GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Obrolan Admin Medsos Wali Kota Surabaya Bocor, Bikin Heboh: Ngaku Bercanda, Kini Mengundurkan Diri

Obrolan admin medsos Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bocor saat siaran langsung dijeda. Ngaku bercanda, ia kini mundur dan minta maaf ke publik.
Minggu, 2 November 2025 - 15:40 WIB
Eri Cahyadi
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

Surabaya, tvOnenews.com — Dunia maya tengah dihebohkan dengan bocornya obrolan admin media sosial Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat siaran langsung Instagram. Percakapan tersebut terekam ketika siaran dalam posisi dijeda, namun suara admin justru masih terdengar dan tersebar luas di media sosial.

Dalam potongan video yang viral, terdengar admin berbincang dengan seseorang yang diduga rekan kerjanya. Ia menyebut akan menyimpan video kegiatan Eri untuk digunakan kembali pada kesempatan lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 “Kalau seperti ini, Mat, kan bagus tuh bapak turun. Video bapak kita simpan dulu saja,” ujar admin tersebut dalam rekaman yang kini beredar luas.
Ia kemudian menambahkan, “Mungkin besok hujan bisa kita pakai. Seakan-akan besok keliling.”

Viral dan Picu Sentimen Publik

Potongan percakapan itu langsung direkam oleh warganet yang menonton siaran langsung tersebut, kemudian diunggah ulang di berbagai platform media sosial. Tak butuh waktu lama, unggahan itu memicu gelombang komentar warganet yang menuding adanya praktik pencitraan di balik aktivitas lapangan Wali Kota Eri.

Hingga Minggu (2/11/2025), kolom komentar di akun Instagram resmi Eri Cahyadi masih dibanjiri respons warga, mulai dari kritik tajam hingga sindiran bernada kecewa.

Admin Minta Maaf dan Mundur

Setelah video tersebut viral, admin media sosial Eri Cahyadi langsung menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada publik. Ia mengaku obrolan yang terekam hanyalah bentuk candaan pribadi, bukan niat manipulatif.

“Saya minta maaf kepada Pak Wali dan masyarakat Surabaya. Itu murni candaan dan bukan perintah siapa pun,” ungkapnya dalam pernyataan resmi.

Karena merasa bersalah dan ingin bertanggung jawab, admin tersebut kemudian memutuskan untuk mengundurkan diri dari tim media sosial Wali Kota Surabaya. Langkah itu mendapat tanggapan beragam dari publik, namun banyak yang menilai keputusan tersebut menunjukkan sikap tanggung jawab moral.

DPRD Surabaya: Kelalaian Individu, Jangan Digeneralisasi

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, turut menanggapi viralnya insiden ini. Politisi Partai Golkar itu menilai peristiwa tersebut merupakan kelalaian individu, bukan cerminan dari cara kerja tim Wali Kota Eri.
“Saya kira itu murni kelalaian individu. Tidak elok kalau kemudian dipukul rata seolah kegiatan lapangan Pak Wali hanya pencitraan,” tegas Toni.

Ia menambahkan, masyarakat Surabaya sudah tahu bahwa Eri Cahyadi adalah pemimpin yang rajin turun langsung ke lapangan. “Warga tahu, beliau ini pemimpin yang benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Apresiasi Sikap Tanggung Jawab dan Seruan untuk Memaafkan

Arif Fathoni juga mengapresiasi langkah cepat sang admin yang telah meminta maaf dan mundur dari jabatannya. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai contoh sikap terhormat yang patut diapresiasi.
“Manusia tempatnya salah dan khilaf. Tapi ketika berani bertanggung jawab, itu menunjukkan integritas. Jarang ada yang berani melakukan hal seperti itu di birokrasi,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Politisi Golkar itu menegaskan pentingnya menumbuhkan budaya pemaaf, terutama terhadap generasi muda yang masih belajar. “Kita harus jadi masyarakat yang pemaaf. Jangan sampai satu kesalahan kecil membuat anak muda kehilangan semangat dan kreativitas,” pungkasnya.

Insiden bocornya obrolan admin medsos Wali Kota Surabaya menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam mengelola komunikasi publik di era digital. Namun, langkah cepat sang admin yang bertanggung jawab dan sikap terbuka dari pihak pemerintah kota dinilai menjadi contoh positif di tengah sorotan publik yang begitu luas. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan dugaan jaringan pedofilia yang disebut melibatkan warga negara asing asal Jepang di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Dalam pemilihan hewan kurban, umat muslim memiliki opsi berkurban seekor kambing secara individu atau patungan satu ekor sapi diperuntukkan bagi tujuh orang.
Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menengarai bahwa kasus kekerasan seksual yang terjadi di pondok pesantren merupakan fenomena gunung es. 
Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat menolak tawaran membela Timnas Indonesia, Tijjani Reijnders kini justru mencuri perhatian setelah terlihat bangga mengenakan jersey Garuda, momen viral.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Selengkapnya

Viral