News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisi Percepatan Reformasi Polri Usul Korps Bhayangkara di Bawah Kementeraian Baru, Apa Itu?

Komisi Percepatan Reformasi Polri menampung berbagai masukan soal posisi kelembagaan Polri, termasuk usulan penempatan Polri di bawah Kementerian Keamanan, mirip struktur TNI di bawah Kementerian Pertahanan.
Kamis, 20 November 2025 - 06:37 WIB
Ilustrasi polisi persiapan amankan aksi demonstrasi.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Percepatan Reformasi Polri menampung berbagai masukan soal posisi kelembagaan Polri, termasuk usulan penempatan Polri di bawah Kementerian Keamanan, mirip struktur TNI di bawah Kementerian Pertahanan.

Hal itu diungkap Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie. Ide ini muncul karena selama ini Polri berdiri sendiri pasca pemisahan dari TNI, sedangkan TNI memiliki Kementerian Pertahanan sebagai pembina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Nah polisi, dulu karena pemisahan dari TNI, memang enggak ada, karena di konstitusi kan Ada kementerian Pertahanan. Polisi kan tidak ada. Maka muncul ide bagaimana kalo dibikin kementerian keamanan, satu ide,” kata dia, Rabu, 19 November 2025.

Selain usulan Kementerian Keamanan, Jimly menyebut ada masukan lain, yakni memperkuat Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) agar berperan seperti Kementerian Pertahanan untuk TNI. Dalam skema ini, Kompolnas memiliki fungsi pengawasan dan dapat langsung mengusulkan rekrutmen ke Presiden tanpa harus melalui DPR.

“Tapi ada ide yang lain, bagaimana kalo kita memperkuat Kompolnas untuk urusan seperti kemhan itu. Jadi di rekrutmen di DPR nggak perlu persetujuan DPR. Langsung presiden tapi yang mengusulkan Kompolnas. Kompolnasnya diperkuat, fungsi pengawasan gitu,” katanya.

Masih menurut Jimly, beberapa masukan juga menyebut koordinasi Polri bisa dibagi ke beberapa kementerian, misalnya urusan hukum ke Kementerian Hukum dan urusan administratif ke Kementerian Dalam Negeri.

“Ada lagi usul lain "ini dibagi aja. Untuk penegakan hukum koordinasinya ke menteri hukum, koordinasi yang itu ke menteri dalam negeri" itu alternatif. Nggak papa, nanti kami bahas. Sabar sabar,” katanya.

Jimly menekankan, masyarakat sering salah tafsir soal istilah 'di bawah' dalam struktur kelembagaan negara. Menurutnya, harus dibedakan antara subordinasi dan koordinasi, karena semua lembaga berada langsung di bawah Presiden.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“TNI itu bukan bawahan menteri pertahanan. Panglima TNI itu adalah langsung di bawah Panglima Tertinggi, tapi dia berkoordinasi dengan Kemhan dalam urusan anggaran, urusan rekrutmen, misalnya,” ujar dia.

Adapun konsep Polri berada di bawah Kementerian Keamanan disampaikan kritikus politik Faizal Assegaf dan beberapa purnawirawan ABRI saat audiensi dengan Komisi Percepatan Reformasi Polri.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Zodiak Besok, 14 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 14 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Simak ramalan zodiak besok, 14 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap seputar asmara, karier, dan keuangan di sini!
Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
Rugikan Emil Audero, Kontroversi VAR Kembali Terjadi di Liga Italia saat Juventus Bantai Cremonese 5-0

Rugikan Emil Audero, Kontroversi VAR Kembali Terjadi di Liga Italia saat Juventus Bantai Cremonese 5-0

Kontroversi soal VAR kembali terjadi pada pentas Liga Italia. Kali ini, melibatkan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, yang menderita kekalahan telak saat Cremonese dibantai Juventus 0-5.
Ada Tokoh yang Sebut MBG Tidak akan Berhasil, Prabowo: 58 Juta Orang Sudah Makan Gratis Tiap Hari

Ada Tokoh yang Sebut MBG Tidak akan Berhasil, Prabowo: 58 Juta Orang Sudah Makan Gratis Tiap Hari

Presiden Prabowo Subianto memasang target ambisius untuk program unggulannya, Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga penghujung 2026 mendatang, Prabowo menargetkan 82,9 juta jiwa dapat merasakan manfaat dari program tersebut.
Terungkap di Pengadilan, Ini Detail Penyimpangan dalam Kasus Jual Beli Gas Rp246 M

Terungkap di Pengadilan, Ini Detail Penyimpangan dalam Kasus Jual Beli Gas Rp246 M

Kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) (Persero) Tbk. dengan PT Inti Alasindo Energy pada kurun waktu 2017–2021 yakni sebesar 15 juta dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp246 miliar (kurs Rp16.400 per dolar AS).
Rating Emil Audero Paling Bagus Sendiri usai Cremonese Kena Bantai 0-5 dari Juventus di Liga Italia

Rating Emil Audero Paling Bagus Sendiri usai Cremonese Kena Bantai 0-5 dari Juventus di Liga Italia

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, memiliki rating yang cukup baik meski Cremonese menderita kekalahan telak. Mereka dihancurkan dengan skor 0-5 oleh Juventus dalam lanjutan Liga Italia.

Trending

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Media Inggris membahas kemungkinan Manchester United mengejar Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Sang juru taktik asal Spanyol baru saja berpisah dengan Real Madrid.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Resmi! Real Madrid Pecat Xabi Alonso usai Ditaklukkan Barcelona, Alvaro Arbeloa Jadi Interim

Real Madrid resmi mengumumkan pemecatan Xabi Alonso pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. Keputusan ini diambil setelah kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi lebih sial ketimbang rekan senegaranya, Jay Idzes. Sebab, Juventus berhasil melanjutkan tren positifnya dengan menang 5-0 atas Cremonese.
Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Dikabarkan Alami Dinamika di Ruang Ganti Sebelum Dikalahkan Barcelona

Pecat Xabi Alonso, Real Madrid Dikabarkan Alami Dinamika di Ruang Ganti Sebelum Dikalahkan Barcelona

Real Madrid dikabarkan mengalami dinamika di ruang ganti sebelum laga kontra Barcelona. Kekalahan di laga itu kemudian berujung kepada pemecatan Xabi Alonso.
Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Terpaksa Mengungsi akibat Banjir

Lebih dari 2.000 jiwa di Jakarta terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka dan mencari perlindungan di lokasi pengungsian setelah banjir besar merendam pemukiman mereka, Senin (12/1).
Rugikan Emil Audero, Kontroversi VAR Kembali Terjadi di Liga Italia saat Juventus Bantai Cremonese 5-0

Rugikan Emil Audero, Kontroversi VAR Kembali Terjadi di Liga Italia saat Juventus Bantai Cremonese 5-0

Kontroversi soal VAR kembali terjadi pada pentas Liga Italia. Kali ini, melibatkan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, yang menderita kekalahan telak saat Cremonese dibantai Juventus 0-5.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT