Kunto Aji & Yogyakarta Hadroh Clan Bongkar Persiapan Singkat Setlist di Synchronize Fest 2025: Cuma Dua Kali Latihan!
- Nadiyas Utami Pratiwi
Jakarta, tvOnenews.com – Penampilan musisi Kunto Aji bersama Yogyakarta Hadroh Clan (YKHC) di panggung Synchronize Fest 2025, Jumat (3/10/2025) sore, berhasil mencuri perhatian ribuan penonton di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Pusat. Digelar tepat pukul 16.30 WIB, kolaborasi unik ini menghadirkan nuansa berbeda karena sebagian besar setlist lagu yang dibawakan justru berupa salawatan.
Meski tampil mengesankan, ternyata di balik itu ada cerita menarik soal persiapan yang serba mepet. Dalam wawancara langsung dengan tvOnenews, Kunto Aji dan Yogyakarta Hadroh Clan membeberkan bagaimana proses panjang diskusi hingga akhirnya setlist benar-benar diputuskan hanya beberapa hari sebelum tampil.
Diskusi Panjang Tentukan Lagu
Kunto Aji mengaku proses penentuan lagu dengan YKHC bukan hal yang instan. Bahkan, satu kali pertemuan bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk membahas arah musik yang akan dibawa.
“Kalau ngobrol sama teman-teman YKHC itu bisa sampai dua jam sendiri, dan rasanya nggak kerasa. Banyak diskusi, tanya-jawab, jadi memang panjang prosesnya. Dari situ kita sadar, supaya penampilan nanti tetap seru, mungkin jumlah lagu harus kita kurangi, biar kedekatan dengan penonton tetap terjaga.” jelas Kunto dalam konferensi pers sore tadi.
Sementara itu, pihak YKHC mengungkapkan bahwa proses kreatif sudah berjalan sejak dua bulan terakhir. Namun, kepastian soal lagu justru baru didapat di akhir September.
“Proses kreatifnya kurang lebih dua bulan. Awalnya, Mas Kutam (Kunto Aji) masih belum fix mau bawa lagu apa. Kita juga sama, masih mencari. Sampai akhirnya dalam proses itu malah ketemu lagu baru, dan ternyata cocok. Dari situ kita coba lagi sampai akhirnya benar-benar fix setlist tanggal 30 September.” tegas perwakilan YKHC.
Persiapan Singkat, Chemistry Jadi Kunci
Keputusan setlist yang baru dipastikan pada 30 September membuat keduanya harus bergerak cepat. Waktu latihan bareng pun ternyata sangat terbatas.
“Memang mepet banget ya, baru fix tanggal 30. Tapi setelah itu langsung kita kasih ke tim teknis. Latihan bareng YKHC juga cuma dua kali, tapi ya alhamdulillah semuanya bisa jalan lancar.” tambah Kunto lagi.
Meski hanya dua kali latihan, YKHC menilai chemistry dengan Kunto Aji sudah terbentuk sejak awal sehingga memudahkan mereka saat naik panggung.
“Intinya, meski persiapan singkat, karena sudah ada chemistry, kita tetap bisa kompak. Yang penting lagunya bisa nyampe ke penonton, itu tujuan kita.” tambah YKHC.
Dominasi Salawatan di Synchronize Fest
Yang menarik, dari total setlist sore itu, sebagian besar diisi dengan lagu-lagu salawatan. Hal ini menjadi warna baru di panggung festival musik tahunan yang biasanya dipenuhi genre pop, rock, hingga indie.
Kunto Aji menyebut keputusan itu bukan sekadar pilihan artistik, melainkan bagian dari semangat menyebarkan energi positif kepada penonton.
“Salawatan itu punya kekuatan spiritual, tapi juga bisa dekat dengan semua orang. Jadi, buat saya pribadi, penting untuk menyampaikan pesan itu dalam festival sebesar ini.” tegas Kunto.
Penampilan yang Hangat dan Membekas
Meski tampil sore hari, antusiasme penonton sangat tinggi. Ribuan orang tampak hanyut dalam alunan musik berpadu lantunan salawat. Beberapa bahkan ikut bersenandung bersama, menciptakan suasana hangat yang jarang ditemui dalam sebuah festival musik modern.
Penampilan Kunto Aji dan YKHC di Synchronize Fest 2025 bukan hanya sekadar kolaborasi musik, melainkan juga pertemuan dua dunia: musisi pop dengan tradisi hadroh. Dari keterbatasan waktu latihan hingga keputusan setlist yang mepet, keduanya berhasil membuktikan bahwa chemistry dan pesan musik lebih utama dari sekadar teknis panggung.
Dengan keberhasilan ini, publik tentu menanti apakah kolaborasi Kunto Aji dan Yogyakarta Hadroh Clan akan berlanjut di panggung besar lainnya. (nsp)
Load more