GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usut Kasus Korupsi Proyek Whoosh, KPK Ungkap Ada Tanah Negara Dijual Lagi ke Negara

Asep mengatakan lahan-lahan milik negara tersebut kemudian tidak dijual sesuai dengan harga pasar, bahkan lebih tinggi.
Selasa, 11 November 2025 - 07:12 WIB
Kereta cepat Whoosh
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh di lingkungan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menduga ada tanah milik negara yang dijual kembali ke negara.

“Ada oknum-oknum, di mana yang seharusnya ini milik negara, tetapi dijual lagi ke negara,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Asep mengatakan lahan-lahan milik negara tersebut kemudian tidak dijual sesuai dengan harga pasar, bahkan lebih tinggi.

Padahal, kata dia, tanah-tanah milik negara karena dipakai untuk proyek pemerintah, maka seharusnya negara tidak perlu membayar untuk memanfaatkan lahan tersebut.

“Kalaupun itu misalkan kawasan hutan, ya dikonversi nanti dengan lahan yang lain lagi, seperti itu,” katanya.

Oleh sebab itu, dia mengatakan KPK menyelidiki pengadaan lahan untuk Whoosh yang tidak wajar.

“Kalau pembayarannya wajar, maka tidak akan kami perkarakan,” katanya.

“Akan tetapi, bagi yang pembayarannya tidak wajar, mark up, dan lain-lain, apalagi bukan tanahnya, ini tanah negara, dengan berbagai macam cara, karena ini proyek nasional, lalu dia diatur sana sini, sehingga mereka mendapat sejumlah uang, bukan sejumlah lagi, ini uang besar, nah kami harus kembalikan uang itu kepada negara," sambungnya.

Sebelumnya, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD dalam video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya pada 14 Oktober 2025, yakni Mahfud MD Official, mengungkapkan ada dugaan tindak pidana korupsi dalam bentuk penggelembungan anggaran atau mark up di proyek Whoosh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menurut perhitungan pihak Indonesia, biaya per satu kilometer kereta Whoosh itu 52 juta dolar Amerika Serikat. Akan tetapi, di China sendiri, hitungannya 17-18 juta dolar AS. Naik tiga kali lipat," katanya.

Ia melanjutkan, "Ini siapa yang menaikkan? Uangnya ke mana? Naik tiga kali lipat. 17 juta dolar AS ya, dolar Amerika nih, bukan rupiah, per kilometernya menjadi 52 juta dolar AS di Indonesia. Nah itu mark up. Harus diteliti siapa yang dulu melakukan ini."

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

TAUD Khawatir Ada Konflik Kepentingan di Balik Penangkapan Empat Pelaku Penyiraman Andrie Yunus oleh TNI

TAUD Khawatir Ada Konflik Kepentingan di Balik Penangkapan Empat Pelaku Penyiraman Andrie Yunus oleh TNI

TNI mengklaim telah mengamankan empat pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Adrie Yunus. TAUD khawatir ada konflik kepentingan terkait hal ini.
KSP Pastikan Ketahanan Energi Nasional Aman Sepanjang Lebaran, Mulai Pasokan Listrik hingga BBM

KSP Pastikan Ketahanan Energi Nasional Aman Sepanjang Lebaran, Mulai Pasokan Listrik hingga BBM

Untuk menghadapi puncak konsumsi saat Lebaran, pemerintah melalui ESDM menyiagakan sistem kelistrikan nasional dengan daya mampu pasok 51.608 MW, melampaui beban puncak 47.198 MW.
Detik-detik Pelaku Siram Air Keras ke Aktivis KontraS Terekam CCTV, Ikuti dari Kantor YLBHI dan Sempat Ganti Baju

Detik-detik Pelaku Siram Air Keras ke Aktivis KontraS Terekam CCTV, Ikuti dari Kantor YLBHI dan Sempat Ganti Baju

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin mengungkapkan detik-detik momen penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, Kamis.
Media Korea Selatan Ini Sebut Peluang Megawati Hangestri Kembali ke V League Musim Depan Sudah Tertutup, Lantaran...

Media Korea Selatan Ini Sebut Peluang Megawati Hangestri Kembali ke V League Musim Depan Sudah Tertutup, Lantaran...

Megawati Hangestri menjadi trending di Korea Selatan setelah sejumlah media kabarkan kemungkinan pevoli asal Jember itu kembali berkarier di negeri ginseng.
Layanan Transjakarta Berubah Jadwal saat Hari Pertama Lebaran dengan Tarif Rp1

Layanan Transjakarta Berubah Jadwal saat Hari Pertama Lebaran dengan Tarif Rp1

Layanan bus Transjakarta akan memulai operasional lebih lambat pada hari pertama Lebaran/Idulfitri 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 21 atau 22 Maret.
Setiap Perjuangan Layak Ditemani: Perjalanan Ibu Wulan Bangkit dari Titik Terendah hingga Memiliki Rumah Sendiri

Setiap Perjuangan Layak Ditemani: Perjalanan Ibu Wulan Bangkit dari Titik Terendah hingga Memiliki Rumah Sendiri

Pendampingan dari petugas PNM Mekaar menjadi bagian penting yang menguatkan Ibu Wulan, sekaligus memperkenalkan dirinya dengan sesama ibu-ibu yang saling memberi semangat untuk terus berjuang.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyinggung jabatan istri Kades Hoho yang menjadi sekdes. Terungkap sang istri sudah dulu menjabat sebelum Hoho Alkaf menjadi kepala desa.
Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Persib Bandung dipastikan menerima dana FIFA dengan nominal fantastis lewat program CBP setelah Frans Putros dipanggil Timnas Irak ke playoff Piala Dunia 2026.
Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mengupas alasan besar Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 PPPK (P3K) paruh waktu tidak bisa cair sepenuhnya.
Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Timnas Indonesia semakin mendapat perhatian dunia. Hal itu terlihat dari mulai seringnya para pemain skuad Garuda dibahas oleh media asing, mulai dari Amerika -
Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Maroko resmi dinyatakan sebagai juara Piala Afrika setelah bandingnya dikabulkan Confederation of African Football (CAF) saat berhadapan dengan Senegal.
Asisten John Herdman Kunjungi Leeds United, Pascal Struijk Bicara Blak-blakan soal Gabung Timnas Indonesia

Asisten John Herdman Kunjungi Leeds United, Pascal Struijk Bicara Blak-blakan soal Gabung Timnas Indonesia

Pascal Struijk kembali dikaitkan dengan Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Hal ini beriringan dengan kunjungan asisten pelatih dari John Herdman, Simon Grayson, ke markas Leeds United.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT