News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Synchronize Fest 2025 Day 3: Bersholawat Bersama Haddad Alwi X Opick, Keseruan Elvy Sukaesih X Tokyo Ska Paradise, hingga Nostalgia Centil Era

Hari ketiga Synchronize Fest 2025, Minggu (5/10/2025), merupakan puncak rangkaian perayaan musik lintas genre dan generasi yang digelar di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.
Senin, 6 Oktober 2025 - 11:12 WIB
Kolaborasi Centil Era di Synchronize Fest 2025
Sumber :
  • tvOnenews/Anisa Sri Isnaini

Jakarta, tvOnenews.com - Hari ketiga Synchronize Fest 2025, Minggu (5/10/2025), merupakan puncak rangkaian perayaan musik lintas genre dan generasi yang digelar di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.

 Sejak siang hingga tengah malam, seluruh area festival dipenuhi ribuan pengunjung yang datang untuk menikmati beragam penampilan dari musisi legendaris hingga kolaborasi epik yang jarang terjadi di panggung manapun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padi Reborn Buka dengan Energi Penuh Nostalgia
Tepat pukul 15.00 WIB, Padi Reborn membuka hari ketiga di panggung Dynamic Stage dengan energi membuncah. Formasi lengkap Fadli (vokal), Piyu (gitar), Ari (gitar), Rindra (bass), dan Yoyo (drum) langsung mengguncang lewat “Sudahlah” dari album Dunia Lain (1999).

Tanpa jeda panjang, mereka melanjutkan dengan “Mahadewi”, “Sobat”, dan “Kasih Tak Sampai” yang membuat penonton hanyut dalam nostalgia era emas pop-rock Indonesia.

“Senang banget bisa balik lagi ke Synchronize,” ucap Fadli, disambut koor ribuan penonton.

Sebagai penutup, Padi membawakan “Semua Tak Sama” dan “Begitu Indah”, menutup set dengan atmosfer haru berhasil membawa para penonton untuk nostalgia para sore kemarin.

Hadad Alwi x Opick
Sementara itu, suasana berbeda terasa di panggung Forest Stage. Di tengah gegap gempita festival musik yang dipenuhi ribuan anak muda, dua sosok legendaris musik religi Indonesia, Haddad Alwi dan Opick, tampil penuh kedamaian dan kehangatan.

Haddad Alwi membuka penampilan dengan penuh semangat, menyapa lautan penonton yang memadati area panggung.

Lagu “Rindu Muhammadku” menjadi pembuka yang langsung menyentuh hati. Dengan suaranya yang khas, Hadad mengajak seluruh penonton ikut mengekspresikan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

“Apa kabar anak-anak muda penghuni surga. Mau enggak kita ekspresikan cinta kita ke Rasulullah. Semoga yang lagi sedih sekarang dibahagiakan, diberikan jodoh, kita nyanyi sama-sama ya,” sapa Haddad Alwi.

Lantunan salawat dan tahlil pun menggema, menciptakan paduan suara massal yang menggugah. Dengan penuh penghayatan, Haddad terus mengajak penonton berselawat dan berdoa bersama.

Momen haru berlanjut ketika Haddad Alwi memanggil sosok yang ia sebut sebagai saudara sekaligus panutan, Opick.

Kehadiran Opick sontak disambut sorak riuh penonton. Suasana kian syahdu ketika ia membawakan lagu “Alhamdulillah”, yang membuat ribuan orang ikut bernyanyi bersama di bawah langit malam Jakarta.

Di sela-sela nyanyian, Haddad Alwi dan Opick pun memimpin doa untuk kebahagiaan para penonton, keselamatan bangsa Indonesia, serta kemerdekaan rakyat Palestina.

Sebagai penutup, keduanya melantunkan “Salawat Badar”, menutup malam dengan penuh ketenangan dan harapan.

Elvy Sukaesih x Tokyo Ska Paradise Orchestra
Ribuan penonton larut dalam suasana meriah, bergoyang mengikuti irama yang memadukan semangat ska dengan pesona dangdut klasik sang Ratu, Elvy Sukaesih di panggung utama Synchronize Fest 2025.

Elvy membuka penampilannya dengan iringan para pemusik setianya. Deretan lagu legendaris seperti “Sekuntum Mawar Merah”, “Kereta Malam”, hingga “Pecah Seribu” menghangatkan suasana dan memancing nostalgia para penonton lintas generasi. 

Suaranya yang masih prima di usia 74 tahun membuat penampilan itu terasa begitu berenergi dan berkelas.

Momen yang paling ditunggu akhirnya tiba. Tokyo Ska Paradise Orchestra, band ska asal Jepang yang sudah mendunia, naik ke panggung disambut sorak sorai penonton.

“Saya akan perkenalkan, ini dia Tokyo Ska Paradise Orchestra,” teriak Elvy, disambut riuh tepuk tangan dan teriakan antusias dari penonton.

Sebelum kolaborasi dimulai, layar menayangkan sebuah video dokumenter singkat yang menampilkan potongan penampilan lama Elvy bersama TSPO di Jepang tahun 1996. 

Cuplikan itu menjadi pengantar yang menyentuh bagi mereka yang belum mengetahui sejarah panjang kerja sama lintas negara ini.

“Waktu itu, 29 tahun lalu, saya diundang ke sana (Jepang) untuk show, di Shibuya,” kenang Elvy. 

Mereka kemudian membawakan dua lagu kolaborasi, yakni “Bisik-Bisik Tetangga” dan “Kopi Dangdut”, yang langsung membuat seluruh area bergoyang serempak. 

Dentuman brass section khas TSPO berpadu harmonis dengan irama dangdut Elvy, menghadirkan suasana pesta musik yang unik dan tak terlupakan.

Menjelang akhir penampilan, Elvy menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh penonton yang telah memadati area Forest Stage malam itu.

Panggung kolaborasi Elvy Sukaesih X Tokyo Ska Paradise tidak hanya sebuah pertunjukan, tapi juga ebuah reuni emosional yang mengulang pertemuan bersejarah mereka di Tokyo pada tahun 1996 silam. 

Centil Era: Nostalgia Pop 2000-an Tutup Festival dengan Gegap Gempita
Pukul 23.00 WIB, Panggung Dynamic diambil alih oleh proyek kolaboratif bertajuk “Centil Era”, sebuah perayaan untuk musik pop 2000-an dengan musik konsep karaoke dipandu oleh Narpati Awangga atau Oomleo. Suasana ceria pun langsung menyelimuti area festival, membawa penonton kembali ke masa di mana lagu-lagu cinta sederhana mendominasi layar kaca dan radio nasional.

Deretan musisi pop era 2000-an naik ke atas panggung satu per satu, membangkitkan memori lewat lagu-lagu yang dulu begitu lekat di telinga para generasi milenial. 

Citra Scholastika membuka malam dengan “Everybody Knew,” menghadirkan atmosfer enerjik yang langsung disambut antusias ribuan penonton. Setelah itu, Astrid melanjutkan dengan lagu legendarisnya, “Jadikan Aku yang Kedua”.

Tak lama kemudian, Shanty tampil membawakan dua lagu ikoniknya, “Hanya Memuji” dan “Oh Kasih.” Aksi panggungnya yang enerjik dan penuh pesona seakan membawa penonton ke era keemasan pop ibukota Indonesia di awal 2000-an.

Suasana semakin meriah saat grup SHE muncul dengan “Jomblowati,” mengundang koor massal dari seluruh area Dynamic Stage. Sementara itu, idola masa kini, Naykilla menghadirkan nuansa hipdut lewat “Garam & Madu,” sebelum T2 membuat penonton bergoyang lewat dua lagu andalannya, “OK!!” dan “Malu Malu Dong.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak kalah heboh, Sinta dan Jojo muncul sebagai kejutan dengan lagu viral mereka “Keong Racun,” memancing koor sekaligus nostalgia bagi generasi yang tumbuh bersama fenomena viral video lipsync mereka di awal era sosial media.

Sebagai penutup megah, Pinkan Mambo tampil dengan penuh karisma, membawakan rangkaian hits seperti “Jangan Bilang Siapa-Siapa,” “Teman Tapi Mesra,” hingga “Buaya Darat.” Suaranya yang khas berpadu dengan euforia penonton yang tak henti bernyanyi bersama hingga lewat tengah malam.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Medan Jadi Fokus, KAI Wisata Perkuat Layanan Hospitality

Medan Jadi Fokus, KAI Wisata Perkuat Layanan Hospitality

KAI Wisata terus memperkuat eksistensinya di Medan melalui pengembangan lini bisnis strategis, yakni pengelolaan Rail Transit Hotel Medan yang beroperasional
Red Sparks Ketar-ketir, Media Korea Selatan Spill Tim yang Akan Megawati Hangestri Pilih Jika Comeback ke V League

Red Sparks Ketar-ketir, Media Korea Selatan Spill Tim yang Akan Megawati Hangestri Pilih Jika Comeback ke V League

Peluang Megawati Hangestri kembali ke V-League kembali mencuat, setelah bintang voli Indonesia itu dikabarkan berubah pikiran dalam beberapa hari terakhir.
Kata-kata Jonatan Christie Usai Tersingkir di Perempat Final Kejuraaan Asia 2026

Kata-kata Jonatan Christie Usai Tersingkir di Perempat Final Kejuraaan Asia 2026

Bermain di Ningbo Olympic Sports Centre, China, pada Jumat (10/4/2026), siang WIB, Jonatan Christie kalah dua game langsung 21-23 dan 17-21.
Klasemen Memanas! Jakarta Electric PLN Mobile vs Popsivo Polwan, Siapa Lebih Tajam di Final Four Proliga 2026?

Klasemen Memanas! Jakarta Electric PLN Mobile vs Popsivo Polwan, Siapa Lebih Tajam di Final Four Proliga 2026?

Jakarta Electric PLN Mobile berada di peringkat ketiga, sementara Popsivo Polwan masih terpuruk di dasar klasemen. Selisih posisi tersebut menjadikan laga ini sebagai momentum
Timnas Indonesia Disorot Eropa, Anak Asuh John Herdman Dianggap Lebih Baik Ketimbang Tim Peringkat 93 dan 99 FIFA: Garuda Punya Keunggulan

Timnas Indonesia Disorot Eropa, Anak Asuh John Herdman Dianggap Lebih Baik Ketimbang Tim Peringkat 93 dan 99 FIFA: Garuda Punya Keunggulan

Timnas Indonesia mulai mencuri perhatian pengamat sepak bola Eropa setelah dinilai memiliki kualitas yang tak kalah, bahkan lebih unggul dari rival regionalnya.
Bojan Hodak Sampaikan Kabar Buruk Jelang Duel Persib Vs Bali United, Ada Apa?

Bojan Hodak Sampaikan Kabar Buruk Jelang Duel Persib Vs Bali United, Ada Apa?

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, ungkap kabar buruk jelang pertandingan krusial pekan ke-27 Super League 2025-2026 melawan Bali United pada Minggu (12/4/2026).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral