News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keraton Yogyakarta Hentikan Gamelan dan Wisata Srimanganti Selama 3 Hari, Tanda Duka untuk Raja Solo Pakubuwono XIII

Keraton Yogyakarta Hadiningrat hentikan kegiatan gamelan dan Wisata Srimanganti selama tiga hari ke depan, 2-4 November 2025, atas meninggalnya Pakubuwono XIII.
Minggu, 2 November 2025 - 17:58 WIB
Raja Keraton Surakarta Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi
Sumber :
  • Ist-VIVA Yogya

Yogyakarta, tvOnenews.com - Keraton Yogyakarta Hadiningrat menghentikan kegiatan gamelan dan Wisata Srimanganti selama tiga hari ke depan, 2-4 November 2025.

Hal itu dilakukan pihak keraton sebagai bentuk rasa duka cita atas wafatnya Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono XIII.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat tersebut mangkat pada Minggu (2/11/2025) pagi di usia ke 77 tahun setelah menjalani perawatan intensif di RS Indriati Solo Baru.

Beliau dirawat di rumah sakit karena penyakit komplikasi yang dideritanya.

Keraton Yogyakarta Hentikan Gamelan dan Wisata Srimanganti Selama 3 Hari
Keraton Yogyakarta Hentikan Gamelan dan Wisata Srimanganti Selama 3 Hari
Sumber :
  • Tangkapan layar Instagram @kratonjogja

 

"Keraton Yogyakarta berbelasungkawa surud dalem SISKS Paku Buwono Kaping XIII," tulis akun resmi Instagram @kratonjogja, Minggu (2/11/2025).

Karena itu, Keraton Yogyakarta Hadiningrat menghentikan kegiatan gamelan untuk tidak dibunyikan dan peniadaan paket wisata Srimanganti selama tiga hari terhitung mulai Minggu (2/11/2025) ini.

"Sebagai bentuk penghormatan, Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat tidak membunyikan gamelan selama tiga hari terhitung mulai Minggu (2/11/2025) hingga Selasa (4/11/2025) dan tidak menampilkan pertunjukan Paket Wisata Srimanganti," tulisnya

Namun demikian, Kagungan Dalem Tamansari tetap dibuka seperti biasa, mulai pukul 08.30 hingga 14.30 WIB. 

Sementara, Kedhaton dan Wahanarata dapat kembali dikunjungi pada Selasa (4/11/2025).

Hingga saat ini, Koordinator Kehumasan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, Ditya Nanaryo Aji mengaku belum mendapatkan informasi terkait kapan Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X akan melayat ke Surakarta.

"Belum nggih. Kami belum dapat info," ucap Ditya.

Kendati demikian, Sri Sultan HB X beserta permaisurinya Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas diketahui telah mengirimkan karangan bunga sebagai rasa duka cita atas meninggalnya Raja Keraton Surakarta tersebut. (scp/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral