GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ahli Hukum Tata Negara Desak DPR Gelar RDP Soal Keabsahan Ketua MK

Ahli Hukum Tata Negara, Muhammad Rullyandi meminta Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait keabsahan SK pengangkatan Ketua Mahkamah Kontitusi (MK), Suhartoyo.
Kamis, 6 November 2025 - 03:56 WIB
Ahli Hukum Tata Negara, Muhammad Rullyandi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ahli Hukum Tata Negara, Muhammad Rullyandi meminta Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait keabsahan SK pengangkatan Ketua Mahkamah Kontitusi (MK), Suhartoyo.

Rullyandi mengatakan surat permohonan gelar RDP tersebut telah diterima Sekretariat Komisi III DPR RI tertanggal 5 November 2025 dengan Nomor pencatatan Registrasi 10600. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya pelayangan surat ini ditujukan untuk memberikan masukan dan pandangan dalam perbaikan kelembagaan terkait dengan keabsahaan Ketua MK, Suhartoyo.

"Persoalan legalitas Ketua MK sangat fatal bila terus dibiarkan karena itu dorongan kepada 9 hakim MK termasuk Ketua dan Wakil Ketua MK harus diganti atau setidak-tidaknya mengundurkan diri sudah tepat dan layak dengan mempertimbangkan terdapat pelanggaran sumpah hakim sehingga tidak layak lagi dipertahankan sebagai hakim MK dan tidak layak pula disebut para negarawan," ungkap Rullyandi kepada awak media, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Rullyandi menjelaskan terdapat dampak hukum yang dapat mencoreng Marwah dari MK.

"Dampak hukum keberadaan Ketua MK dipertanyakan legalitas dan keabsahan putusan - putusan MK sejak Putusan PTUN No. 604/G/2023/PTUN.JKT yang telah berkekuatan hukum tetap sejak 16 Desember 2024 hingga hari ini," katanya.

Di sisi lain, Rullyandi juga menyoroti tajam pernyataan Wakil Ketua MK, Saldi Isra terkait surat terbuka kritik dan kejanggalan keabsahan pengangkatan Ketua MK.

Pasalnya, kata Rullyandi, pernyataan Saldi Isra menegaskan tidak ada pembatalan SK pengangkatan Suharto sebagai Ketua MK oleh PTUN.

"Pernyataan saldi isra cukup ngawur dan membelokan amar putusan PTUN yang sama sekali tidak terdapat perintah perbaikan SK Pengangkatan Ketua MK. Hal ini menjadi pembodohan publik dan terlihat kesengajaan mengakali putusan PTUN yang sudah terang benderang dilihat dari segi mana pun sangat jelas dan tegas membatalkan SK Pengangkatan Ketua MK Suhartoyo dan memerintahkan untuk mencabut SK tersebut," ungkapnya. 

Diberitakan sebelumnya, Ahli Hukum Tata Negara, Muhammad Rullyandi menyorot tajam keabsahan pengangkatan Suhartoyo sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

Pasalnya, Rullyandi menilai pengangkatan Suhartoyo sebagai Ketua MK dinilai cacat hukum dan melanggar konstitusi.

Karenanya, ia turut melayangkan surat terbuka ke MK terkait permasalahan-permasalahan yang ada.

Menurutnya surat tersebut diterima langsung oleh Sekretariat Jenderal MK pada Senin, 3 November 2025, sekitar pukul 11.15 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan seharusnya pengangkatan Suhartoyo dilakukan ulang setelah gugatan mantan Ketua MK Anwar Usman dikabulkan PTUN Jakarta melalui putusan nomor 604/G/2023/PTUN.JKT. Sehingga, dengan demikian menurutnya PTUN menyatakan pengangkatan Suhartoyo tidak sah dan harus dicabut.

"Inilah SK yang cacat hukum, melanggar Konstitusi dan Undang-Undang MK. Dan oleh karena itu, semua, sembilan hakim MK saat ini, seluruhnya, termasuk Wakil Ketua MK, tidak layak disebut sebagai negarawan," kata dia. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Niat Bela Timnas Indonesia Berujung Petaka, Masa Depan Tim Geypens Kini di Ujung Tanduk

Niat Bela Timnas Indonesia Berujung Petaka, Masa Depan Tim Geypens Kini di Ujung Tanduk

Bek Timnas Indonesia, Tim Geypens, dilaporkan tengah menghadapi situasi pelik yang bisa mengubah arah kariernya secara drastis. Media Belanda ungkap keadaannya.
Sumardji Buka Suara soal Rumor Pemanggilan Tim Geypens, Timnas Indonesia Dipastikan Tak Menambah Personel Lagi

Sumardji Buka Suara soal Rumor Pemanggilan Tim Geypens, Timnas Indonesia Dipastikan Tak Menambah Personel Lagi

Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, buka suara soal rumor pemanggilan Tim Geypens. John Herdman dipastikan tidak menambah personel lagi untuk FIFA Series 2026.
Agar Tak jadi Beban, Pramono Ingatkan Pendatang Baru di Jakarta Wajib Punya Skill Kerja

Agar Tak jadi Beban, Pramono Ingatkan Pendatang Baru di Jakarta Wajib Punya Skill Kerja

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo kembali mengingatkan agar warga yang datang ke ibu kota memiliki kemampuan untuk bekerja sehingga tidak menjadi beban.
15 Hari Dioperasikan untuk Arus Mudik Lebaran, Jalan Tol Rangkasbitung-Cileles Ditutup Sementara

15 Hari Dioperasikan untuk Arus Mudik Lebaran, Jalan Tol Rangkasbitung-Cileles Ditutup Sementara

Setelah 15 hari dioperasikan untuk arus mudik Lebaran 2026, Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 2 ruas Rangkasbitung-Cileles ditutup sementara pada Kamis (26/3/2026).
Paling Lambat 31 Maret 2026, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN

Paling Lambat 31 Maret 2026, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau seluruh Penyelenggara Negara untuk segera menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN)....
John Herdman Penuh Senyum Jay Idzes hingga Kevin Diks Sudah Mendarat, Bisa Main Lawan St Kitts and Nevis?

John Herdman Penuh Senyum Jay Idzes hingga Kevin Diks Sudah Mendarat, Bisa Main Lawan St Kitts and Nevis?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa bernapas lega menjelang duel kontra St Kitts and Nevis. Para pemain andalan seperti Jay Idzes hingga Kevin Diks dilaporkan sudah mendarat di Jakarta.

Trending

John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman tegaskan identitas baru Timnas Indonesia jelang laga FIFA Series 2026.
Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Media Korea menyoroti draft pemain asing V-League terbaru setelah Megawati Hangestri dipastikan absen, meninggalkan kekosongan di posisi penyerang utama tim.
John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

Dua hari sebelum laga melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, John Herdman mendadak mencoret Dean James dari Timnas Indonesia. Siapa penggantinya?
Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Dean James dikonfirmasi batal memperkuat Timnas Indonesia untuk melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Media Belanda ini pun bongkar alasannya.
Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memutuskan untuk mencoret salah satu pemain jelang FIFA Series 2026. Dean James tidak dapat dibawa dengan alasan sakit.
Dibanding STY dan Patrick Kluivert, Pundit Bola Puji John Herdman Setinggi Langit, Debut di GBK Sangat Dinanti

Dibanding STY dan Patrick Kluivert, Pundit Bola Puji John Herdman Setinggi Langit, Debut di GBK Sangat Dinanti

Pundit sepak bola ini puji John Herdman setinggi langit, bandingkan dengan STY dan Patrick Kluivert: Debut sang pelatih baru di GBK sangat dinanti!
Terungkap! Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Punya 'Gentlemen Agreement' untuk Tetap Berkarier di Luar Negeri

Terungkap! Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Punya 'Gentlemen Agreement' untuk Tetap Berkarier di Luar Negeri

Beberapa pemain naturalisasi Timnas Indonesia ternyata memiliki perjanjian awal untuk tetap berkarier di luar negeri, meski mendapat tawaran dari klub Liga 1.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT