GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Mengerikan di Balik Tewasnya Dosen Cantik oleh Bripda Waldi, Terungkap Pengakuan Mengejutkan Pelaku

Fakta mengerikan di balik kasus Bripda Waldi menghabisi nyawa dosen cantik di Bungo, Jambi. Terungkap pengakuan mengejutkan pelaku.
Senin, 3 November 2025 - 00:47 WIB
Kolase dosen cantik Erni Yuniati yang tewas dibunuh Bripda Waldi.
Sumber :
  • Instagram @dongayemati

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi telah menetapkan seorang polisi, Bripda Waldi (22) sebagai tersangka utama dalam kasus pembunuhan seorang dosen cantik, EY (37) di sebuah perumahan, wilayah Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi pada Sabtu (1/11). 

Bripda Waldi yang berdinas di Polres Tebo itu diamankan oleh tim gabungan Satreskrim Polres Bungo dan Polres Tebo pada Minggu (2/11) di Kabupaten Tebo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, dalam konferensi pers yang turut dihadiri Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa penetapan tersangka itu didasarkan pada hasil penyelidikan dan bukti-bukti yang kuat. 

Terungkap pula fakta mengerikan di balik pembunuhan tersebut bahwa pelaku diduga sempat merudapaksa korban.

"Dari hasil penyelidikan dan bukti yang kami kumpulkan, dapat dipastikan pelaku pembunuhan dan dugaan pemerkosaan terhadap korban merupakan anggota (kepolisian) aktif. Saat ini pelaku telah kami amankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif," ujar Kapolres Natalena, Minggu (2/11).

Kemudian, hasil autopsi yang dilakukan di RSUD Hanafie Bungo menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada beberapa bagian tubuh korban, termasuk wajah, kepala, bahu, dan leher.

Selain itu, terdapat indikasi kuat adanya kekerasan seksual, memperkuat dugaan bahwa korban diperkosa sebelum dibunuh.

Natalena menambahkan, setelah diinterogasi, pelaku mengakui perbuatan-perbuatan kejinya tersebut. Motif sementara yang terungkap, yakni masalah pribadi dan hubungan asmara antara pelaku dan korban. 

Namun, pihak kepolisian masih terus mendalami kemungkinan adanya motif lain di balik aksi keji tersebut. Dalam penanganan kasus ini, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit mobil, satu unit motor, dan telepon genggam. 


Bripda Waldi digiring polisi. (Foto: Tim tvOne/Darlianto)

Seluruh barang bukti tersebut kini telah disita dan sedang dalam proses pemeriksaan laboratorium forensik guna memperkuat pembuktian hukum.

Kapolres Natalena menegaskan komitmen Polri untuk menindak tegas pelaku tanpa pandang bulu. 

"Kami turut berduka cita atas meninggalnya almarhumah Erni Yuniati. Polres Bungo berkomitmen menegakkan keadilan. Tidak ada yang kebal hukum, siapa pun pelakunya," tegasnya. 

Pelaku akan dikenakan sanksi pidana dan etik berat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Wakil Bupati Bungo, Tri Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasi atas kinerja cepat dan profesional Polres Bungo dalam mengungkap kasus ini. 

"Kami mendukung langkah tegas Polri untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan, dan ke depan tidak ada lagi kasus serupa di Kabupaten Bungo," kata Tri Wahyu Hidayat. 

Ia juga berharap kasus ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak untuk menjunjung tinggi moralitas dan tidak menyalahgunakan kewenangan. (ant/dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Max Verstappen Buat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain Makin Memanas, Berani Sebut Mercedes Lakukan Sandbagging Ekstrem

Max Verstappen Buat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain Makin Memanas, Berani Sebut Mercedes Lakukan Sandbagging Ekstrem

Tes pramusim F1 2026 di Bahrain makin panas jelang seri pembuka. Max Verstappen menuding Mercedes melakukan sandbagging atau menyembunyikan performa aslinya.
Imbas Kasus Korupsi Importasi Barang di Bea Cukai, KPK Dorong Pembenahan Tata Kelola Impor

Imbas Kasus Korupsi Importasi Barang di Bea Cukai, KPK Dorong Pembenahan Tata Kelola Impor

KPK menemukan dugaan setoran rutin dari pihak perusahaan kepada sejumlah oknum pada Ditjen Bea dan Cukai untuk mempertahankan pengaturan jalur impor.
Dibuka Secara Resmi oleh Pramono Anung 'Tak Menjadi' Pedagang Festival Bandeng di Jakarta Bebas dari Aksi Pungli Ormas

Dibuka Secara Resmi oleh Pramono Anung 'Tak Menjadi' Pedagang Festival Bandeng di Jakarta Bebas dari Aksi Pungli Ormas

Festival Bandeng kembali berlangsung di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat sebagai momen peringatan perayaan Imlek pada tiap tahunnya.
Mulai Puasa Bareng dengan Indonesia, Malaysia Tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026

Mulai Puasa Bareng dengan Indonesia, Malaysia Tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026

Bersamaan dengan Indonesia, Malaysia telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 dalam pengumuman yang keluar Selasa (17/2/2026).
Hilal Tak Tampak, Kemenag Sumsel Perkirakan Awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari

Hilal Tak Tampak, Kemenag Sumsel Perkirakan Awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari

Hasil pemantauan rukyatul hilal awal Ramadan 1447 Hijriah di Palembang dilaporkan tidak terlihat karena posisi bulan masih berada di bawah ufuk. Hal ini disampa
Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Satu keluarga muslim rela datang jauh dari Purwokerto, untuk menyaksikan langsung semarak Tahun Baru Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok,

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT