GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelajar di Luar Negeri Bisa Daftar TKA 2025, Begini Cara Mudahnya!

Pelajar Indonesia di luar negeri tetap bisa ikut Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025. Simak cara daftar, syarat, hingga simulasi soal TKA di sini.
Jumat, 19 September 2025 - 09:05 WIB
Ilustrasi siswa belajar dengan metode blended learning di Sekolah Murid Merdeka, beberapa waktu lalu.
Sumber :
  • antara

Jakarta, tvOnenews.com – Banyak pelajar Indonesia yang tinggal di luar negeri, baik karena pertukaran pelajar, ikut orang tua bekerja, maupun bersekolah di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN). Pertanyaannya, apakah mereka bisa ikut Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025?

Jawabannya, bisa! Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memastikan bahwa pelajar Indonesia di luar negeri tetap bisa mendaftar dan mengikuti TKA, dengan mekanisme yang sudah difasilitasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cara Daftar TKA untuk Pelajar di Luar Negeri

Berdasarkan informasi resmi dari Pusat Asesmen dan Pembelajaran (Pusmendik) Kemendikdasmen, pelajar Indonesia yang berada di luar negeri dapat mendaftar TKA melalui sekolah asal. Nantinya, Dinas Pendidikan Provinsi tempat sekolah asal akan berkoordinasi dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan di negara setempat.

Setelah itu, atase akan mengarahkan peserta ke Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) terdekat sesuai lokasi murid. Khusus bagi murid yang memang bersekolah di SILN, pendaftaran bisa langsung dilakukan di sekolah masing-masing tanpa perlu melalui sekolah asal.

Dengan mekanisme ini, diharapkan tidak ada pelajar Indonesia di luar negeri yang terlewat untuk mengikuti TKA.

Syarat Peserta TKA 2025

Merujuk pada Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 95/M/2025, berikut syarat peserta TKA:

  • Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang valid dan aktif.

  • Murid kelas 6 SD/MI atau sederajat, termasuk Paket A.

  • Murid kelas 9 SMP/MTs atau sederajat, termasuk Paket B.

  • Murid kelas 12 SMA/MA, SMK/MAK, atau sederajat, termasuk Paket C.

  • Berada pada semester terakhir dan memiliki laporan hasil belajar sesuai jenjang pendidikan.

  • Murid berkebutuhan khusus dapat ikut TKA selama tidak memiliki hambatan intelektual.

Dengan persyaratan ini, TKA terbuka untuk pelajar dari berbagai jalur pendidikan, baik formal, nonformal, maupun informal.

Simulasi Soal TKA Bisa Diakses Online

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi pelajar yang ingin mempersiapkan diri lebih matang, Pusmendik Kemdikbud menyediakan fasilitas simulasi soal TKA secara online. Berikut langkahnya:

  1. Buka laman resmi: https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka

  2. Pilih jenjang pendidikan.

  3. Pilih jenis mata pelajaran.

  4. Klik “Mulai Simulasi”.

  5. Login menggunakan username dan password.

  6. Ikuti simulasi soal hingga selesai.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Gebrakan Sherly Tjoanda, Ada Janji untuk Mendiang Suami yang Ingin Diwujudkan

Di Balik Gebrakan Sherly Tjoanda, Ada Janji untuk Mendiang Suami yang Ingin Diwujudkan

Sherly Tjoanda ternyata punya alasan emosional di balik gebrakannya sebagai Gubernur Maluku Utara, yakni mewujudkan janji mendiang suami. Simak beritanya!
Polres Lumajang Bakal Hentikan Penyidikan Kasus Dugaan Penimbunan Solar Hasil OTT Bupati, Ini Alasannya

Polres Lumajang Bakal Hentikan Penyidikan Kasus Dugaan Penimbunan Solar Hasil OTT Bupati, Ini Alasannya

Kepolisian Resor Lumajang, Jawa Timur, berencana menghentikan proses penyidikan kasus dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.
Terseret Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim, Anggota DPRD Pamekasan Dipanggil KPK

Terseret Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim, Anggota DPRD Pamekasan Dipanggil KPK

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Senin (11/5/2026), dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hasil pertandingan Persib Vs Persija yang digelar pada Minggu (10/5/2026). 
PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyebut hasil drawing Piala Asia 2027 yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Jepang justru menjadi hal yang menggairahkan.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral