News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Koalisi RFP Desak Presiden Bentuk Tim Independen Reformasi Kepolisian, Soroti 9 Masalah Sistemik Polri

Gelombang desakan reformasi Kepolisian semakin menguat, menyusul sederet tindakan represif dan ketidakprofesionalan aparat di berbagai daerah.
Senin, 15 September 2025 - 17:38 WIB
Koalisi RFP Desak Presiden Bentuk Tim Independen Reformasi Kepolisian, Soroti 9 Masalah Sistemik Polri
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Gelombang desakan reformasi Kepolisian semakin menguat, menyusul sederet tindakan represif dan ketidakprofesionalan aparat di berbagai daerah.

Terbaru, Presiden RI Prabowo Subianto disebut-sebut tengah menyiapkan tim khusus Reformasi Kepolisian setelah berdialog dengan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Istana Negara pada Kamis (11/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi rencana tersebut, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Kepolisian (Koalisi RFP) menegaskan bahwa reformasi Polri tidak bisa berhenti pada sekadar pembentukan tim atau komisi.

Mereka menuntut adanya peta jalan pembenahan institusi Polri yang menyentuh akar persoalan di level sistem, kewenangan, struktur, hingga kultur.

Koalisi RFP Desak Presiden Bentuk Tim Independen Reformasi Kepolisian, Soroti 9 Masalah Sistemik Polri
Koalisi RFP Desak Presiden Bentuk Tim Independen Reformasi Kepolisian, Soroti 9 Masalah Sistemik Polri
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

 

“Harus ada komitmen presiden memastikan rekomendasi tim bersifat mengikat, impactful, dan menjadi dasar perubahan Undang-Undang Polri. Kalau tidak, upaya ini hanya berakhir sebagai gimmick politik seperti reformasi yang gagal di masa lalu,” tegas Koalisi RFP dalam pernyataan tertulisnya, Senin (15/9/2025).

Tolak RUU KUHAP Versi Terakhir

Koalisi juga mendesak Presiden Prabowo dan DPR menghentikan upaya pengesahan RUU KUHAP versi 13 Juli 2025, yang dinilai justru memperluas kekuasaan Polri dalam penyelidikan dan penyidikan tanpa kontrol memadai.

Mereka menuntut agar revisi KUHAP memuat mekanisme check and balances melalui pengadilan, termasuk skema habeas corpus untuk menjamin hak warga yang ditangkap dan mencegah praktik penyalahgunaan wewenang serta pelanggaran HAM.

Tuntutan Tim Independen

Koalisi RFP mengajukan 3 syarat pokok jika Presiden benar-benar membentuk tim Reformasi Kepolisian:

Pertama, kewenangan efektif dengan hasil yang mengikat, bukan sekadar laporan.

Kedua, komposisi independen berisi tokoh masyarakat sipil, akademisi, dan aktivis dengan rekam jejak advokasi kepolisian. 

Unsur polisi dan Kompolnas justru diminta dikecualikan demi mencegah konflik kepentingan.

Ketiga, proses transparan sejak pembentukan hingga hasil akhir.

9 Masalah Fundamental Polri

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koalisi RFP juga memetakan sembilan masalah sistemik dan struktural yang dinilai mendesak untuk ditangani:

1. Lemahnya sistem akuntabilitas dan pengawasan, termasuk impunitas.
2. Pendidikan yang melanggengkan kekerasan, militeristik, dan diskriminasi gender.
3. Tata kelola organisasi tidak transparan, rawan korupsi.
4. Rekrutmen, mutasi, promosi tidak berbasis meritokrasi.
5. Kewenangan Polri yang terlalu luas hingga ke ranah sipil.
6. Penggunaan kekuatan berlebihan dan represif dalam menangani demonstrasi.
7. Lemahnya komitmen HAM, demokrasi, dan kesetaraan.
8. Praktik tebang pilih, penundaan perkara, hingga perilaku koruptif.
9. Keterlibatan polisi dalam bisnis dan politik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kata-kata Jonatan Christie Usai Tersingkir di Perempat Final Kejuraaan Asia 2026

Kata-kata Jonatan Christie Usai Tersingkir di Perempat Final Kejuraaan Asia 2026

Bermain di Ningbo Olympic Sports Centre, China, pada Jumat (10/4/2026), siang WIB, Jonatan Christie kalah dua game langsung 21-23 dan 17-21.
Klasemen Memanas! Jakarta Electric PLN Mobile vs Popsivo Polwan, Siapa Lebih Tajam di Final Four Proliga 2026?

Klasemen Memanas! Jakarta Electric PLN Mobile vs Popsivo Polwan, Siapa Lebih Tajam di Final Four Proliga 2026?

Jakarta Electric PLN Mobile berada di peringkat ketiga, sementara Popsivo Polwan masih terpuruk di dasar klasemen. Selisih posisi tersebut menjadikan laga ini sebagai momentum
Timnas Indonesia Disorot Eropa, Anak Asuh John Herdman Dianggap Lebih Baik Ketimbang Tim Peringkat 93 dan 99 FIFA: Garuda Punya Keunggulan

Timnas Indonesia Disorot Eropa, Anak Asuh John Herdman Dianggap Lebih Baik Ketimbang Tim Peringkat 93 dan 99 FIFA: Garuda Punya Keunggulan

Timnas Indonesia mulai mencuri perhatian pengamat sepak bola Eropa setelah dinilai memiliki kualitas yang tak kalah, bahkan lebih unggul dari rival regionalnya.
Bojan Hodak Sampaikan Kabar Buruk Jelang Duel Persib Vs Bali United, Ada Apa?

Bojan Hodak Sampaikan Kabar Buruk Jelang Duel Persib Vs Bali United, Ada Apa?

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, ungkap kabar buruk jelang pertandingan krusial pekan ke-27 Super League 2025-2026 melawan Bali United pada Minggu (12/4/2026).
Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Duel Dua Tim Pesakitan akan Buka Hari Kedua Seri Solo

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Duel Dua Tim Pesakitan akan Buka Hari Kedua Seri Solo

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026 Jumat 10 April yang akan menyuguhkan dua laga dari sektor putra dan putri.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Tim Raksasa Ini di FIFA Matchday Juni

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Tim Raksasa Ini di FIFA Matchday Juni

Media Vietnam mulai mencurigai langkah PSSI dalam memilih lawan untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, bisa jadi merupakan tim besar yang jadi lawannya.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral