GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswa S2 Asal Indonesia di Istanbul Terpilih Jadi Presiden Komunitas Diplomasi Pemuda Se-Dunia

Naufal Ubaidillah terplih jadi Presiden Komunitas Diplomasi Pemuda Se-Dunia dalam pidatonya ia berbicara soal Konferensi Asia Afrika di Bandung 70 tahun silam.
Rabu, 15 Oktober 2025 - 23:36 WIB
Naufal Ubaidillah Terpilih Menjadi Presiden Komunitas Diplomasi Pemuda Se-Dunia di Istanbul
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Global Youth Diplomacy Summit Türkiye 2025 resmi diselenggarakan di Pusat Kepemudaan Pemerintah Bağcılar, İstanbul.

Acara bergengsi ini diinisiasi oleh PPI Türkiye Persatuan yang dipimpin oleh Naufal Ubaidillah, pelajar program S2 Ilmu Politik dan Hubungan Internasional di Istanbul Sabahattin Zaim University, bekerja sama dengan persatuan pelajar dari berbagai negara yang bermukim di İstanbul, termasuk Pakistan, Djibouti, Somalia, Bangladesh, Ethiopia, Thailand, Kamboja, Republik Afrika Tengah, Tanzania, Libya, Aljazair, dan Burkina Faso, kepada wartawan, Rabu (14/10).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pidato pembukaannya, Naufal Ubaidillah menegaskan tema konferensi, yaitu “From Bandung 1955 to Istanbul 2025, the Role of International Students in Global Diplomacy.”

Tema ini mengangkat semangat Konferensi Asia Afrika di Bandung 70 tahun silam, yang melambangkan perjuangan melawan kolonialisme dan imperialisme.

Naufal menyoroti fakta penting bahwa negara-negara peserta konferensi Bandung secara bersama-sama memberikan dukungan diplomatik dan bantuan kepada bangsa-bangsa yang kala itu belum merdeka, dan semua negara tersebut kini sudah merdeka, dengan pengecualian satu yakni Palestina.

Oleh karena itu, Palestina menjadi salah satu fokus utama dalam Konferensi Global Youth Diplomacy Summit Türkiye 2025, selain upaya bersama menciptakan proyek-proyek inovatif di berbagai bidang.

Di bawah kepemimpinan Naufal Ubaidillah, Indonesia mengambil peran sebagai pelopor gerakan internasional ini.

Summit ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain YTB (Yurtdışı Türkler ve Akraba Topluluklar Başkanlığı atau Kepresidenan Urusan Diaspora Turkiye dan Masyarakat Kerabat, lembaga yang memberikan beasiswa Türkiye Scholarships), Pemerintah Bağcılar Istanbul, Federasi Organisasi Pelajar Internasional di Turki (UDEF), Bab-ı Alem (Cabang UDEF di Istanbul), dan Türkiye International Student Unions Platform (TISUP).

Selain itu, acara ini berpartner dengan sejumlah organisasi internasional seperti Humana Diplomacy yang didirikan oleh Martina Pavone dari Italia, Sekretariat D-8 yang diwakili oleh Pak Punjul Nugraha, FEMYSO dari Eropa, IIFSO yang merupakan federasi organisasi pelajar Muslim dunia pimpinan Mostafa Faisal Parvez dan diwakili oleh Eslam Sherbiny, Africa Without Borders yang dipimpin Souandaou Athoumani Ali, serta Youth MUSDAV, organisasi kepemudaan Muslim yang terafiliasi dengan Kepresidenan Urusan Agama Turki, dipimpin oleh Halis Aküzüm.

Agenda hari pertama Summit terdiri dari empat panel diskusi, yaitu:

- Youth Engagement in Shaping Foreign Policy

- The Role of International Students in Global Diplomacy

- Building Bridges through Education

- Youth Movements in the Islamic World

Hari kedua dilanjutkan dengan workshop masterclass yang terbagi menjadi empat klaster: Politics & Governance, Economy & Business, Society & Culture, dan STEM.

Peserta kemudian mempresentasikan ide-ide proyek mereka di hadapan seluruh peserta Summit.

Puncak acara pada hari kedua adalah General Assembly, di mana para perwakilan negara melakukan sidang resmi untuk menyepakati konstitusi komunitas yang kemudian diberi namaGlobal Youth Diplomacy Community in Türkiye.

Sidang ini juga menetapkan Naufal Ubaidillah sebagai Presiden Komunitas Diplomasi Global Pemuda di Turki, Brahim Ouahrani dari Aljazair sebagai Wakil Presiden, dan İclal Maytalman sebagai Sekretaris Jenderal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan dideklarasikannya komunitas ini, Naufal menyerukan seluruh perwakilan negara, peserta Summit, serta seluruh pemuda internasional yang tinggal dan menempuh studi di Turki untuk bersatu dan memperkuat komunitas ini melalui proyek-proyek berdampak di berbagai bidang, demi masa depan diplomasi global yang lebih inklusif dan berkeadilan. (muu)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Momen Lucu Layar Error saat Presentasi Data, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Ini Resolusinya Jelek, Zoom Out!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos sempat dihadapi momen lucu perkara mimbar dan layar error saat presentasi data di acara Musrenbang RKPD 2027.
Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Media Italia Mulai Cemas Jay Idzes Terancam Absen Ketiga Kalinya di Sassuolo: Kembalinya Sangat Berharga

Kondisi Jay Idzes kembali menjadi sorotan jelang laga penting Sassuolo kontra Lecce di Serie A. Media Italia akui peran bek Timnas Indonesia sulit digantikan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Begini nasib dari ratusan santri dan santriwati Ponpes Ndholo Kusumo yang ditutup Kemenag RI setelah pengasuhnya yaitu Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka.
Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti rendahnya durasi kunjungan wisatawan di Kota Cirebon yang rata-rata hanya bertahan satu hari. 
Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.

Trending

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Selengkapnya

Viral