GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anindya Bakrie Soroti Kesenjangan Likuiditas Pusat-Daerah: Pemda Tertekan, Ekonomi Bisa Lesu

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menyoroti adanya kesenjangan likuiditas antara pemerintah pusat dan daerah yang dinilainya bisa berdampak pada perlambatan ekonomi di tingkat lokal.
Rabu, 15 Oktober 2025 - 19:51 WIB
Ketua Kadin, Anindya Bakrie
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menyoroti adanya kesenjangan likuiditas antara pemerintah pusat dan daerah yang dinilainya bisa berdampak pada perlambatan ekonomi di tingkat lokal.

Ia mengingatkan, kondisi tersebut perlu diantisipasi agar tidak memicu langkah-langkah ekstrem dari pemerintah daerah, seperti menaikkan pajak daerah secara cepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang pertama kita mengetahui bahwa satu dari bujet APBN ini kan, sepertiga yang biasa langsung ke daerah, itu dipotong sekitar 30 persen, rata-rata. Jadi ada yang 50 persen, ada yang 10 persen. Nah ini menyebabkan likuiditas di daerah itu pas-pasan,” ujar Anindya di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2025).

Menurutnya, pemangkasan anggaran daerah itu dapat menekan pergerakan ekonomi lokal dan membuat kepala daerah mengambil kebijakan jangka pendek yang justru membebani masyarakat.

“Sehingga kalau tidak dijaga, mereka itu bukan saja perekonomian tidak bergeliat, tapi pemimpin daerah berpikir cepat menaikkan PBB dan lain-lain,” tegasnya.

Anindya menambahkan, saat ini pemerintah pusat justru memiliki cadangan likuiditas yang besar. Ia menyoroti adanya perpindahan dana dari Bank Indonesia ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) senilai ratusan triliun rupiah, yang menunjukkan tumpukan dana di pusat.

“Sedangkan di pusat itu terlihat banyak dengan likuiditas. Perpindahan dari dana, dari Bank Indonesia Rp200 triliun, pindah ke Himbara. Jadi terkesan benar-benar banyak sekali likuiditas yang memang ada,” jelasnya.

Ia menilai, perbedaan tajam antara daerah yang kekurangan likuiditas dan pusat yang kelebihan dana harus segera dijembatani agar pertumbuhan ekonomi nasional tetap merata. Salah satu solusinya, kata Anindya, adalah dengan mempercepat konektivitas ekonomi melalui transformasi digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Nah jadi ada semacam perbedaan antara yang banyak likuiditas sama yang kurang likuiditas antara pusat dan daerah. Nah kalau kita lihat esensinya kan kalau dunia digital ialah menyambungkan semua secepat mungkin, sebaik mungkin, seefisien mungkin, ya tanpa perantara,” paparnya.

Anindya menegaskan, digitalisasi ekonomi dapat menjadi kunci untuk menciptakan pemerataan dan mendorong pertumbuhan di tengah tekanan fiskal daerah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Megawati Hangestri Akhirnya Ungkap Duet Favorit di Red Sparks, Giovanna Milana atau Vanja Bukilic?

Megawati Hangestri Akhirnya Ungkap Duet Favorit di Red Sparks, Giovanna Milana atau Vanja Bukilic?

Megawati Hangestri ungkap siapa rekan duet yang menurutnya paling cocok saat bermain bersama di Red Sparks. Dari dua nama, Giovanna Milana dan Vanja Bukilic.
Ahmad Dhani Mendadak Disorot Netizen di Tengah Duka Kepergian Mendalam Vidi Aldiano, Ada Apa?

Ahmad Dhani Mendadak Disorot Netizen di Tengah Duka Kepergian Mendalam Vidi Aldiano, Ada Apa?

Musisi sekaligus anggota DPR RI Ahmad Dhani mendapat kritikan tajam akibat membahas royalti lagu di tengah kondisi berduka setelah Vidi Aldiano meninggal dunia.
Teja Paku Alam Belum Layak ke Timnas Indonesia? Bojan Hodak Sebut Kiper Persib Bandung Itu Sudah Pantas!

Teja Paku Alam Belum Layak ke Timnas Indonesia? Bojan Hodak Sebut Kiper Persib Bandung Itu Sudah Pantas!

Bojan Hodak, secara terbuka menyatakan bahwa Teja Paku Alam pantas masuk skuad Garuda. Tapi kenapa tak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?
Konflik Timur Tengah Picu Kekhawatiran Energi, DPR Desak Pemerintah Tingkatkan Cadangan Minyak

Konflik Timur Tengah Picu Kekhawatiran Energi, DPR Desak Pemerintah Tingkatkan Cadangan Minyak

Memanasnya perang di Timur Tengah dinilai berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi dunia yang pada akhirnya bisa berdampak pada kondisi energi di dalam negeri.
Berita Foto: Nadiem Makarim Jadi Saksi Mahkota Kasus Korupsi Chromebook

Berita Foto: Nadiem Makarim Jadi Saksi Mahkota Kasus Korupsi Chromebook

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, hadir sebagai saksi mahkota dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) dalam program digitalisasi pendidikan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026).
Di Tengah Ancaman Konflik Timur Tengah, FIFA Optimistis Piala Dunia 2026 Tetap Digelar Tepat Waktu

Di Tengah Ancaman Konflik Timur Tengah, FIFA Optimistis Piala Dunia 2026 Tetap Digelar Tepat Waktu

Kepala Operasional (COO) FIFA World Cup 2026, Heimo Schirgi, menegaskan Piala Dunia kemungkinan besar tidak bakal ditunda meskipun situasi panas di Timur Tengah

Trending

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Hampir satu tahun setelah pamitan bercampur haru dengan Megawati Hangestri, pelatih Ko Hee-jin kini bawa kabar sedang berada diambang pemecatan dari Red Sparks.
Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda menyoroti lonjakan karier Jay Idzes bersama Sassuolo di Serie A. Bek Timnas Indonesia itu kini disebut sebagai pemain paling berharga dalam sejarah sepak bola Indonesia
Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Pemanggilan Jay Idzes dan Emil Audero ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menarik perhatian media Italia. Simak selengkapnya.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Bak Petir di Siang Bolong! Persib Bandung Langsung Dihantam Kabar Buruk Usai Pesta Gol ke Gawang Persik Kediri, Ada Masalah Apa?

Bak Petir di Siang Bolong! Persib Bandung Langsung Dihantam Kabar Buruk Usai Pesta Gol ke Gawang Persik Kediri, Ada Masalah Apa?

Persib Bandung menang 3-0 atas Persik Kediri dan tetap di puncak klasemen. Namun Bojan Hodak mendapat kabar buruk karena Patricio Matricardi dipastikan absen.
Panglima TNI Kembali Lakukan Mutasi, Mayjen Lucky Avianto Dipromosikan jadi Pangkogabwilhan III

Panglima TNI Kembali Lakukan Mutasi, Mayjen Lucky Avianto Dipromosikan jadi Pangkogabwilhan III

Panglima TNI mempromosikan Mayjen TNI Lucky Avianto sebagai Pangkogabwilhan III, menggantikan Letjen Bambang Trisnohadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT