degan! Ketegangan Timur Tengah Bisa Hambat Kedatangan Pemain Diaspora untuk Debut John Herdman di FIFA Series 2026

PSSI Deg-degan! Ketegangan Timur Tengah Bisa Hambat Kedatangan Pemain Diaspora untuk Debut John Herdman di FIFA Series 2026

Banyak pemain Timnas Indonesia saat ini bermain di Eropa sehingga rute penerbangan menjadi faktor penting dalam proses pemanggilan mereka jelang FIFA Series 2026
Terpopuler Timnas Indonesia Hari Ini: Marselino Ferdinan Comeback, 5 Pemain Dicoret John Herdman Jelang FIFA Series 2026, Misteri Elkan Baggott Terungkap

Terpopuler Timnas Indonesia Hari Ini: Marselino Ferdinan Comeback, 5 Pemain Dicoret John Herdman Jelang FIFA Series 2026, Misteri Elkan Baggott Terungkap

3 kabar Timnas Indonesia paling banyak dibaca hari ini: Marselino Ferdinan comeback, lima pemain dicoret John Herdman, hingga misteri absennya Elkan Baggott.
Fasilitas Mendesak, Warga Kalideres Dukung Pembangunan Fasilitas Rumah Duka dan Krematorium

Fasilitas Mendesak, Warga Kalideres Dukung Pembangunan Fasilitas Rumah Duka dan Krematorium

Proyek pembangunan rumah duka dan krematorium di wilayah Kalideres, Jakarta Barat menuai pro-kontra dari masyarakat.
Niatnya Viralkan ‘Maling’, Selebgram Nabilah O’Brien Justru Jadi Tersangka, Komisi III DPR Turun Tangan

Niatnya Viralkan ‘Maling’, Selebgram Nabilah O’Brien Justru Jadi Tersangka, Komisi III DPR Turun Tangan

Kasus selebgram Nabilah O’Brien jadi sorotan setelah ia ditetapkan tersangka usai memviralkan dugaan pencurian makanan di restorannya.

Trending

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Siapakah Sabrina Farhana? Istri Kedua Founder Animasi Nussa Rara Aditya Triantoro yang Terseret Skandal Perselingkuhan

Nama Sabrina Farhana menjadi sorotan publik setelah terseret dalam skandal perselingkuhan yang diduga dilakukan Founder Animasi Nussa Rara, Aditya Triantoro
Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Terpopuler News Internasional: Rencana Donald Trump untuk Amerika Jika Tewas di Tangan Iran, hingga Kapal Perang Iran Ditenggelamkan AS

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump soal rencana ketika ia terbunuh Iran. Kapal selam Amerika Serikat telah menenggelamkan kapal perang Iran
Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam Peringatkan Dwi Sasetyaningtyas Soal Bangga Status WNA Anak: Anda Bisa Sekolah Karena Indonesia Merdeka

Eks Menko Polhukam, Mahfud MD ikut angkat bicara dan beri peringatan tegas kepada alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas.
Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Legenda Belanda Tak Habis Pikir dengan Justin Hubner, Bek Timnas Indonesia itu Disebut Cocok Gabung PSV Eindhoven

Justin Hubner tampil gemilang bersama Fortuna Sittard. Legenda Belanda Ferdi Vierklau bahkan sebut bek Timnas Indonesia itu cocok gabung PSV Eindhoven.
Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Pengakuan Mencenangkan Militer AS Tak Kuat Lawan Iran, Bahkan Singgung Alat Mematikan Milik Iran

Baru-baru ini mencuat terkait pengakuan mencengangkan Militer AS, yang tidak kuat lawan Iran. Sontak, pengakuan itu menyedot perhatian publik. 
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026! Coach Justin Sebut Garuda Berpotensi Main di Putaran Kelima dan Minta PSSI Lakukan Ini

Harapan Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia FIFA 2026 ternyata belum sepenuhnya tertutup. Pengamat sepak bola Coach Justin ungkap adanya celah bagi Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT